26.7 C
Jakarta
Jumat, Oktober 2, 2026
Beranda blog Halaman 1923

Ini Dia!!! Tanggapan Kades Bojongkembar, Terkait Aksi Protes Warga Memblokir Jalan Kabupaten

0

Wartain.com, Sukabumi || Aksi protes warga Kampung Cilaksana RT 003, 004 dan 005, RW 001, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, memblokir akses jalan kabupaten yang rusak, dengan cara menanami pohon pisang dan sejumlah ranting pohon, pada hari Sabtu 16/09/2023 kemarin, mendapat tanggapan serius dari Kepala Desa.

Penutupan akses jalan milik kabupaten dengan pohon pisang dan ranting tersebut, merupakan bentuk protes warga, terhadap kondisi jalan rusak yang belasan tahun belum ada perbaikan.

Kesal dengan kondisi jalan yang belum juga diperbaiki, warga Kampung Cilaksana dari tiga RT, beramai-ramai menutup jalan, sebagai bentuk protes dan kekecewaan akibat selalu dijanjikan akan diperbaiki, akan tetapi tidak kunjung juga.

Kepada wartawan.com, Ketua RT 005 RW 001, Sukiryat (46) tahun mengatakan, aksi ini berawal dari kekecewaan warga akibat sering menerima janji-janji, untuk diperbaiki, tapi tidak ada perbaikan, akhirnya jalan rusak bahkan tidak jarang kecelakaan terjadi.

“Aksi warga ini bentuk kekesalan dan kekecewaan saja, karena kami sering dijanjikan akan diperbaiki, tapi nyatanya sampai sekarang belum ada. Bahkan kekesalan itu akibat banyak warga pengguna kendaraan yang sering mengalami kecelakaan,” katanya, Rabu 20/09/2023.

Selanjutnya ia berharap, warga Kampung Cilaksana dapat perhatian dari pemerintah, terutama tuntutan jalan kabupaten ini untuk segara diperbaiki.

“Saya berharap, atas kejadian ini, menjadi bahan dan perhatian pemerintah. Saya tidak menyalahkan siapa-siapa, intinya pemerintah untuk segera merespon,  jalan yang rusak ini untuk segera diperbaiki,” pungkasnya.

Ini Dia!!! Tanggapan Kades Bojongkembar, Terkait Aksi Protes Warga Memblokir Jalan Kabupaten

Sementara itu ditemui terpisah, Kepala Desa Bojongkembar, Solehudin Wahid, menjelaskan, status jalan itu milik Kabupaten, setiap tahun selalu diusulkan untuk diperbaiki. Bahkan hampir setiap Musrenbang selalu dimasukan dalam usulan.

“Setiap tahun kami usulkan untuk diperbaiki, tapi kami juga memahami kemampuan pemerintah daerah untuk membangun terbatas. Tahun 2021 memang tidak ada pembangunan karena Covid-19, tahun 2022 ada sepanjang 600 meter dan tahun 2023 sepanjang 150 meter,” jelasnya.

Diketahui, jalan kabupaten yang menghubungkan dua desa antara desa Bojong dan Desa Bojongkembar itu, sepanjang 1.200 meter (1,2 KM). Aksesnya memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk beraktivitas, baik untuk akses pendidikan, ekonomi, kesehatan maupun aktifitas lainnya.

Diminta tanggapannya, terkait adanya protes warga Kp. Cilaksana, Kades menuturkan, itu semua hak warga untuk menumpahkan kekecewaannya. Tapi dia berharap hal ini bisa dimusyawarahkan dengan pihak-pihak terkait.

“Kami menghargai atas aksi tersebut, itu hak warga, Insya Allah secepatnya, kami akan memberikan solusi terbaik, untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tambahnya.

Ditanya terkait kedatangan kepala dinas PU Kabupaten Sukabumi Asep Japar,  Selasa 19/09/2023, yang menemui warga, Kades menegaskan, ada janji yang terucap untuk perbaikan jalan kabupaten tersebut.

“Insya Allah sekitar bulan November, sesuai dengan janji Pak Kadis PU, jalan tersebut akan diperbaiki,” pungkasnya.

Foto : wartain.com/Ikhlas

Editor : Aab Abdul Malik

Reporter : Ikhlas/Ujang Kamal

Puncak Festival Bojong Tanjung Vol II Berlangsung Meriah

0

Wartain.com, Kabupaten Bandung || Dilengkapi dengan acara pengajian, gelaran Fetival Bojong Tanjung Vol II hari kedua berlangsung tak kalah meriah.

Festival Bojong Tanjung Vol 2 digelar dua hari di Lapangan Terbuka Bojong Tanjung, RW 16, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.

Di hari pertama, gelaran ini dibuka dengan upacara adat lengser, dan dilanjutkan oleh penampilan beberapa band lokal dan berlangsung meriah.

Ditutup dengan acara pengajian, Festival Bojong Tanjung Vol II hari kedua tak kalah meriah. wartain.com/M. Nabil Luthfi Hakim

“Alhamdullilah kita disambut meriah khususnya oleh masyarakat RW 16 Desa Sangkanhurip sampai dengan penghujung acara,” ucap Ketua Pelaksana, Thoriq Habib Al Ghifari kepada wartain.com, Selasa 19/09/2023

Thoriq menambahkan pihak sangat senang atas antusiasme yang positif serta dukungan penuh dari aparat desa setempat.

“Kami selaku Panitia Festival Bojong Tanjung Vol II, sangat senang sekali atas antusiasme warga  dan tentunya sangat berterima kasih kepada sponsor yang telah membantu kami untuk mendukung penuh festival bojong tanjung II ini kami pun berterima kasih kepada desa Sangkanhurip yang mendukung penuh atas acara Festival Bojong Tanjung Vol II ini,” pungkasnya.

“Kami karang taruna tanjung Katineung pamit undur diri sampai bertemu di festival di tahun depan,” pungkasnya***

Foto: wartain.com/M. Nabil Luthfi Hakim

Reporter: M. Nabil Luthfi Hakim

Editor: Raka A. Firmansyah

UKM Mahkuta Gulir Karya : Produksi Kripik Pisang Madu, Apa itu ???

0

Wartain.com, Sukabumi || Geliat Usaha Menengah Kecil dan Mikro, sudah mulai tumbuh dan berkembang pesat. Bukan hanya sekedar mencari penghasilan tambahan, akan tetapi sudah menjadi penghasilan yang utama.

Seperti halnya yang dilakukan oleh 4 (empat) anak muda asal KP. Leuwilayung RT 008 RW 002, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Aril Ramadhani (21), Misa Putri Tanjung (21), Yusuf (47) dan Dede Nuryanti (39). Mereka berhimpun membuat terobosan usaha kecil, dengan mengolah hasil pertanian berbahan dasar pisang kapas/kastroli dan madu murni.

Himpunan keempat orang ini menamakan UKM nya, ” Mahkuta Gulir Karya”, dengan nama Branding produknya “Kripik Pisang Madu.”

Berdiri pada sekitar pertengahan tahun 2023, mereka merintis usaha kecilnya dengan bermodalkan 2 juta rupiah, dengan kemampuan produksi sekitar 100 pics saja di bulan pertama, dengan omset sekitar 1,5 juta perbulan itu.

Aril Ramadhani, kepada wartain.com, menyampaikan, cemilan Kripik Pisang Madu ini, menggunakan bahan baku utama pisang kapas dan madu murni. Proses pembuatannya sama sekali tidak menggunakan bahan pengawet, untuk menjaga citarasa dan kehigienisannya.

“Kami memproses Kripik Pisang Madu dijamin steril, murni tanpa bahan pengawet. Karena untuk menjaga kualitas gizi dan aman untuk dikonsumsi,” ungkap Ketua kelompok usaha ini.

UKM Mahkuta Gulir Karya : Produksi Pisang Madu, Apa itu ???

Menggaet pangsa pasar dari berbagai segmen, terutama lebih banyak kalangan anak-anak muda yang gandrung terhadap kuliner. Kelompok usaha yang digagasnya, terus mengembangkan teknik pemasaran, agar produknya laku dipasaran.

Sistem konvensional maupun sistem digitalisasi terus dilakukan. Terlebih lagi diera modern seperti sekarang, perdagangan online menjadi pasar yang paling utama. Bahkan konsumen yang membeli Kripik Pisang Madu, lebih banyak order online daripada ofline

Seiring berjalannya waktu, jumlah produksi kripik pisang madunya sekarang sudah meningkat 4-5 kali lipat, dibandingkan dengan awal produksi. Sehingga omsetnya bisa mencapai 3-4 juta per bulan. Walaupun usahanya baru beberapa bulan saja berjalan.

Ditanya terkait kendala yang dihadapi, Aril menuturkan, sistem manajerial, packaging, pemasaran, bahan baku dan permodalan, adalah hal yang paling utama dalam pengembangan usaha.

“Karena usahanya berempat tentu satu sama lain harus saling mendukung. Terus masalah packaging juga kita terus berinovasi agar penampilannya menarik. Dalam hal pemasaran masih mencari toko-toko online yang mau bekerjasama. Bahan baku juga menjadi kendala, apabila dilokasi yang dekat lagi kosong harus mencari keluar dan terkahir terkait modal, kami berharap ada akses yang lebih mudah untuk menambah permodalan,” tambahnya.

Diakhir sesi wawancara ia berharap, produknya tersebut bisa dikenal lebih luas lagi, bukan hanya oleh orang Sukabumi, tapi juga diluar Sukabumi. Dan ia beserta kawan-kawannya selalu bermimpi, ada orangtua angkat dalam mengembangkan usahanya, baik individu, lembaga pemerintah maupun swasta.

“Besar harapan kami, ada orangtua angkat, yang mau menjembatani usaha ini, supaya bisa lebih berkembang dan maju,” pungkasnya.***

Foto : wartain.com/Intan

Editor : Aab Abdul Malik

Reporter : Intan Fitri Utami

Kemendagri Pecat Walikota Bandung Non Aktif Secara Tidak Hormat

0

Wartain.com, Bandung || Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi memberhentikan Wali Kota Bandung nonaktif Yana Mulyana secara tidak hormat terkait dengan keterlibatan dalam kasus korupsi Bandung Smart City.

Putusan dari Kemendagri itu dibacakan sebelum Penjabat (Pj). Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin melantik enam pj. wali kota dan pj. bupati di Aula Barat, Gedung Sate, Bandung, Rabu, 23/09/2023.

“Memberhentikan dengan tidak hormat saudara H. Yana Mulyana dari jabatannya sebagai Wali Kota Bandung sisa masa jabatan 2018—2023. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 15 Agustus 4, 6, 11, dan 20 September 2023. Ditandangani Tito Karnavian (Mendagri),” kata pelantik saat membacakan putusan Kemendagri.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Benni Irwan ikut menanggapi putusan Mendagri terkait dengan pemberhentian secara tidak hormat terhadap Wali Kota Bandung nonaktif Yana Mulyana.

“Itu ada proses hukum, ya, yang dilewati, jadi Kementerian Dalam Negeri hanya mengikuti proses hukum,” kata Benni.

Benni Irwan yang saat ini menjabat sebagai Pj. Bupati Purwakarta mengatakan bahwa keterlibatan Yana Mulyana pada kasus hukum itulah yang menjadikan dasar putusan dari Kemendagri untuk memberhentikan jabatan tersebut secara tidak hormat.

“Berdasarkan keputusan dari pengadilan, itulah yang menjadi rujukan, menjadi pegangan Menteri Dalam Negeri untuk menindaklanjutinya sehingga keluarlah SK pemberhentiannya,” kata dia.

Sebelumnya, Yana Mulyana terlibat kasus korupsi karena telah menerima suap dan gratifikasi dalam pengadaan CCTV dan ISP di Kota Bandung pada proyek Bandung Smart City bersama dua pejabat Dinas Perhubungan Kota Bandung, yakni Kepala Dinas Perhubungan Dadang Darmawan dan Sekretaris Dinas Perhubungan Khairur Rijal.***

Foto: Antara/Rubby Jovan

Editor: Raka A. Firmansyah

Dewan Pers: Stop Jadikan Medsos Sumber Berita Politik

0

Wartain.com || Dewan Pers meminta wartawan untuk tidak lagi (stop) menjadikan media sosial sebagai sumber berita, apalagi memasuki tahun politik, karena saat ini medsos umumnya digunakan oleh pendengung sebagai sarana propaganda dan kampanye.

“Sekarang ada isu yang dilempar buzzer soal penamparan Wakil Menteri, sesuai dengan Pasal 3 Kode Etik Jurnalistik harus benar-benar diverifikasi dulu kebenarannya sebelum dijadikan berita,” kata Ketua Komisi Kemitraan dan Infrastruktur Organisasi Dewan Pers Asep Setiawan di Ambon, melansir Antara, Rabu 20/09/2023

Ia menyampaikan hal itu pada Workshop Peliputan Pemilu 2024 diikuti organisasi pers dan pimpinan media di Maluku.

Menurut dia, pada era keterbukaan saat ini, masyarakat memiliki hak untuk memiliki dan mengakses media sosial, namun di belakangnya ada penumpang gelap berupa pendengung bayaran yang melempar berbagai isu.

“Ini menjadi tantangan bagi dunia pers dan wartawan untuk berhati-hati dalam menelaah dan menerima informasi,” kata dia.

Oleh sebab itu, ia mengingatkan saat menerima informasi dianalisis dulu, apakah benar atau tidak.

“Apakah masuk akal ada seorang menteri menampar wakil menteri di rapat kabinet? Kan tidak, karena itu jangan langsung dibuat beritanya,” kata dia.

Ia juga mengungkapkan Dewan Pers menerima pengaduan dari salah satu partai besar di Indonesia terkait pemberitaan satu media yang berjudul ketua umum partai tersebut pamer kekuasaan.

“Padahal dalam peristiwa yang diberitakan tidak ada pamer kekuasaan,” katanya.

Karena itu, ia kembali mengingatkan media massa berhati-hati dalam menulis berita mulai dari judul hingga teras.

“Wartawan harus turun ke lapangan, memastikan apa yang terjadi, jangan hanya di kantor saja telepon sana-sini, lihat medsos, lalu bikin berita, ini bukan jati diri jurnalis profesional,” kata dia.

Dewan Pers menekankan wartawan juga harus mendidik masyarakat agar terbiasa berbeda pendapat dan menyediakan ruang diskusi di tahun politik ini untuk menerima perbedaan.

“Kalau tidak biasa ada perbedaan bisa rusuh, maka mari didik masyarakat supaya dewasa berdemokrasi,” kata dia.

Ia juga mengingatkan agar wartawan berhati-hati memilih narasumber dan menghindari berita yang sensasional.

“Wartawan juga harus menjunjung tinggi etika dalam bertugas mulai dari penampilan yang baik hingga jati diri profesional,” katanya.

Pada sisi lain, ia berpesan kepada media di Maluku menjaga pemberitaan yang kondusif sehingga Pemilu berjalan damai.

“Jangan sampai pemilih hanya satu juta di Maluku, sementara secara nasional 200 juta, namun yang satu juta itu menjadi berita internasional karena kerawanannya,” ujar dia.

Karena itu, Dewan Pers mengajak media massa mengawal rotasi kekuasaan secara damai, apalagi posisi Indonesia sudah masuk kategori negara menengah, sehingga stabilitas demokrasi akan diukur lewat pelaksanaan Pemilu.***

Foto: Tribunambon

Editor: Raka A. Firmansyah

Rancangan Perubahan APBD 2023 Berdasarkan Pemetaan Program Prioritas, Dipaparkan Bupati Sukabumi 

0

Wartain.com, Sukabumi || DPRD Kabupaten Sukabumi, melaksanakan Rapat Paripurna dalam rangka pengambilan keputusan atas Raperda, tentang pajak daerah dan retribusi daerah. Penyampaian tanggapan Bupati itu, atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD, mengenai Raperda APBD perubahan TA 2023, serta penyampaian nota pengantar Bupati, mengenai Raperda tentang penyertaan modal daerah kepada Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AMTJM). Rapat paripurna digelar di ruang rapat utama DPRD Kabupaten Sukabumi, Rabu, 20/09/2023.

Bupati Sukabumi H Marwan Hamami, dalam sambutan menjelaskan, rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2023, telah mempertimbangkan optimalisasi pemetaan program kegiatan yang bersifat prioritas, pemenuhan urusan wajib dan mengikat, untuk mengurangi ketergantungan dana transfer keuangan dari pusat.

“Untuk mengurangi ketergantungan tersebut, perlu adanya strategi terkait peningkatan pendapatan asli daerah, terutama dalam mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Perusahan Umum Daerah (Perumda) pemerintah di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Perubahan APBD tahun 2023 ini, bertujuan untuk menggerakkan pertumbuhan laju perekonomian, khususnya mendorong peningkatan kesejahteraan petani, pelaku UMKM dan IKM, serta pelaku usaha mikro lainnya.

Rancangan Perubahan APBD 2023 Berdasarkan Pemetaan Program Prioritas, Dipaparkan Bupati Sukabumi

“Pembahasan APBD tersebut disusun, berdasarkan hasil kesepakatan. Untuk itu, program kegiatan yang akan dilaksanakan pada prinsipnya dalam rangka pencapaian output kinerja dan visi dan misi berdasarkan indikator yang ditetapkan,” tambah Bupati.

Pemerintah Daerah dalam penyusunan perubahan APBD ini, akan berupaya tepat waktu sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, serta berkomitmen melaksanakan penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Sukabumi, sesuai dengan peraturan Perundang-undangan.

Adapun terkait Raperda tentang penyertaan modal daerah kepada AMTJM Bupati menyebut, saat ini belum optimal. Oleh karena itu, perlu adanya sumbang saran, pandangan, koreksi dan penyempurnaannya dalam setiap pembahasan dengan DPRD Kabupaten Sukabumi.

“Kami berharap anggota DPRD Kab. Sukabumi, berkenan untuk menerima dan mengadakan pembahasan lebih lanjut terhadap Raperda tentang penyertaan modal daerah kepada AMTJM,” pungkas Marwan.

Mengenai pengambilan keputusan atas Raperda tentang pajak daerah dan retribusi daerah, Bupati berharap, dapat meningkatkan penghasilan pendapatan daerah untuk meningkatkan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.***

Foto : derado21

Editor : Aab Abdul Malik

(Godam/Intan)

FSKSS Evaluasi Hasil Kunjungan Lapangan KKS, Dihadiri Sekda Kabupaten Sukabumi 

0

Wartain.com, Sukabumi || Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Ade Suryama, bersama tim penilai Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Pusat dan Ketua Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) Hj. Yani Jatnika Marwan, mengevaluasi hasil kunjungan lapangan tim penilai KKS Pusat ke Kabupaten Sukabumi. Evaluasi tersebut berlangsung Pendopo, Rabu, 20/09/2023.

Berdasarkan data yang dihimpun, tim dari pusat tersebut berkunjung ke Kabupaten Sukabumi selama dua hari, terhitung 19-20 September 2023. Mereka melihat secara langsung sembilan tatanan KKS di Kabupaten Sukabumi.

Koordinator Tim Kunjungan Lapangan Sofyan Apendi mengatakan, semua tatanan KKS di Kabupaten Sukabumi hampir sempurna. Bahkan, narasumbernya menerangkan dengan sangat luwes.

“Ada beberapa untuk perbaikan ke depan, namun nilai yang sudah ada di kami hampir sempurna di semua tatanan,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, berbagai inovasi pun banyak terlihat di Kabupaten Sukabumi. Hal itu seperti adanya Satgas ODF. Selain itu, anggota forum di semua tingkatan pun memahami tupoksinya masing-masing.

FSKSS Evaluasi Hasil Kunjungan Lapangan KKS, Dihadiri Sekda Kabupaten Sukabumi

“Inovasi luar biasa ini bisa ditularkan ke daerah lain,” ucapnya.

Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, mengaku telah sebaik mungkin melaksanakan KKS. Bahkan, merasa semuanya sempurna. Apalagi dengan kekompakan dari semua pihak yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Kalau penilaian kami sih rasanya mendekati sempurna. Tapi kurang tahu kalau dari tim penilai pusat. Mudah-mudahan kita bisa meraih swasti saba wistara yang ketiga kalinya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua FSKSS Hj. Yani Jatnika Marwan menambahkan, perjalanan panjang telah dilalui untuk mendapatkan dan mempertahankan swasti saba wistara. Terutama di tahun ini yang menjadi suatu keharusan. Sebab, Kabupaten Sukabumi akan menjadi tuan rumah Healthy City Summit di tahun mendatang.

“Mudah-mudahan hasilnya memuaskan dan mendapatkan swasti saba wistara ketiga kalinya. Ini akan menjadi kado di usia Kabupaten Sukabumi yang ke 153,” pungkasnya.***

Foto : Dok. Pemkab Sukabumi

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Lakpesdam PCNU Kabupaten Sukabumi Gelar Team Building Dan Penggalian Gagasan Di Desa Pagelaran 

0

Wartain.com, Sukabumi || Untuk ketiga kalinya, Lembaga Kajian dan Pengambagan Sumberdaya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Kab. Sukabumi, menggelar acara Team Building dan Penggalian Gagasan.

Kali ini, giliran pengurus Sekolah Lapang Desa Pagelaran Kecamatan Purabaya Kab. Sukabumi, mendapatkan peningkatan kapasitas sebagai desa inklusi, Selasa 19/09/2023.

Selain penyamaan persepsi dan penggalian gagasan pengurus sekolah lapang. Ketua LAKPESDAM PCNU Kab. Sukabumi, Ust. Daden Sukendar, menyampaikan,  diantara tujuan kegiatan ini adalah memberikan penguatan akuntabilitas sosial kepada Desa Pagelaran, yang mendapat kepercayaan sebagai salah satu desa lnklusi di Sukabumi.

“Kami melakukan ini untuk memberikan penguatan lebih jauh, bagi akuntabilitas sosial di Desa Pagelaran ini, yang tentunya itu bagian dari sasaran, capaian desa inklusif,”  ungkapnya.

Kegiatan ini dibuka oleh Camat Purabaya, Mulyadi, yang didampingi oleh Ketua LAKPESDAM PCNU Kab. Sukabumi, Daden Sukendar, Ketua BPD Desa Pagelaran, Abdul Azis, Sekdes Pagelaran, Ketua MUI dan Para Pengurus Sekolah Lapang.

Lakpesdam PCNU Kabupaten Sukabumi Gelar Team Building Dan Penggalian Gagasan Di Desa Pagelaran

Dalam sambutannya Mulyadi manyatakan, sangat bersyukur dan berterimakasih atas dilaksanakan kegiatan tersebut oleh LAKPESDAM PCNU Kab. Sukabumi.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih, atas dilaksanakannya kegiatan Team Building dan Penggalian Gagasan Sekolah Lapang Desa Pagelaran. Semoga kegiatan ini, bisa meningkatkan sumber daya manusia di Desa Pagelaran, dan bisa menjadikan pemerataan pembangunan di kecamatan Purabaya,” harapnya.

Di tempat yang sama ketua BPD Desa Pagelaran, Abdul Azis, memberikan apresiasi kepada LAKPESDAM atas terlaksananya kegiatan ini.

“Saya mengapresiasi sekali terhadap kegiatan yg dibawakan oleh LAKPESDAM PCNU Kab. Sukabumi, mudah-mudahan program LAKPESDAM ini bisa terlaksana sesuai yang ditargetkan,”  supportnya.

Hadir Sebagai Narasumber, Kabid penataan desa dan kesatuan masyarakat hukum adat, Syarif, menurutnya hari ini ketiga kalinya dari 4 (empat) desa inklusi di Kab. Sukabumi, dilaksanakan Team Building dan Penggalian Gagasan Sekolah Lapang.

Ia berharap, untuk Desa Pagelaran agar perencanaan yang betul-betul melibatkan semua pihak seperti ini, akan menjadi sebuah kegiatan yang berkualitas, dan berdampak bagi masyarakat, khususnya bagi Desa Pagelaran, sehingga memperkuat akuntabilitas sosial.

“Kedepan dengan perencanaan yang betul-betul, hasilnya pun pasti berkualitas, sehingga di akhir kegiatan secara akuntabilitas bisa dipertanggung jawabkan, baik kepada pemerintah maupun kepada masyarakat,” tegasnya.

Para peserta yang merupakan pengurus sekolah lapang dan terdiri dari berbagai unsur, seperti kelompok perempuan, Forum Anak, Kaum Disabilitas, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama dan lainnya, nampak mengikuti kegiatan dengan riang gembira, antusias penuh harapan.Sebagaimana disampaikan oleh Titin Kartini selaku Sekretaris Sekolah Lapang.

“Alhamdulilah kegiatan sekolah lapang pada hari ini, yg diadakan di Desa Pagelaran, sungguh luar biasa, sangat bermanfaat untuk kita semua, dan harapannya semoga semua kegiatan sekolah lapang ini, semuanya terserap oleh masyarakat dan Desa Pagelaran lebih maju dan berkembang, dan potensi yang ada bisa digali sesuai harapan,”  ungkap Titin.

Begitupun Peserta yang lain dari unsur Pemuda Disabilitas, Rizki (20), dan dari Forum anak, Alia (16), mereka berpendapat, kegiatan bermanfaat dan punya harapan untuk lebih baik ke depannya.

“Semoga kegiatan ini menjadi jalan untuk kedepannya bisa lebih baik dengan acara ini,” Harap Rizki yang di amini oleh Alia dari Forum Anak.

“Menurut saya, kegiatan hari ini bermanfaat untuk perkembangan desa yang lebih maju dan desa inklusi, dan harapannya kegiatan ini bisa berkelanjutan sampai tahun-tahun yang akan datang,” pungkasnya.***

Foto : wartain.com/Intan

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Bupati Sukabumi Laksanakan Entry Meeting Bersama BPK RI Perwakilan Jawa Barat 

0

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, melaksanakan Entry Meeting Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, perihal Pemeriksaan Pendahuluan Kepatuhan atas Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa TA. 2022 s.d Semester I 2023, pada Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Pendopo Palabuhanratu, Rabu 20/09/2023.

Tim pemeriksa yang terdiri atas 8 (delapan) orang personel tersebut, akan melaksanakan tugasnya selama 30 hari di Kabupaten Sukabumi. Menurut keterangan Pengendali Teknis BPK Provinsi Jawa Barat Otono Batubara, tim pemeriksa Pendahuluan Kepatuhan atas Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa TA. 2022 s.d Semester I 2023 tersebut, akan bertugas memeriksa di Kabupaten Sukabumi hingga tanggal 18 Oktober 2023.

Pengendali teknis Otono Batubara menyebutkan, dari 381 desa yang ada di Kabupaten Sukabumi, hanya beberapa desa yang akan dijadikan sampel.

“Dari 381 desa di Kabupaten Sukabumi, kami tidak ambil semua, cuman akan mengambil beberapa desa untuk dijadikan sample oleh kami,” jelasnya.

Sementara itu, menurut Bupati, pemeriksaan ini merupakan langkah penting dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik, terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa.

“Terima kasih Bapak/Ibu akan membantu kami, untuk memberikan teknis mengenai cara pengelolaan tata keuangan dan Aset Desa yang baik,” terangnya.

Bupati Berharap, pemeriksaan yang akan dilakukan oleh BPK ini, membawa dampak positif bagi kepatuhan atas pengelolaan keuangan dan aset desa, di Kabupaten Sukabumi.

“Semoga hasil dari pemeriksaan ini, bisa berdampak positif, sehingga ada ide-ide atau inovasi yang baik, bagi pengelolaan keuangan dan aset desa, dan jika ada yang harus di perbaiki maka kita akan perbaiki,” pungkasnya.

Foto : derado21

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Satlantas Polres Sukabumi Kota Gelar Bakti Kesehatan

0

Wartain.com, Kota Sukabumi || Puluhan personel Sat Lantas Polres Sukabumi Kota mengikuti kegiatan bakti kesehatan donor darah di kantor PMI Kota Sukabumi, Jalan Arif Rahman Hakim Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Selasa 19/09/2023.

Bakti Kesehatan donor darah yang diselenggarakan dalam rangka Hari Lalulintas Bhayangkara ke-68 tingkat Polres Sukabumi Kota tersebut diikuti oleh 50 peserta. 23 peserta yang telah dinyatakan sehat oleh tim medis mengikuti donor darah dan berhasil mengumpulkan 23 labu darah. Sedangkan 27 peserta lainnya ditunda.

Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Eryda Kusumah melalui KBO Sat Lantas, Ipda Ade Hidayat mengatakan, bakti kesehatan donor darah menjelang Hari Lalulintas Bhayangkara ke-68 tersebut dapat terlaksana berkat Kerjasama antara Polres Sukabumi kota dengan PMI Kota Sukabumi.

Satlantas Polres Sukabumi Kota Gelar Bakti Kesehatan

“Alhamdulilah, hari ini Sat Lantas Polres Sukabumi Kota bekerjasama dengan PMI Kota Sukabumi menyelenggarakan bakti kesehatan donor darah,” kata Ade kepada awak media.

“Dari 50 personel yang telah daftar, 23 personel kami dinyatakan bisa ikut mendonorkan darahnya. Jadi alhamdulilah, bakti kesehatan donor darah ini bisa menghasilkan 23 labu darah,. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat dan bisa membantu warga yang membutuhkan.” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto Sumowiryo, mengapresiasi kegiatan bakti kesehatan yang digagas Sat Lantas Polres Sukabumi Kota, yang dinilainya dapat membantu dan menambah stok darah di PMI Kota Sukabumi.***

Foto : Humas Polres Sukabumi Kota

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)