26.7 C
Jakarta
Sabtu, Juli 11, 2026
Beranda blog Halaman 251

Kapolres Sukabumi Kota Tandai Dimulainya Bedah Rutilahu di Cirenghas dengan Pemasangan Kayu Pertama

0

Wartain.com || Kapolres Sukabumi Kota Sentot Kunto Wibowo memulai secara langsung program bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Ibu Ati di Kampung Babakan Sari RT 001/008, Desa Cikurutug, Kecamatan Cirenghas, Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/2/2026). Momentum itu ditandai dengan pemasangan kayu rangka pertama sebagai simbol dimulainya proses renovasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para pejabat utama Polres Sukabumi Kota, Kapolsek Cirenghas, unsur Forkopimcam Cirenghas, serta masyarakat sekitar yang menyambut antusias pelaksanaan program sosial tersebut.

Dengan mengenakan seragam lapangan, Kapolres secara simbolis menempatkan material kayu pada rangka bangunan. Aksi tersebut menjadi bentuk nyata komitmen kepolisian dalam menghadirkan hunian yang lebih layak bagi warga kurang mampu.

Plt. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli Bahtiarudin, menjelaskan bahwa program bedah Rutilahu ini merupakan bagian dari kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Ini merupakan implementasi pengabdian Polri kepada masyarakat. Melalui kegiatan bedah rumah ini, kami ingin membantu meningkatkan kualitas hidup warga yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan langsung Kapolres bersama jajaran menunjukkan keseriusan institusi dalam mendukung program sosial kemasyarakatan, terutama bagi warga yang membutuhkan perhatian lebih.

Program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara fisik berupa rumah yang lebih layak huni, tetapi juga memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah setempat, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik dan harmonis di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, Presiden Prabowo Siap Mediasi ke Teheran

0

Wartain.com || Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) menyatakan penyesalan mendalam atas gagalnya perundingan nuklir antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berujung pada eskalasi militer terbuka. Menanggapi situasi tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi dialog dan bertolak ke Teheran guna melakukan mediasi perdamaian apabila disetujui oleh kedua belah pihak.

Ketegangan di Timur Tengah mencapai puncaknya setelah serangan gabungan AS dan Israel menghantam wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat. Melihat situasi yang kian genting, pemerintah Indonesia mendesak semua pihak yang terlibat untuk segera menurunkan tensi konflik.

“Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi,” ujar Kemlu RI.

“Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai.” Tambahnya

Pihak Kedutaan Besar Iran di Jakarta sebelumnya telah merilis pernyataan tertulis yang mengharapkan pemerintah, tokoh politik, organisasi keagamaan, akademisi, hingga media di Indonesia untuk mengecam agresi tersebut. Iran menegaskan bahwa serangan AS dan Israel adalah pelanggaran terhadap Pasal 2 ayat (4) Piagam PBB.

“Menanggapi agresi tersebut merupakan hak yang sah dan legitim Republik Islam Iran berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tegas pihak Iran dalam pernyataan resminya. Mereka menambahkan bahwa Angkatan Bersenjata Iran akan memberikan respons tegas dan kuat guna mempertahankan kedaulatan nasional.

Peningkatan ketegangan ini dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas kawasan serta keamanan dunia. Terkait keselamatan warga sipil, Kemlu RI memberikan perhatian khusus kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di zona konflik.

“Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat,” pungkas Kemlu RI.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Tangis Lisnawati di CURHAT BANG Denny Sumargo: Empat Tahun Luka Batin hingga Kehilangan Tragis Nizam Syafei

0

Wartain.com || Bagi Lisnawati, kurun waktu empat tahun terakhir bukanlah sekadar hitungan hari dan bulan, melainkan masa panjang yang dipenuhi luka batin hingga berakhir pada tragedi yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Impian untuk kembali mendekap Nizam Syafei (13), anak yang begitu ia cintai, kini pupus untuk selamanya setelah bocah yang akrab disapa Raja itu meninggal dunia dalam keadaan yang sangat mengenaskan.

Dalam pengakuannya di kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo yang tayang pada hari Jum’at (27/2/2026). Lisna menuturkan cerita mengenai Nizam, putra yang sangat ia sayangi dan memiliki harapan luhur untuk menjadi seorang kiai agar dapat membanggakan sekaligus mengangkat martabat kedua orang tuanya, sebuah cita-cita yang kini turut sirna seiring kepergiannya.

Luka batin yang dirasakan Lisna begitu dalam, terlebih karena ia memiliki kenangan kelam dari masa lalu saat masih membina rumah tangga dengan mantan suaminya.

Ia juga mengisahkan bahwa dirinya kerap mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pengalaman pahit yang kemudian membentuk kepekaan dan nalurinya hingga saat ini. Lisna pun mengaku sangat terpukul dan terus dihantui rasa bersalah atas peristiwa yang menimpa Nizam.

“Seandainya saya tahu kondisi sebenarnya di sana, saya tidak akan pernah memberikan izin dia tinggal dengan ayahnya,” ungkap Lisna dengan patah-patah menahan tangis.

Ia berkisah dengan penuh kesedihan tentang bagaimana akses komunikasinya secara sengaja dibatasi.

Bahkan, ia sempat menerima kiriman video dari mantan suaminya yang berisi upaya memengaruhi Nizam agar menjauh dan tidak lagi menyayangi ibu kandungnya.

Meski diterpa berbagai tekanan serta rasa bersalah yang terus membayangi, Lisna kini memantapkan tekad untuk bangkit dan tak lagi larut dalam duka.

Saat ini, Lisna memaknai upaya menuntut keadilan untuk Nizam sebagai satu-satunya jalan untuk menebus kasih sayang yang belum sempat ia curahkan sepenuhnya semasa Nizam masih ada.

Ia bersumpah akan terus memperjuangkan hak-hak putranya tanpa kenal lelah, demi memastikan arwah Nizam mendapatkan ketenangan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Institut Madani Nusantara Gelar Workshop Statistika Penelitian: Perkuat Kompetensi Dosen Menuju Transformasi Universitas

0
Oplus_131072

Wartain.com || Institut Madani Nusantara (IMN) Sukabumi, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik dosen, dengan menyelenggarakan Workshop Statistika Penelitian, yang bertempat di Gedung Kampus IMN, Jl. Lio Balandongan Sirnagalih No. 74, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi,  Jumat 27/02/2026. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam proses transformasi kelembagaan IMN menuju universitas.

Workshop tersebut diikuti oleh dosen pengampu mata kuliah metodologi penelitian serta dosen pembimbing skripsi dari berbagai program studi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan aplikatif dalam analisis data penelitian, sekaligus membangun keseragaman persepsi dalam pembimbingan karya ilmiah mahasiswa.

“Transformasi menuju universitas tidak hanya menyangkut perubahan status kelembagaan, tetapi juga menuntut penguatan mutu Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian. Penguasaan metodologi dan statistika penelitian menjadi fondasi penting dalam menghasilkan riset yang berkualitas,” tegas Rektor IMN, Prof. Dr. H. Endin Nasrudin, M.Si.

Diketahui, materi workshop tersebut meliputi penguatan konsep dasar statistika, pemilihan teknik analisis sesuai desain penelitian, serta praktik pengolahan dan interpretasi data menggunakan perangkat lunak statistik. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan diskusi kasus-kasus nyata yang sering dihadapi dalam penelitian mahasiswa.

Institut Madani Nusantara (IMN) berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program pengembangan kapasitas dosen secara berkelanjutan, termasuk pelatihan metodologi lanjutan, klinik proposal penelitian, serta pendampingan publikasi ilmiah.

Institut Madani Nusantara Gelar Workshop Statistika Penelitian: Perkuat Kompetensi Dosen Menuju Transformasi Universitas (foto : DS)

“Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Institut Madani Nusantara (IMN) optimistis dapat mewujudkan transformasi menjadi universitas yang unggul, berdaya saing, dan berakar pada nilai-nilai keilmuan yang kokoh,” tambah Prof. Endin.

Workshop Statistika Penelitian ini merupakan salah satu contoh konkret dari komitmen IMN dalam meningkatkan kualitas akademik dan penelitian. Dengan demikian, IMN siap menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital dan global.

IMN juga berencana untuk meningkatkan kerjasama dengan institusi lain dalam bidang penelitian dan pengembangan dosen. “Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan universitas lain dalam meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah,” tutup Prof. Endin.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan IMN dapat meningkatkan reputasi sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkualitas dan dapat diandalkan dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.

Didaulat sebagai pemateri utama,  Dr. Tahrir, CIPP dari Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung,  menyampaikan bahwa “Statistika penelitian bukan hanya tentang angka, tapi tentang bagaimana kita bisa menginterpretasikan data menjadi informasi yang bermakna dan dapat diaplikasikan dalam konteks nyata.”

Workshop ini juga menjadi platform bagi dosen untuk berbagi pengalaman dan tantangan dalam membimbing penelitian mahasiswa. “Dengan adanya workshop ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa dan dosen, serta meningkatkan publikasi ilmiah IMN,” ujar salah satu peserta workshop.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Iran Balas Serangan Israel dengan Puluhan Rudal 

0

Wartain.com || Tentara Israel mengatakan, rudal yang diluncurkan dari Iran teridentifikasi menuju Israel, memicu bunyi sirene di beberapa wilayah negara itu.

“Masyarakat diminta untuk mengikuti instruksi Komando Pertahanan Dalam Negeri,” kata tentara Israel, dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (28/2/2026).

“Saat ini, Angkatan Udara Israel beroperasi untuk mencegat dan menyerang ancaman jika perlu untuk menghilangkan ancaman tersebut,” kata mereka.

Israel meminta masyarakat untuk mengikuti instruksi keamanan yang telah disampaikan sebelumnya. Israel juga telah menyatakan keadaan darurat saat pertama kali menyerang Israel.

“Pertahanan tidak sepenuhnya kedap, dan oleh karena itu sangat penting bagi masyarakat untuk terus mematuhi pedoman Komando Pertahanan Dalam Negeri. Masyarakat diminta untuk terus mengikuti instruksi Komando Pertahanan Dalam Negeri,” kata tentara Israel.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Kemenkes dan Komisi IX DPR RI Sosialisasi Layanan Rujukan di Ponpes Assalam

0

Wartain.com || Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) bersama Komisi IX DPR RI menggelar kegiatan “Advokasi & Sosialisasi Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan” di Pondok Pesantren (Ponpes) Assalam Putri, Warungkiara Sabtu, 28/2/2026. Selain membahas sistem rujukan, agenda ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat mengenai pemutakhiran data kepesertaan JKN.

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, MA, dalam sesi pertama bersama Kemenkes menyampaikan bahwa saat ini pemerintah sedang melakukan proses pemutakhiran data bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan.

Zainul mengimbau agar masyarakat tidak hanya menunggu petugas dari Dinas Sosial, tetapi juga bersikap proaktif dalam mengecek status kepesertaannya. Hal ini bertujuan agar warga tidak mengalami hambatan saat membutuhkan layanan kesehatan mendesak.

“Dalam pemutakhiran data ini, kita minta masyarakat ikut proaktif ya. Selain mereka nanti akan didatangi oleh petugas dari Dinas Sosial, mereka juga kita dorong untuk mengecek status kepesertaan JKN-nya agar tidak mengalami kendala layanan kesehatan,” ujar Zainul Munasichin saat di wawancarai.

Ia juga memberikan perhatian khusus bagi warga yang kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI)-nya sempat dinonaktifkan.

“Yang kemarin mungkin sempat PBI-nya dinonaktifkan, harus segera dicek lagi, harus diaktivasi lagi segera untuk proaktif. Saya kira gitu,” tegasnya.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) ini diharapkan dapat menyinkronkan data pusat dan daerah, sehingga akses pelayanan kesehatan rujukan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efisien bagi seluruh lapisan masyarakat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Timur Tengah Memanas! AS-Israel Serang Iran di Bulan Ramadan

0
Oplus_131072

Wartain.com || Dengan dukungan penuh AS, Israel telah melancarkan apa yang disebutnya sebagai “serangan pencegahan” terhadap Iran pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026, menurut keterangan Menteri Pertahanan Israel Katz.

Dikutip dari CNN, Israel langsung memberlakukan status darurat di seluruh wilayah negara usai melancarkan serangan tersebut

Pemerintah Israel menetapkan status darurat karena memperkirakan Iran akan melancarkan serangan balasan dengan menggunakan pesawat nirawak (drone) dan rudal balistik dalam waktu dekat.

Katz mengatakan keputusan itu diambil untuk melindungi warga sipil Israel dari kemungkinan serangan tersebut.

Media Iran juga melaporkan adanya ledakan di Teheran, sementara Israel menyatakan operasi tersebut bertujuan menetralisasi ancaman terhadap negaranya.

Situasi tersebut menambah panasnya kondisi Timur Tengah, ditengah keberadaan militer AS yang sudah memasuki wilayah Israel, yang disinyalir untuk memberikan bantuan serta dukungan militer terhadap sekutunya tersebut.

Sebelumnya, Israel pernah melancarkan serangan besar terhadap fasilitas nuklir dan militer Iran pada 2025, yang memicu perang langsung antara kedua negara.

Kala itu, Iran membalas dengan ratusan rudal balistik dan lebih dari 1.000 drone yang menargetkan wilayah Israel, termasuk lokasi militer dan sipil.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

SPPG Limusnunggal Kota Sukabumi Kelola Limbah Ramadan dan Pastikan Distribusi MBG Tetap Utuh

0

Wartain.com || Kepala SPPG Limusnunggal, Adri Hafiz Yusuf, memastikan proses produksi dan distribusi paket Makanan Bergizi (MBG) selama bulan Ramadan tetap berjalan optimal.

Di tengah berbagai polemik yang berkembang, pihaknya berkomitmen menjaga kualitas layanan sekaligus melakukan pengelolaan limbah secara bertanggung jawab.

Adri menjelaskan, selama Ramadhan limbah yang dihasilkan dari proses produksi dapur berupa minyak dan kardus kemasan. Kedua jenis limbah tersebut tidak dibuang begitu saja, melainkan dikumpulkan dan dijual kembali. Hasil penjualannya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan relawan dapur.

“Limbah minyak dan kardus kami kumpulkan, kemudian dijual. Dana yang diperoleh digunakan untuk menunjang kebutuhan relawan di dapur,” ujarnya, Sabtu (28/02/2026).

Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ada keluhan dari para penerima manfaat. Bahkan, menurutnya, masyarakat merasa tetap diuntungkan karena paket makanan bergizi tetap didistribusikan secara utuh selama bulan Ramadhan.

Dalam penyusunan menu, dapur SPPG Limusnunggal mengutamakan bahan pangan yang bernilai gizi tinggi dan efisien dalam distribusi. Ayam menjadi salah satu bahan utama karena mengandung protein tinggi, sementara roti dipilih sebagai sumber karbohidrat yang relatif tahan lama dan mudah didistribusikan.

Adri mengakui berbagai dinamika yang muncul selama Ramadhan menjadi bahan evaluasi internal bagi pihaknya. Namun demikian, hal tersebut tidak mengurangi komitmen dapur untuk mempertahankan kualitas menu agar tetap bergizi dan sesuai dengan anggaran yang tersedia.

“Kami tetap berupaya menjaga kandungan gizi seimbang sesuai kebutuhan penerima manfaat, tanpa mengesampingkan batasan anggaran yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Dengan komitmen tersebut, SPPG Limusnunggal menegaskan akan terus melayani para penerima manfaat dengan sepenuh hati, memastikan setiap paket makanan yang didistribusikan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memenuhi standar gizi yang dibutuhkan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Diduga Hilang Kendali, Mobil Box Pengangkut Es Krim Terguling di Tenjojaya Cibadak

0
Oplus_131072

Wratain.com || Sebuah mobil box pengangkut es krim mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tenjojaya, tepatnya di depan Perum Bolo 2, Kampung Bantar Muncang, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (28/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kendaraan jenis Isuzu Traga bernomor polisi B 9048 SXT tersebut diketahui melaju dari arah Cibadak menuju Tenjojaya. Berdasarkan informasi dari warga di sekitar lokasi, mobil diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi sebelum akhirnya sopir kehilangan kendali.

Irpan, pekerja di pabrik bakaran batu yang berada tidak jauh dari tempat kejadian, mengaku menyaksikan langsung peristiwa tersebut. Ia menuturkan kendaraan tiba-tiba oleng saat melintas dari arah atas, kemudian menghantam pagar beton pabrik yang berada di pinggir jalan.

“Dari atas lajunya cukup cepat. Tiba-tiba tidak terkendali dan langsung menabrak pagar beton,” ujarnya.

Benturan keras menyebabkan bagian kiri kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Setelah menabrak pagar, mobil box tersebut terguling dan berhenti dalam posisi terbalik di sisi kanan jalan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sopir dilaporkan selamat, namun enggan memberikan keterangan saat dimintai informasi oleh warga maupun awak media.

Insiden ini sempat menarik perhatian warga sekitar dan mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Tenjojaya tersendat beberapa saat. Sejumlah warga membantu mengamankan area dan mengatur kendaraan yang melintas sambil menunggu proses evakuasi.

Tak lama kemudian, kendaraan berhasil dievakuasi sehingga situasi lalu lintas kembali normal. Hingga berita ini disusun, kondisi di lokasi kejadian telah kembali kondusif.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Rahasia Puasa Ramadan : Jalan Kembali Menuju Allah, Turunnya Al-Qur’an sebagai Hudan dan Furqan dalam Perspektif Ma’rifatullah

0

Oleh Kang Dzikri Nur/Pengamat Sosial Keagamaan

Wartain.com || Puasa Ramadhan bukanlah sekadar ibadah lahiriah berupa menahan lapar, haus, dan syahwat. Puasa adalah undangan langsung dari Allah kepada ruh manusia untuk kembali kepada asalnya. Ketika Allah berfirman dalam hadits qudsi, “Puasa itu untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya,” maka ini adalah isyarat bahwa puasa bukan milik dimensi dunia, melainkan milik dimensi Ketuhanan.

Puasa adalah ibadah rahasia antara hamba dan Allah, karena tidak ada makhluk yang dapat memastikan apakah seseorang benar-benar berpuasa kecuali Allah. Shalat bisa terlihat, zakat bisa tercatat, haji bisa disaksikan, tetapi puasa tersembunyi dalam kesadaran batin. Inilah sebabnya puasa adalah jalan ma’rifat, karena ia membawa manusia masuk ke dalam wilayah kesunyian ruh, tempat Allah berbicara tanpa suara.

Puasa sebagai Jalan Kembali kepada Hakikat Diri

Dalam perspektif ma’rifatullah, manusia memiliki dua identitas: identitas jasad dan identitas ruh. Jasad berasal dari tanah, sedangkan ruh berasal dari Allah. Allah berfirman bahwa Dia meniupkan ruh-Nya ke dalam manusia. Ruh inilah yang merindukan Allah, sementara jasad merindukan dunia.

Puasa melemahkan jasad agar ruh menjadi kuat. Ketika lapar dan haus, dominasi jasad berkurang. Ketika syahwat ditahan, tirai-tirai material menjadi tipis. Dalam keadaan ini, ruh mulai kembali merasakan asalnya.
Lapar dalam puasa bukanlah penderitaan, melainkan pembebasan.

Karena kenyang mengikat manusia pada bumi, sedangkan lapar mengangkat manusia menuju langit kesadaran.
Para arif billah memahami bahwa kenyang adalah hijab, dan lapar adalah pembuka hijab.
Puasa adalah proses pelepasan identitas palsu menuju identitas sejati.
Identitas palsu adalah “aku jasad”.
Identitas sejati adalah “aku ruh milik Allah”.
Ketika seseorang berpuasa dengan kesadaran ma’rifat, ia tidak hanya menahan makan, tetapi ia menahan keakuannya. Dan ketika keakuan melemah, maka yang tersisa adalah kehadiran Allah.

Puasa agar Bertakwa: Kembali Sadar akan Kehadiran Allah

Allah berfirman dalam Al‑Qur’an bahwa puasa diwajibkan agar manusia bertakwa.
Takwa dalam perspektif syariat sering dipahami sebagai takut kepada Allah. Tetapi dalam perspektif ma’rifatullah, takwa adalah kesadaran penuh bahwa Allah selalu hadir.
Takwa adalah hidup dalam kesadaran Ilahi.
Puasa melatih kesadaran ini.

Ketika seseorang sendirian dan bisa saja makan tanpa diketahui orang lain, tetapi ia tidak melakukannya, itu bukan karena takut kepada manusia, melainkan karena sadar bahwa Allah melihatnya.
Inilah awal ma’rifat.

Kesadaran bahwa Allah melihat.
Kemudian meningkat menjadi kesadaran bahwa Allah hadir.
Dan puncaknya adalah kesadaran bahwa tidak ada yang wujud selain Allah.
Puasa mengikis ilusi kemandirian manusia.
Puasa menghancurkan kesombongan ego.
Puasa mengembalikan manusia kepada kehambaannya.
Karena orang yang lapar menyadari kelemahannya.
Dan ketika manusia menyadari kelemahannya, ia membuka pintu untuk mengenal kekuatan Allah.
Puasa adalah Proses Fana: Menghilangkan Diri untuk Menemukan Allah
Rahasia terdalam puasa adalah fana, yaitu lenyapnya kesadaran ego.

Ketika seseorang berpuasa secara lahir dan batin, ia tidak hanya menahan makanan, tetapi juga menahan:
– amarah
– kesombongan
– keinginan menguasai
– keinginan dipuji
– keinginan menjadi sesuatu
Semua ini adalah konstruksi ego.
Puasa menghancurkan konstruksi ini.
Ketika ego melemah, maka cahaya Allah mulai masuk ke dalam hati.

Dalam kondisi ini, manusia mulai merasakan bahwa hidup bukan miliknya.
Nafas bukan miliknya.
Tubuh bukan miliknya.
Semua milik Allah.
Inilah awal ma’rifatullah.

Karena ma’rifatullah bukan mengetahui Allah dengan pikiran, tetapi menyadari bahwa diri ini sepenuhnya milik Allah.
Puasa adalah latihan kematian sebelum mati.
Karena kematian sejati adalah lepasnya ruh dari jasad.
Dan puasa adalah latihan melepaskan keterikatan ruh dari dominasi jasad.

Turunnya Al-Qur’an sebagai Hudan dan Furqan: Cahaya bagi Ruh yang Berpuasa

Allah menyatakan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al‑Qur’an sebagai hudan (petunjuk) dan furqan (pembeda).
Ini bukan kebetulan.
Puasa membersihkan hati.
Al-Qur’an menerangi hati.
Puasa mengosongkan wadah.
Al-Qur’an mengisi wadah itu dengan cahaya.
Hudan berarti petunjuk menuju Allah.
Furqan berarti pembeda antara yang hak dan yang batil.

Tetapi dalam perspektif ma’rifatullah, furqan bukan hanya membedakan benar dan salah secara moral, melainkan membedakan antara realitas dan ilusi.
Realitas adalah Allah.
Ilusi adalah selain Allah.
Puasa membuat hati menjadi jernih, sehingga cahaya Al-Qur’an dapat dipantulkan dengan sempurna.
Tanpa puasa, Al-Qur’an hanya dibaca oleh lidah.
Dengan puasa, Al-Qur’an dibaca oleh ruh.
Inilah sebabnya orang yang benar-benar berpuasa akan mengalami transformasi kesadaran.
Ia mulai melihat dunia secara berbeda.
Ia mulai merasakan kehadiran Allah dalam segala sesuatu.
Ia mulai memahami bahwa hidup ini bukan tentang dunia, melainkan tentang kembali kepada Allah.

Puasa adalah Jalan Menghidupkan Kesadaran Kenabian

Puasa juga merupakan jalan untuk mendekati kesadaran yang dialami oleh Nabi Muhammad.
Sebelum menerima wahyu, beliau sering menyendiri, mengurangi makan, dan menjauh dari dunia.
Ini adalah bentuk puasa eksistensial.
Karena wahyu hanya turun kepada hati yang kosong dari dunia.
Puasa mengosongkan hati dari dunia.
Dan ketika hati kosong dari dunia, ia menjadi siap menerima cahaya Allah.

Dalam skala manusia biasa, puasa tidak menjadikan seseorang nabi, tetapi puasa membuka pintu untuk merasakan sebagian kesadaran kenabian.
Yaitu kesadaran kedekatan dengan Allah.
Kesadaran bahwa Allah lebih dekat daripada urat leher.
Kesimpulan: Puasa adalah Perjalanan Pulang kepada Allah
Puasa Ramadhan adalah perjalanan pulang.
Pulang dari jasad menuju ruh.
Pulang dari ego menuju kehambaan.
Pulang dari dunia menuju Allah.

Ketika seseorang berpuasa secara lahir dan batin, ia mengalami transformasi eksistensial.
Ia tidak lagi hidup untuk dunia.
Ia hidup dalam Allah.
Inilah rahasia mengapa Allah berfirman, “Puasa itu untuk-Ku.”
Karena dalam puasa, manusia meninggalkan dirinya.
Dan ketika manusia meninggalkan dirinya, ia menemukan Allah.
Puasa adalah pintu ma’rifat.
Puasa adalah jalan fana.
Puasa adalah jalan kembali kepada asal.
Dan asal segala sesuatu adalah Allah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)