26.7 C
Jakarta
Minggu, Juli 12, 2026
Beranda blog Halaman 295

Tekan Inflasi Jelang Ramadhan, Pemkot Sukabumi Laksanakan Gerakan Pangan Murah

0

Wartain.com || Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan 2026, Pemerintah Kota Sukabumi mengambil langkah antisipatif untuk menekan gejolak harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di tujuh kecamatan.

Program ini dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, dengan melibatkan Koperasi Merah Putih (KMP), jaringan swalayan, serta pelaku usaha lokal.

Salah satu titik pelaksanaan GPM berlangsung di Taman Cikondang, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, pada Jumat (6/2/2026). Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli beragam komoditas pangan strategis, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai, bawang merah dan bawang putih, hingga berbagai produk olahan, dengan harga di bawah pasaran.

Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Adrian Hariadi, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga sekaligus menahan laju inflasi menjelang Ramadhan.

“Melalui GPM, kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mengakses pangan dengan harga terjangkau. Inflasi di Kota Sukabumi saat ini cukup tinggi, sehingga kegiatan ini diharapkan mampu menekan dampaknya,” ujar Adrian.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan, baik dari sisi ketersediaan, keterjangkauan harga, maupun kualitas produk yang dijual kepada masyarakat.

Dengan digelarnya Gerakan Pangan Murah di seluruh kecamatan, Pemkot Sukabumi optimistis stabilitas pasokan dan harga pangan dapat terjaga, sekaligus membantu meringankan beban masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Tragis, Bocah Perempuan 6 Tahun di Sukabumi Tertembak Senapan Angin Rakitan

0

Disclaimer! Berita ini tidak untuk ditiru 

Wartain.com || Seorang bocah perempuan berusia enam tahun di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, harus berjuang melawan maut setelah tertembak senapan angin rakitan jenis PCP (Pre-Charged Pneumatic). Insiden tragis itu terjadi pada Jumat (6/2/2026) siang dan menyebabkan peluru kaliber 4,5 milimeter menembus kepala korban.

Korban berinisial SH mengalami luka tembak berat di bagian kepala. Hingga saat ini, ia masih dirawat secara intensif di ruang ICU RS Betha Medika Cisaat, Sukabumi, dalam kondisi kritis dan belum sadarkan diri.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di Kampung Bobojong Cijagung, RT 21 RW 09, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit.

Menurut keterangan kepolisian, insiden bermula ketika ayah sambung korban, S (35), tengah membersihkan sekaligus memperbaiki senapan angin PCP di depan rumah. Tanpa disadari, senjata tersebut masih berisi peluru.

“Saat popor senapan angin dilepas, senjata tiba-tiba meletus. Pada saat itu korban berada tepat di depan laras, sehingga peluru mengenai pelipis bagian atas dan menembus ke belakang kepala,” ujar Ade Ruli, Sabtu (7/2/2026).

Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kadudampit oleh ayah sambungnya. Namun, karena luka yang dialami cukup serius, petugas medis bersama aparat desa segera merujuk korban ke RS Betha Medika Cisaat untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

“Kondisi korban saat ini masih kritis dan dirawat intensif di ruang ICU,” ungkap Ade.

Pihak kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian serta rumah sakit. Polisi mengamankan senapan angin PCP sebagai barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi. Ayah sambung korban telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan guna mendalami dugaan unsur kelalaian.

“Terduga pelaku sudah diamankan dan sedang diperiksa oleh penyidik. Penanganan perkara selanjutnya dilimpahkan ke Satreskrim Polres Sukabumi Kota,” jelasnya.

Sementara itu, diketahui korban belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Pemerintah Desa Gedepangrango saat ini tengah membantu proses pengurusan administrasi jaminan kesehatan untuk mendukung kebutuhan perawatan korban.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Wujud Sinergi Polri dan Masyarakat Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Pameungpeuk Tanam Jagung

0

Wartain.com || Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Polsek Pameungpeuk Polresta Bandung melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak di Kabupaten Bandung. Penanaman jagung kali ini dilakukan di Kampung Lampegan, Desa Bojongkunci, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung.

Pada kesempatan itu, Kapolsek Pameungpeuk Kompol Asep Dedi, S.H., M.H., turun langsung bersama unsur Muspika Kecamatan Pameungpeuk menanam jagung di lahan Ketahanan Pangan Polsek Pameungpeuk Polresta Bandung dan Petani di Kampung Lampegan. Tak sendiri, para personel Polri juga turun ikut bersama warga masyarakat setempat, para petani, menanam jagung dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional untuk jadikan Indonesia Swasembada Pangan.

“Penanaman jagung ini wujud sinergi Polri dan Masyarakat dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Dimana Polsek Pameungpeuk Polresta Bandung menyiapkan 30 kilogram bibit jagung dan akan ditanam pada lahan seluas 2 hektar oleh masyarakat bersama Kepolisian,” ujar Kapolsek Pameungpeuk Kompol Asep Dedi, S.H., M.H., dalam keterangan resminya, Sabtu (7/2/2026).

Kapolsek Pameungpeuk Polresta Bandung menuturkan, ini juga sebagai bentuk sinergitas antara Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian serta meningkatkan produktivitas pangan di wilayah Kecamatan Pameungpeuk.

“Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” kata Kompol Asep Dedi.

Tak hanya proses tanam, Kepolisian akan terus ikut mengawasi dan memberikan pendampingan dalam proses pertanian jagung hingga waktu panen. Terutama didalam pemenuhan kebutuhan pupuk agar hasil panen yang diperoleh nanti bisa maksimal dan membantu dalam Ketahanan Pangan Nasional.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ape)

Borneo FC Curi Tiga Poin di Lampung Usai Taklukkan Bhayangkara 2-1

0

Wartain.com || Borneo FC Samarinda sukses mencuri tiga poin saat bertandang ke markas Bhayangkara Lampung FC setelah menang dengan skor 2-1 pada lanjutan kompetisi Liga 1, di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu 7/2/2026.

Kemenangan tim tamu ditentukan melalui dua gol yang dicetak Komang pada menit ke-49 dan Ikhsan Nul pada menit ke-77. Menariknya, kedua gol tersebut menjadi gol perdana masing-masing pemain bersama Borneo FC di kompetisi resmi musim ini.

Sementara itu, Bhayangkara Lampung FC sempat unggul lebih dulu lewat gol Privat pada masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit 45+3.

Secara statistik, Borneo FC tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dengan catatan 54 persen, berbanding 46 persen milik tuan rumah. Tim Pesut Etam juga unggul dalam akurasi umpan dengan persentase 89 persen dari 443 percobaan, sedangkan Bhayangkara mencatatkan akurasi 78 persen.

Bhayangkara Lampung FC melepaskan 12 tembakan dengan tiga mengarah ke gawang, sementara Borneo FC mencatatkan 11 tembakan dengan enam tepat sasaran. Meski kalah dalam jumlah sentuhan di kotak penalti lawan, Borneo FC tampil efektif dan mampu memaksimalkan peluang yang ada.

Hasil ini membuat Borneo FC membawa pulang tiga poin penting dari Lampung dan menempel ketat Persib Bandung di puncak klasmen, sementara Bhayangkara Lampung FC harus menerima kekalahan meski sempat memimpin di babak pertama.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Bupati Sukabumi Terima Penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI

0

Wartain.com || Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 100 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Sukabumi. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian PNS selama 10, 20, hingga 30 tahun masa kerja.

Penghargaan kehormatan dari Presiden Republik Indonesia ini diserahkan langsung oleh Bupati Sukabumi di Pendopo Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asep Japar mengajak para PNS untuk terus meningkatkan kinerja dan dedikasi mereka dalam melayani masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghargai dan menghormati kontribusi PNS dalam pembangunan daerah. Saya berharap para penerima penghargaan dapat terus meningkatkan kinerja dan dedikasi mereka,” ujar Bupati Asep Japar.

Penghargaan Satyalancana Karya Satya diberikan kepada PNS yang telah menunjukkan kinerja yang baik dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya. Penghargaan ini juga merupakan motivasi bagi PNS lainnya untuk terus meningkatkan kinerja dan kontribusi mereka dalam pembangunan daerah.

Dengan diterimanya penghargaan ini, Bupati Sukabumi berharap dapat meningkatkan semangat dan motivasi PNS dalam melayani masyarakat. “Kita harus terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tambah Bupati Asep Japar.

Dalam acara tersebut, Bupati Sukabumi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh PNS yang telah bekerja keras dalam membangun Kabupaten Sukabumi. “Terima kasih atas kerja keras dan dedikasi kalian, semoga Kabupaten Sukabumi semakin maju dan sejahtera,” tutup Bupati Asep Japar.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Timnas Bulu Tangkis Putri Terhenti di Semifinal Usai Kalah dari Korea

0

Wartain.com || Tim nasional bulu tangkis putri Indonesia harus mengakhiri langkahnya di babak semifinal Badminton Asia Team Championships 2026 setelah takluk dari Korea Selatan. Pertandingan semifinal tersebut berlangsung di China, pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Indonesia kalah dengan skor 1-3 dari Korea. Pada partai pertama, tunggal putri Thalita R. Wiryawan belum mampu membendung permainan Kim Ga Eun dan harus menyerah dua gim langsung dengan skor 5-21, 4-21. Kekalahan kembali dialami Indonesia pada partai kedua melalui ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang kalah dari Baek Ha Na/Kim Hye Jeong dengan skor 14-21, 10-21.

Harapan Indonesia sempat terbuka di partai ketiga setelah Ni Kadek Dhinda A. P. berhasil meraih kemenangan atas Park Ga Eun dengan skor 21-14, 21-13, sekaligus memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Namun, Korea memastikan kemenangan pada partai keempat. Ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus mengakui keunggulan pasangan Lee Seo Jin/Lee Yeon Woo melalui pertarungan dua gim ketat dengan skor 19-21, 19-21. Dengan hasil tersebut, laga kelima tidak perlu dipertandingkan.

Kekalahan ini membuat Indonesia gagal melaju ke partai final, sementara Korea Selatan berhak melangkah ke babak puncak Badminton Asia Team Championships 2026.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Aksi Humanis Viral, Brigadir Abdurahim Diganhjar Hadiah Umrah dari AKBP Ardian Satrio Utomo

0

Wartain.com || Ketulusan yang lahir dari kepedulian sosial akhirnya berbuah manis. Brigadir Abdurahim, anggota Unit Patroli Polsek Warudoyong, Polres Sukabumi Kota, menerima penghargaan istimewa berupa hadiah ibadah umrah dari mantan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ardian Satrio Utomo.

Penghargaan tersebut diberikan menyusul aksi humanis Brigadir Abdurahim yang viral di media sosial, saat dirinya berbagi kepada warga kurang mampu tanpa pamrih. Hadiah umrah itu diserahkan langsung oleh AKBP Ardian dalam rangkaian kegiatan farewell parade di halaman Mapolres Sukabumi Kota, Jumat (6/2/2026).

Suasana haru menyelimuti upacara ketika nama Brigadir Abdurahim dipanggil ke depan barisan. Polisi yang akrab disapa Pa Rahim itu tampak terdiam sejenak, menundukkan kepala, dan menyeka air mata. Ia mengaku tak pernah membayangkan aksi sederhana yang ia lakukan akan mendapat apresiasi sebesar ini.

Dalam sambutannya, AKBP Ardian menilai tindakan Brigadir Abdurahim merupakan cerminan nyata nilai-nilai kemanusiaan yang seharusnya melekat dalam setiap anggota Polri.

“Apa yang dilakukan Brigadir Rahim menunjukkan wajah Polri yang humanis dan peduli. Tindakan seperti ini yang harus terus kita rawat dan teladani,” ujar Ardian.

Ia menambahkan, perbuatan baik yang dilakukan dengan niat tulus akan selalu menemukan jalannya sendiri untuk memberi dampak positif. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar hadiah, melainkan bentuk pengakuan institusi terhadap dedikasi dan kepedulian anggotanya kepada masyarakat.

Sementara itu, Brigadir Abdurahim dengan suara lirih mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diterimanya. Ia menegaskan, niat awalnya hanyalah membantu sesama, tanpa pernah berharap imbalan apa pun.

“Saya hanya ingin berbagi dan meringankan beban orang lain. Tidak pernah terpikir akan mendapat penghargaan sebesar ini,” ucapnya singkat.

Farewell parade tersebut sekaligus menjadi momen perpisahan AKBP Ardian Satrio Utomo dengan seluruh personel Polres Sukabumi Kota, menandai berakhirnya masa tugasnya sebelum melanjutkan pengabdian di penugasan yang baru.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Erwan Hermawan Kemenag: GEMA Jadi Wadah Pengembangan Kepemimpinan Siswa Madrasah Aliyah Sukabumi

0

Wartain.com || Gebyar Madrasah Aliyah (GEMA) ke-6 tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Forum OSIS Madrasah Aliyah Kabupaten Sukabumi menjadi sarana strategis dalam pengembangan minat, bakat, prestasi, serta karakter peserta didik Madrasah Aliyah.

Kegiatan ini berpusat di Gedung Pusbangdai Cikembang, Cikembar, Sabtu 7 Februari 2026, yang diikuti oleh seluruh MA se Kabupaten Sukabumi.

Hal tersebut disampaikan Erwan Hermawan, JFU Kesiswaan pada Seksi Pendidikan Madrasah Kementrian Agama Kabupaten Sukabumi, yang menegaskan bahwa kegiatan GEMA merupakan salah satu event penting yang didukung oleh Kementerian Agama sebagai bagian dari program pembinaan kesiswaan.

“Kegiatan Gebyar Madrasah Aliyah ini sudah yang ke-6. Secara perencanaan seharusnya dilaksanakan tahun 2025, namun baru dapat terselenggara pada tahun 2026. Meski demikian, esensi dan tujuan kegiatan tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan minat dan bakat peserta didik Madrasah Aliyah harus difasilitasi melalui kegiatan yang terprogram dan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan satu event yang secara rutin mampu mewadahi potensi serta prestasi siswa.

“Selain KSM, Aksioma, dan Crossmart, GEMA menjadi salah satu wadah penting yang memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta kepemimpinan,” jelasnya.

Erwan menambahkan, dari sisi regulasi, kegiatan GEMA telah menjadi bagian dari pengembangan kesiswaan Madrasah Aliyah. Seluruh pengawas madrasah, KKMA, serta kepala Madrasah Aliyah didorong untuk turut memberikan pendampingan dan dukungan.

“Dukungan diberikan baik secara moral maupun partisipasi langsung, salah satunya dengan mengirimkan peserta didik dan pengurus OSIS untuk terlibat aktif dalam kegiatan ini,” katanya.

Meski diakui terdapat kendala pada penyesuaian waktu dengan padatnya agenda madrasah, Erwan menilai peran dan partisipasi seluruh pihak sejauh ini sudah berjalan optimal.

“Secara umum dukungan sudah sangat baik, baik dari pengawas, KKMA, maupun kepala madrasah. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pengembangan kesiswaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Erwan menegaskan bahwa GEMA menjadi sarana pembentukan kepemimpinan siswa Madrasah Aliyah agar ke depan mampu berkontribusi nyata di tengah masyarakat.

“Target kita, lulusan Madrasah Aliyah tidak hanya memiliki kemampuan keagamaan, tetapi juga mampu bertransformasi, berdampak, dan bermanfaat bagi lingkungan serta bangsa,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi inisiatif dan kreativitas para pengurus Forum OSIS Madrasah Aliyah Kabupaten Sukabumi dalam menyelenggarakan GEMA secara mandiri dan kolaboratif.

“Kami memberikan arahan, tetapi secara teknis kegiatan ini digerakkan oleh para pengurus Forum OSIS. Inisiatif, inovasi, dan kemampuan komunikasi mereka patut diapresiasi sebagai bagian dari pembentukan jati diri generasi muda madrasah,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

SPPG Cidadap, Gelar Korve Tindak lanjuti Intruksi Presiden Prabowo

0

Wartain.com || Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cidadap, Desa Cidadap Kec. Cidadap, Kab. Sukabumi, melakukan kegiatan Korve untuk menjaga lingkungan tetap bersih, steril, rapi, dan nyaman. Seluruh karyawan berpartisipasi aktif dengan semangat gotong royong, mencerminkan komitmen terhadap kebersihan dan lingkungan kerja. Sabtu (7/3/2026).

Diketahui, kegiatan kerja bakti ini juga diikuti oleh seluruh SPPG se-Indonesia. Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) hari Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Abdu, selaku kepala SPPG. Bersih-bersih ini meliputi gudang, halaman serta penataan lingkungan sekitar fasilitas.

Abdu menegaskan, komitmennya dalam menciptakan lingkungan operasional yang higienis. “Kerja bakti seperti ini sangat perlu dilakukan oleh setiap dapur, agar kualitas terjaga guna mendukung kelancaran terhadap pelayanan masyarakat penerima manfaat,” tutur Abdu.

Kegiatan Korve tersebut tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kedisiplinan dan rasa tanggung jawab seluruh pegawai terhadap fasilitas yang digunakan setiap hari.

Dengan lingkungan yang bersih dan steril, risiko kontaminasi dapat ditekan, sehingga keamanan pangan tetap terjaga bagi seluruh penerima manfaat.

Abdu menegaskan, “Kebersihan bukan hanya soal hari ini, tetapi tentang bagaimana kita menjaga kepercayaan masyarakat. Ketika dapur dan lingkungan terawat, itu mencerminkan kesungguhan kami dalam melayani dengan hati dan memastikan setiap bantuan yang keluar benar-benar layak dan aman dikonsumsi.” tegas Abdu.

Dengan sinergi seluruh karyawan dan komitmen pimpinan, SPPG Cidadap optimistis dapat memberikan pelayanan yang semakin berkualitas, sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Kuatkan Silaturahmi dan Pembinaan Atlet jadi Semangat Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026

0

Wartain.com || Ratusan atlet tenis meja dari Kabupaten dan Kota Sukabumi mengikuti Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026 yang digelar di Kampung Cibolang Kidul RT 33 RW 08, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/2/2026).

Turnamen tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembinaan atlet, dengan mempertandingkan sejumlah kategori dan diikuti ratusan peserta dari berbagai klub tenis meja.

Ketua Panitia Penyelenggara, Mahdi Abdul Hadi, mengatakan bahwa Turnamen Tenis Meja Bupati Cup tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, melainkan sebagai wadah memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan semangat untuk terus berkembang.

“Turnamen ini bukan hanya mencari juara, tetapi menjadi panggung kebersamaan, sportivitas, serta motivasi bagi para atlet untuk terus maju,” ujarnya.

Mahdi menjelaskan, turnamen ini diikuti sekitar 500 atlet yang terbagi ke dalam tiga divisi, yakni Divisi D sebanyak 350 atlet, Divisi C sebanyak 150 atlet, dan Divisi A sekitar 20 atlet. Para peserta berasal dari 34 persatuan tenis meja se-Kabupaten dan Kota Sukabumi. Turnamen berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026.

Dirinya mengajak seluruh atlet untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, serta mematuhi peraturan yang berlaku.

“Setiap pukulan adalah simbol kerja keras. Kemenangan sejati bukan hanya soal piala, tetapi tentang karakter, disiplin, dan kebanggaan. Mari jadikan turnamen ini meriah, suportif, dan penuh energi positif,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H Asep Japar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan olahraga di daerah, termasuk cabang olahraga tenis meja.

Bupati berharap, melalui turnamen seperti ini akan lahir bibit-bibit atlet muda berkualitas yang mampu mengharumkan nama Sukabumi di tingkat nasional maupun internasional.

Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026 dibuka langsung oleh Bupati Sukabumi. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bola servis pertama oleh Bupati sebagai simbol dimulainya pertandingan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)