26.7 C
Jakarta
Sabtu, Juli 11, 2026
Beranda blog Halaman 250

Pemimpin Agung Iran Ali Khamenei Dilaporkan Tewas, Benarkah?

0

Wartain.com || Dunia internasional diguncang oleh kabar mengejutkan dari Timur Tengah. Pemimpin Agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam sebuah serangan AS-Israel yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026). Kabar ini dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran Minggu (1/3/2026) pagi waktu setempat.

Laporan yang dikutip dari Associated Press menyebutkan bahwa serangan tersebut secara spesifik menyasar kompleks perkantoran Khamenei di ibu kota. Ledakan besar dilaporkan terdengar di pusat kota Teheran sesaat sebelum tengah malam pada hari Sabtu.

“Kematiannya di kantor menunjukkan bahwa ia secara konsisten berdiri di antara rakyatnya dan berada di garis depan tanggung jawabnya, menghadapi apa yang disebut para pejabat sebagai arogansi global,” bunyi pernyataan TV pemerintah Iran yang dikutip hari ini.

Kematian Khamenei memicu kemarahan besar di jajaran pemerintahan. Kabinet Iran segera mengeluarkan pernyataan keras yang menjanjikan aksi balasan.

“Kejahatan besar ini tak akan pernah dibiarkan tanpa balasan,” tegas pernyataan resmi kabinet Iran.

Peristiwa ini bukan sekadar berita kematian seorang pemimpin agung, melainkan titik balik yang dapat mengubah peta keamanan global secara permanen. Dalam pernyataan TV pemerintah Iran menunjukkan bahwa Teheran tidak hanya melihat ini sebagai serangan militer, tetapi juga sebagai perang ideologi.

Kehilangan sosok sentral seperti Khamenei di tengah ketegangan yang memuncak menciptakan kekosongan kekuasaan yang berbahaya. Tantangan terbesar bagi dunia internasional saat ini bukan hanya pada proses suksesi di Iran, melainkan pada bagaimana meredam janji pembalasan yang telah dideklarasikan.

Jika diplomasi gagal mengambil peran dalam 24 jam ke depan, kawasan Teluk berisiko terseret ke dalam konflik terbuka yang efek dominonya akan dirasakan hingga ke level ekonomi rumah tangga di seluruh dunia.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Bazar Culinary Ramadhan 1447 H Hadir di Cisaat, Wadah Silaturahmi dan Pemberdayaan UMKM

0

Wartain.com || Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, masyarakat Kabupaten Sukabumi akan dimanjakan dengan hadirnya Bazar Culinary Ramadhan 1447 H yang digelar di Lapang STISIP Gelanggang Cisaat.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 2 hingga 8 Maret 2026, setiap hari pukul 15.00 sampai 20.00 WIB. Berlokasi di kawasan Cisaat, bazar tersebut terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi warga untuk menikmati suasana Ramadan yang hangat dan penuh keberkahan.

Beragam sajian kuliner khas Ramadan akan meramaikan area bazar, mulai dari aneka takjil hingga makanan tradisional yang menggugah selera. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi para pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk unggulan mereka kepada masyarakat luas.

Tak hanya menghadirkan ragam kuliner, panitia juga menyiapkan sejumlah agenda bernuansa religi dan hiburan. Di antaranya buka puasa bersama, tausiyah keagamaan, live music islami, pemberian santunan kepada yang membutuhkan, hingga berbagai lomba yang dapat diikuti oleh masyarakat.

Dengan konsep yang memadukan kuliner, hiburan, dan kegiatan sosial, Bazar Culinary Ramadhan 1447 H diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menghadirkan semangat kebersamaan di bulan penuh rahmat.

Masyarakat Sukabumi dan sekitarnya diundang untuk hadir bersama keluarga maupun sahabat guna meramaikan kegiatan tersebut sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal selama Ramadan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Perusahaan yang Belum Berizin 

0
Oplus_0

Wartain.com || Keberadaan pabrik yang belum mengantongi izin lengkap maupun yang masa berlaku izinnya telah habis di wilayah Kabupaten Sukabumi dinilai masih cukup banyak. Hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Jalil Abdillah, menanggapi temuan dua pabrik di Kecamatan Cicurug yang diduga belum memiliki izin operasional secara lengkap.

Menurut Jalil, data perusahaan yang belum melengkapi perizinan atau izin usahanya telah kedaluwarsa seharusnya sudah terinventarisasi dengan baik di DPMPTSP Kabupaten Sukabumi. “Sebenarnya perusahaan-perusahaan yang tidak memiliki izin lengkap itu banyak. Data awalnya seharusnya ada di dinas perizinan (DPMPTSP),” ujar Jalil, Sabtu (28/2/2026).

Jalil meminta agar fungsi pengawasan terhadap perizinan pabrik diperkuat oleh DPMPTSP. Ia menilai, peran Satpol PP Kabupaten Sukabumi semestinya berada pada tahap akhir, setelah proses administrasi dan pembinaan dilakukan.

“Kalau begini sebenarnya Pol PP opset,” tegasnya. Meski demikian, politisi Partai Demokrat itu mengapresiasi atas kinerja yang telah dilakukan dalam membongkar adanya perusahaan yang tidak berizin.

Sebelumnya, Satpol PP Kabupaten Sukabumi melakukan monitoring dan pengawasan terhadap sejumlah perusahaan di Kecamatan Cicurug pada Kamis (26/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Ujang Suryaman, didampingi Kasi PPNS Ujang Sopian, sebagai tindak lanjut atas surat pelimpahan dari DPMPTSP.

Dalam monitoring tersebut, tim Satpol PP menemukan dua perusahaan yang diduga belum memiliki izin operasional lengkap. Perusahaan pertama adalah PT Pong Codan Indonesia, yang diketahui telah beroperasi sejak 2018 namun belum dapat memberikan penjelasan rinci terkait progres perizinan saat dilakukan pemeriksaan.

Perusahaan kedua, PT Kaya Karung Bersama, yang bergerak di bidang penjahitan bahan karung plastik, juga diketahui belum mengantongi izin operasional secara lengkap berdasarkan hasil monitoring di lapangan.

“Kami mengimbau seluruh pelaku usaha di Kabupaten Sukabumi agar taat aturan dan melengkapi perizinan sebelum menjalankan operasional. Jangan sampai kegiatan usaha berjalan tanpa legalitas yang jelas,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Iran Balas Tindakan AS-Israel, Sejumlah Pangkalan Militer di Teluk Jadi Sasaran Serangan

0

Wartain.com || Iran melancarkan serangan rudal besar-besaran yang menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk, Sabtu (28/2/2026). Serangan balasan ini terjadi menyusul operasi militer gabungan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap sasaran-sasaran di wilayah Iran pada hari yang sama.

Kantor berita Iran, Fars, menyatakan bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah membidik titik-titik strategis yang menjadi markas militer AS di wilayah Teluk.

Target utama tersebut mencakup Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar yang merupakan pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah, Pangkalan Udara Al-Salem di Kuwait, serta Pangkalan Udara Al-Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA). Selain itu, pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain juga dilaporkan menjadi sasaran serangan langsung.

Laporan dari kantor berita negara UEA mengonfirmasi bahwa setidaknya satu orang tewas di Abu Dhabi setelah otoritas keamanan setempat melakukan intersepsi terhadap beberapa rudal yang diluncurkan dari Iran.

“Pemerintah UEA mengutuk keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan nasional serta hukum internasional. UEA menegaskan hak penuh mereka untuk menanggapi eskalasi yang membahayakan warga sipil tersebut,” ujar Pemerintah UEA dikutip Al Jazeera

Di Dubai dan Abu Dhabi, dua kota utama UEA rentetan ledakan terdengar di tengah kepulan asap yang membubung ke langit. Akibat situasi keamanan yang memburuk, otoritas penerbangan UEA telah menutup wilayah udara mereka untuk penerbangan sipil sebagai langkah pencegahan.

Di Bahrain, Kementerian Dalam Negeri sendiri telah mengeluarkan peringatan darurat melalui pesan singkat ke ponsel warga. Pemerintah mendesak seluruh masyarakat untuk segera menghentikan aktivitas dan menuju lokasi aman atau tempat perlindungan terdekat.

“Sirene dibunyikan karena adanya bahaya. Warga diharapkan tetap tenang dan mengikuti instruksi keselamatan resmi,” tulis pernyataan kementerian tersebut sebagaimana dilaporkan oleh AFP.

Langkah serupa juga diambil oleh negara-negara tetangga seperti Qatar dan Kuwait guna menghindari potensi risiko lebih lanjut di jalur penerbangan komersial.

Laporan dari lapangan menunjukkan bahwa eskalasi ini menyebar dengan cepat ke wilayah lain di Semenanjung Arab. Kantor berita AFP melaporkan adanya suara ledakan keras yang terdengar hingga ke ibu kota Arab Saudi, Riyadh.

Situasi semakin memanas setelah AS secara resmi menyatakan serangan ke Iran. Pesawat tempur jarak jauh dan rudal presisi milik AS dilaporkan telah menargetkan sejumlah fasilitas militer dan infrastruktur strategis milik IRGC di daratan Iran. Sejumlah ledakan besar dilaporkan terdengar di beberapa kota utama Iran, termasuk pinggiran Teheran.

Presiden AS Donald Trump secara khusus memberikan peringatan kepada IRGC pasukan elite yang berada di bawah komando langsung Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, serta seluruh jajaran angkatan bersenjata dan kepolisian Iran.

“Letakkan senjata kalian dan dapatkan kekebalan penuh, atau jika tidak, hadapi kematian yang pasti,” tegas Trump dalam pidatonya.

Selain ancaman terhadap militer, Trump juga menyampaikan pesan langsung kepada warga sipil Iran. Ia mendesak masyarakat untuk segera mencari perlindungan menyusul peringatan akan adanya pengeboman intensif di berbagai wilayah strategis. Namun, di saat yang sama, ia menyerukan rakyat Iran untuk menggulingkan rezim Republik Islam yang telah berkuasa sejak revolusi tahun 1979.

“Jam kebebasan Anda sudah dekat,” kata Trump. “Setelah operasi kami selesai, ambil alih pemerintahan Anda. Pemerintahan itu akan menjadi milik Anda. Ini mungkin akan menjadi satu-satunya kesempatan bagi Anda selama beberapa generasi ke depan.” (***)

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Puasa di Hari ke-Sebelas, Umat Islam akan Raih Pahala ini!

0
Oplus_131072

Wartain.com || Pada bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan memohon kebaikan kepada Allah SWT. Memasuki puasa hari ke-11, terdapat doa khusus yang dapat dipanjatkan sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Melansir buku ‘Doa Harian di Bulan Ramadhan’ oleh Quito R Motinggo, doa Ramadhan hari ke-11 berisi permohonan agar diberikan rasa cinta terhadap kebaikan. Selain itu, doa ini juga memuat harapan agar dijauhkan dari api neraka serta senantiasa mendapatkan pertolongan dari Allah SWT.

Lantas, bagaimana bacaan doa Ramadhan hari ke-11?

Simak bacaan lengkapnya dalam tulisan Arab, Latin, dan artinya di bawah ini!

Doa Ramadhan Hari ke-11
Masih dari buku Doa Harian di Bulan Ramadhan, berikut bacaan doa Ramadhan hari ke-11:

اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيَّ فِيْهِ الْإِحْسَانَ وَ كَرِّهُ إِلَيَّ فِيْهِ الْفُسُوْقَ وَ الْعِصْيَانَ وَ حَرِّمْ عَلَيَّ فِيْهِ السَّخَطَ وَ النَّيْرَانَ بِعَوْنِكَ يَا غِيَاثَ الْمُسْتَغِيثِينَ

Arab Latin: Allahumma habbib ilayya fiihil-ihsan. Wa karrih ilayya fiihil-fusuuqa wal-‘ishyaan. Wa harrim ‘alayya fiihis-sakhatha wan-niiraan. Bi’awnika yaa ghiyaatsal-mustaghiisyiin.

Artinya: “Ya Allah, karuniakanlah padaku rasa cinta terhadap kebaikan dan rasa benci terhadap kefasikan dan kemaksiatan. Lindungilah aku dari murka-Mu dan dari siksa api neraka. Dengan pertolongan-Mu, wahai Penolong orang-orang yang mencari pertolongan.”

Keutamaan Puasa Ramadhan
Pada bulan Ramadhan, umat Islam diwajibkan melaksanakan ibadah puasa sebagai salah satu rukun Islam. Puasa Ramadhan ini memiliki banyak keutamaan, di antaranya mendapatkan pahala dari Allah SWT, berkesempatan masuk surga melalui pintu Ar-Rayyan, hingga diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Melansir laman resmi Kementerian Agama RI, berikut penjelasan selengkapnya mengenai keutamaan puasa Ramadhan:

1. Mendapat Balasan Langsung dari Allah

Puasa memiliki keutamaan istimewa karena balasannya diberikan langsung oleh Allah tanpa perantara. Keutamaan ini menunjukkan betapa agungnya ibadah puasa dibandingkan amalan lainnya.

Dalam hadits riwayat Imam Bukhari disebutkan bahwa Allah berfirman dalam hadits qudsi: “Orang yang berpuasa itu meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena taat pada perintahKu Allah. Puasa adalah untukku (Allah) dan Aku akan memberikan balasannya, sedang sesuatu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat gandanya.”

2. Masuk Surga Melalui Pintu Ar-Rayyan

Orang-orang yang menjaga ibadah puasa akan dipanggil secara khusus untuk masuk surga melalui pintu Ar-Rayyan. Pintu ini hanya diperuntukkan bagi orang yang berpuasa.

Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang menafkahkan sepasang binatang yakni dua ekor kuda, lembu ataupun unta dalam kepentingan fisabilillah maka ia akan dipanggil dari semua pintu surga dengan ucapan: “Hai hamba Allah, inilah yang lebih baik.” Maka jikalau seorang itu dari golongan ahli salat, ia akan dipanggil dari pintu salat.

Barangsiapa yang termasuk dalam ahli jihad, ia akan dipanggil dari pintu jihad. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli puasa, ia akan dipanggil dari pintu Rayyan. Artinya, puas atau kenyang minuman. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli sedekah, maka ia dipanggil dari pintu sedekah.”

3. Sehari Berpuasa Dijauhkan 70 Tahun dari Neraka

Seseorang yang berpuasa dengan niat karena Allah semata, akan dijauhkan dari api neraka. Disebutkan bahwa jaraknya sejauh perjalanan tujuh puluh tahun.

Dari Abu Said RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Tiada seorang hamba pun yang berpuasa sehari dengan niat fisabilillah -yakni semata-mata menuju kepada ketaatan kepada Allah-, melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya -yakni dirinya- karena puasanya tadi, sejauh perjalanan tujuh puluh tahun dari neraka.” (muttafaq ‘alaih)

4. Diampuni Dosa-dosa yang Telah Lalu

Umat Islam dianjurkan menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah SWT. Sebab, melalui puasa yang dikerjakan dengan niat yang tulus dan ikhlas, Allah SWT menjanjikan ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.

Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Nabi SAW bersabda:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena didorong oleh keimanan dan mengharapkan keridhaan Allah, maka diampunkanlah untuknya dosa-dosanya yang terdahulu,” (muttafaq ‘alaih).

5. Senantiasa dalam Kebaikan Selama Berbuka

Setiap muslim yang menyegerakan berbuka puasa akan senantiasa berada dalam kebaikan. Sikap tersebut juga menunjukkan ketaatan seorang muslim dalam mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.

Dari Sahal bin Saad RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Orang-orang itu senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka,” (HR Muslim)

Menurut riwayat Tirmidzi dari hadits Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAW bersabda: “Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: Hamba-Ku yang paling Aku cintai adalah mereka yang paling menyegerakan berbuka.”(***)

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Teori Kesadaran : Model Universal Struktur Kesadaran Manusia dari Syariat menuju Ma’rifat

0
Oplus_131072

Oleh : Kang Dzikri Nur/Pengamat Sosial Keagamaan 

Mukadimah

Wartain.com || Segala puji bagi Allah, Yang Maha Hadir tanpa terikat ruang, Maha Nyata tanpa terbatasi bentuk, dan Maha Dekat tanpa terpisahkan oleh jarak. Dialah sumber segala kesadaran, cahaya segala penglihatan, dan hakikat segala wujud.
Shalawat dan salam tercurah kepada junjungan agung Nabi Muhammad, insan sempurna yang menjadi cermin paling jernih bagi penampakan sifat-sifat Allah di alam semesta, yang melalui dirinya manusia diajarkan jalan kembali dari keterpisahan menuju kesatuan, dari kelalaian menuju kehadiran, dan dari kegelapan ego menuju cahaya ma’rifat.

Latar Belakang Kelahiran Teori

Sepanjang perjalanan spiritual manusia, telah lahir berbagai istilah: syariat, tarekat, hakikat, dan ma’rifat. Istilah-istilah ini menjadi fondasi dalam dunia tasawuf dan thariqah. Namun dalam praktiknya, tidak sedikit pencari kebenaran justru terjebak dalam perdebatan istilah, bukan dalam transformasi kesadaran.

Sebagian sibuk mempertahankan syariat, namun belum mengenal hakikat.
Sebagian tenggelam dalam hakikat, namun mengabaikan syariat.

Sebagian memahami konsep ma’rifat, namun belum hidup dalam kehadiran.
Sebagian berjalan dalam tarekat, namun belum memahami arah perjalanan.
Akibatnya, istilah-istilah yang seharusnya menjadi jembatan justru menjadi dinding.
Bahasa yang seharusnya membebaskan justru membelenggu.

Konsep yang seharusnya menjadi alat justru menjadi tujuan.

Dari kegelisahan inilah lahir perenungan mendalam: bahwa keempat istilah tersebut bukanlah entitas yang terpisah, melainkan manifestasi dari satu realitas yang sama, yaitu kesadaran manusia dalam mengenal hakikat dirinya dan Tuhannya.

Hakikat Dasar Teori Empat Kesadaran

Teori Empat Kesadaran bukanlah penciptaan sesuatu yang baru, melainkan penyusunan ulang pemahaman agar perjalanan spiritual dapat dipahami secara langsung, praktis, dan operasional.

Teori ini menyatakan bahwa:
Syariat, Tarekat, Hakikat, dan Ma’rifat bukanlah empat jalan yang berbeda.
Melainkan empat lapisan manifestasi dari satu kesadaran yang sama.

Sebagaimana air dapat hadir sebagai es, cair, uap, dan awan, namun hakikatnya tetap air, demikian pula kesadaran manusia hadir dalam empat bentuk manifestasi.
Perbedaannya bukan pada hakikat, tetapi pada tingkat kejernihan.

Empat Manifestasi Kesadaran

Syariat adalah bentuk luar kesadaran.
Ia adalah bagaimana kesadaran mengekspresikan dirinya dalam tindakan lahir.

Tarekat adalah gerak kesadaran.
Ia adalah bagaimana kesadaran bergerak kembali menuju sumbernya.
Hakikat adalah pemahaman kesadaran.
Ia adalah bagaimana kesadaran mengenali realitas dirinya.
Ma’rifat adalah sumber kesadaran.
Ia adalah keadaan di mana kesadaran mengenal asalnya secara langsung.
Keempatnya bukanlah tahapan yang benar-benar terpisah, melainkan satu kesatuan yang utuh.

Tujuan Teori Ini

Teori Empat Kesadaran bertujuan untuk:
Membebaskan pencari kebenaran dari jebakan istilah.
Menjadikan perjalanan spiritual dapat dipahami secara langsung dan praktis.
Menyatukan dimensi lahir dan batin dalam satu kerangka utuh.
Menjadi alat diagnostik untuk memahami posisi kesadaran seseorang.
Menjadi jembatan antara pemahaman intelektual dan realitas pengalaman.
Teori ini bukan untuk menggantikan ajaran yang telah ada, melainkan untuk menjernihkan pemahaman terhadapnya.

Prinsip Utama

Prinsip utama teori ini adalah:
Kesadaran adalah satu.
Perjalanan spiritual bukan perjalanan menuju Allah.
Melainkan perjalanan kesadaran untuk menyadari bahwa ia tidak pernah terpisah dari Allah.

Penutup

Barang siapa memahami teori ini hanya sebagai konsep, maka ia belum memahaminya.
Barang siapa menggunakannya sebagai alat untuk melihat dirinya sendiri, maka ia telah memulai perjalanan.
Dan barang siapa menyadari sumber kesadarannya, maka baginya teori ini tidak lagi diperlukan.
Karena tujuan akhir dari setiap peta adalah dilampaui oleh perjalanan itu sendiri.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Bali United Ditahan Imbang Persijap Tanpa Gol di Stadion Dipta

0

Wartain.com || Bali United harus puas berbagi satu poin setelah ditahan imbang tamu mereka, Persijap Jepara, dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (28/2/2026) malam tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Meski bertindak sebagai tuan rumah, Serdadu Tridatu kesulitan membongkar pertahanan disiplin Laskar Kalinyamat. Berdasarkan statistik akhir laga, Bali United sebenarnya tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 58% dan menciptakan 10 tembakan, namun hanya dua yang mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Persijap yang mengandalkan serangan balik mencatatkan 8 tembakan tanpa satu pun yang berstatus on target.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil ini. Ia menilai timnya memiliki banyak peluang di babak pertama dan menguasai area pertahanan lawan di babak kedua, namun buruknya penyelesaian akhir menjadi kendala utama.

“Hasil yang tidak diinginkan di rumah sendiri. Kami membuat beberapa peluang, tapi tidak ada gol tercipta. Kami akan memperbaiki ini agar lebih baik lagi,” ujar Coach Johnny pasca-pertandingan.

Hasil imbang ini membuat Bali United masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 30 poin. Sementara bagi Persijap Jepara, satu poin dari kandang lawan menjadi modal berharga untuk menjauh dari zona degradasi dan naik ke posisi ke-15 klasemen.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Ratusan Warga Manfaatkan Layanan MPP Kota Sukabumi Setiap Bulan

0

Wartain.com || Mal Pelayanan Publik (MPP) yang dikelola Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi mencatat rata-rata sekitar 500 pengunjung setiap bulan. Hal tersebut disampaikan Manajer MPP DPMPTSP Kota Sukabumi, Riesa Meylani.

Menurutnya, kehadiran MPP menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan terintegrasi dalam satu lokasi. Konsep ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi secara lebih cepat, praktis, dan nyaman.

“Konsepnya memang one stop service. Jadi kalau ada warga yang ingin mengurus izin usaha, namun dokumen kependudukannya masih bermasalah, semuanya bisa diselesaikan di sini tanpa harus berpindah tempat,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

Saat ini, MPP yang berlokasi di Jalan Mayawati Atas Nomor 12 menyediakan 105 jenis layanan dari 23 instansi. Seluruh fasilitas dan sistem pelayanan yang tersedia telah disesuaikan dengan regulasi yang ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Riesa menjelaskan, setiap layanan di MPP dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP) guna memastikan kualitas dan kepuasan pengguna. Salah satu contohnya adalah pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dapat diproses kurang dari lima menit selama persyaratan dinyatakan lengkap, tanpa dipungut biaya.

Untuk menunjang kenyamanan, MPP juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti pojok baca, kantin, dan musala. Pelayanan dibuka setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Ia berharap, dengan konsep pelayanan terpadu ini, masyarakat semakin terbantu dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi secara efisien dan transparan.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Satgas MBG Kota Sukabumi Buka Kanal Aduan Publik Lewat Medsos dan Call Center 127

0

Wartain.com || Ketua Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Sukabumi, Andri Setiawan, mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan masukan maupun keluhan terkait pelaksanaan program MBG. Ia membuka ruang pengaduan melalui akun media sosial pribadinya, @andrisetiawan12_, baik di Instagram maupun TikTok.

Menurutnya, interaksi melalui media sosial cukup efektif karena laporan dari masyarakat bisa langsung diterima dan segera ditindaklanjuti.

“Karena saya aktif di media sosial, biasanya ada yang kirim DM atau WhatsApp. Setiap laporan pasti kita respons dan tindak lanjuti,” ujarnya.

Selain melalui media sosial, Andri juga mengarahkan masyarakat agar memanfaatkan layanan Sentra Aduan Gizi Indonesia di nomor 127 sebagai saluran resmi pengaduan. Laporan yang masuk nantinya akan dikoordinasikan dengan Satgas MBG, termasuk koordinator wilayah (Korwil) maupun koordinator kecamatan (Korcam) di Kota Sukabumi.

Ia menegaskan, pengawasan program MBG akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan. Selama bulan Ramadan, Satgas MBG dijadwalkan melakukan kunjungan rutin ke sekolah-sekolah, mulai dari tingkat TK hingga SMA.

“Setiap Ramadan kami agendakan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan program ini benar-benar berjalan optimal,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Warudoyong Kota Sukabumi Ludes Terbakar

0

Wartain.com || Kebakaran hebat menghanguskan rumah milik Atikah yang berlokasi di Jalan Tegalwangi RT 04 RW 02, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Sabtu (28/2/2026) pagi.

Rumah yang ditempati lima orang tersebut tidak dapat diselamatkan setelah api dengan cepat membesar dan melalap hampir seluruh bangunan.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kota Sukabumi, Ujang Rustiandi, mengungkapkan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik.

“Untuk sementara, penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Estimasi kerugian materi diperkirakan mencapai kurang lebih Rp200 juta,” ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran menerima laporan kejadian pada pagi hari dan langsung menuju lokasi. Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 05.15 WIB dan baru dinyatakan selesai pada pukul 07.30 WIB setelah api berhasil dikendalikan sepenuhnya.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan dalam upaya penanggulangan, termasuk satu unit bantuan dari Damkar Kabupaten Sukabumi. Selain personel Damkar Kota Sukabumi, penanganan juga melibatkan Damkar Kabupaten Sukabumi, Polsek Warudoyong, Polres Sukabumi Kota, serta warga setempat yang turut membantu.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah, api pertama kali terlihat dari bagian loteng yang didominasi material kayu. Kondisi tersebut membuat api cepat merambat ke bagian bangunan lainnya hingga sulit dikendalikan pada awal kejadian.

Meski kerugian materi cukup besar, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik