26.7 C
Jakarta
Jumat, Mei 15, 2026
Beranda blog Halaman 600

Tumbuhkan Disiplin dan Cinta Tanah Air, Siswa SMAN 1 Jampangtengah Ikuti Pelatihan Bersama TNI

0

Wartain.com || Ratusan siswa SMAN 1 Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, mengikuti pelatihan kedisiplinan dan karakter yang digelar oleh Koramil 0622-07/Jampangtengah. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di kawasan Jalan Raya Panumbangan, Desa Cijulang, ini menjadi bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Dalam pelatihan tersebut, para siswa dibekali dengan berbagai materi mulai dari Peraturan Baris Berbaris (PBB), wawasan kebangsaan, keterampilan bertahan hidup (survival), hingga pembinaan karakter dan etika. Kegiatan ini bertujuan memperkuat mental dan sikap nasionalisme generasi muda di tengah arus globalisasi.

Danramil Jampangtengah, Kapten Inf. Budi Hadi Triyadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi sarana untuk membentuk fondasi kepribadian pelajar agar lebih disiplin dan mencintai bangsa. “PBB melatih keteraturan dan kedisiplinan. Wawasan kebangsaan kami tanamkan agar mereka memahami bahwa Indonesia ini luas, dan mereka bagian penting dari masa depan bangsa,” ujarnya, Jumat (9/5/2025).

Budi juga menyoroti tantangan generasi muda yang kini banyak terpengaruh oleh media sosial dan budaya luar. “Kami ingin mereka kembali mengenali akar budayanya sendiri. Jangan sampai lebih hafal tren TikTok daripada sejarah bangsanya,” ucapnya.

Menurutnya, pelatihan kali ini menunjukkan hasil yang lebih positif dibanding tahun sebelumnya. Ia menilai kedekatan emosional antara siswa dan anggota TNI semakin kuat, bahkan berpengaruh pada perubahan perilaku para siswa. “Ada anak-anak yang sebelumnya kerap bolos sekolah, kini lebih tertib karena merasa segan pada Babinsa yang mereka anggap sebagai sosok panutan,” ungkapnya.

Momen kebersamaan itu pun terbukti saat para siswa secara spontan mengunjungi Koramil membawa kue ulang tahun dan bunga pada peringatan HUT TNI, tanpa ada arahan dari pihak sekolah. “Itu salah satu bukti betapa kuatnya hubungan batin yang terjalin,” tambah Budi.

Ia berharap, pelatihan semacam ini terus diperluas dan menjadi model pembinaan karakter pelajar di berbagai wilayah. “Kita ingin lahirkan generasi yang tangguh, punya integritas, dan siap bersaing secara global tanpa kehilangan identitas kebangsaannya,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Masjid sebagai Sentra Pemberdayaan, Pemkot Sukabumi Perkuat Sinergi Lewat Jumat Keliling

0

Wartain.com ||Pemerintah Kota Sukabumi kembali mempertegas komitmennya dalam menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan dan pembangunan masyarakat. Hal ini tercermin dalam kegiatan Jumat Keliling yang dilaksanakan pada Jumat (9/5/2025), di Masjid Jami At-Taufiq, Kelurahan/Kecamatan Baros.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, hadir langsung dalam kegiatan ini bersama jajaran aparatur kecamatan dan kelurahan. Kehadirannya disambut hangat oleh pengurus DKM dan para jamaah yang menyambut kegiatan ini sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap komunitas akar rumput.

Dalam laporan perwakilan DKM, Yayan Supianto menyampaikan bahwa Masjid At-Taufiq tidak hanya melayani kegiatan keagamaan, tetapi juga aktif membina madrasah dan majelis taklim. “Kami tengah mengembangkan program sarana dan prasarana, karena masjid ini menjadi pusat kegiatan warga. Dukungan dari Pemkot sangat berarti bagi kami,” tutur Yayan.

Wakil Wali Kota menanggapi dengan apresiasi dan menjelaskan bahwa masjid dapat menjadi mitra penting pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan. Ia menyampaikan beberapa agenda strategis yang diusulkan Pemkot dalam Musrenbang Jawa Barat 2025, termasuk perluasan wilayah Kota Sukabumi untuk mendukung potensi pertumbuhan yang lebih luas.

“Perluasan wilayah mencakup Susukecir, Sukabumi, Gunungguruh, Kadudampit, dan Cisaat. Hal ini dibutuhkan karena terbatasnya sumber daya di wilayah kota saat ini,” ujar Bobby.

Ia juga menyoroti rencana pembangunan infrastruktur seperti jalan lingkungan, pembangunan 300 unit rumah layak huni, perluasan program BPJS Ketenagakerjaan, dan penanganan sampah berbasis wilayah. Semua ini, menurutnya, memerlukan kolaborasi dengan masyarakat, termasuk peran aktif DKM dan masjid.

Acara ditutup dengan penyerahan santunan simbolis kepada pengurus DKM, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi masjid dalam membina kehidupan sosial-keagamaan yang harmonis di Kelurahan Baros.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, Pemerintah Kota Sukabumi berharap masjid dapat menjadi simpul perubahan—menggerakkan masyarakat, menyerap aspirasi, dan menjadi bagian dari solusi bagi pembangunan Kota Sukabumi yang lebih bercahaya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Berkah Musim Haji, Hanya Berjualan Permen Jahe Duding Berhasil Raup Omset Jutaan Rupiah

0

Wartain.com || Acara pelepasan calon jemaah haji setiap tahun, merupakan salah satu ajang meraup untung bagi para Usaha Kecil Mikro (UKM) di Kabupaten Sukabumi.

Tidak terkecuali Duding Badrudin (44), warga Kp Pondok Leungsir, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, yang sengaja datang ke Pusbangdai Cikembang untuk berjualan.

Ia berjualan permen jahe keliling di sekitar Pusbangdai, kepada pengunjung yang mengantar Calhaj. Duding mengatakan permen jahe yang dijualnya bisa menghasilkan ratusan hingga jutaan  rupiah selama 2 hari.

“Kalau hari biasa saya hanya menjual sekitar 7 Kg, namun kalau di acara yang ramai seperti ini saya bisa habis 30 kg bahkan lebih,” tuturnya kepada jurnalis wartain.com Jumat 09/05/2025.

Berkah Musim Haji, Hanya Berjualan Permen Jahe Duding Berhasil Raup Omset Jutaan Rupiah (foto : Intan)

Ia mengaku sudah hampir 15 tahun berjualan namun tidak hanya permen jahe saja, kadang perabot, mainan bahkan yang lainnya.

“Selain jualan keliling saya juga suka menyimpan diwarung-warung sekitar, permen jahe ini saya ambil dari pihak lain, sistem jual putus,” tegasnya.

“Saya berharap kedepan jualan saya lebih ramai lagi, tidak hanya karena ada acara seperti ini, namun dihari biasa pun saya ingin lebih dari biasanya,” pungkas Duding.***

Foto : Intan

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

435 Jemaah Calon Haji Kloter 19 dari Ciamis Resmi Diberangkatkan

0
Oplus_131072

Wartain.com || Suasana haru dan khidmat menyelimuti Gedung KH. Irfan Hielmy, Islamic Center Kabupaten Ciamis, saat 435 jemaah calon haji kloter 19 tahun 1446 H/2025 M dilepas secara resmi oleh Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, pada Jum’at (9/5) pagi. Dari 435 Jemaah calon haji tersebut merupakan bagian dari total 1.119 jemaah calon haji Kabupaten Ciamis yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Embarkasi Asrama Haji Bekasi.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan pesan hangat dan penuh harap kepada seluruh jemaah. Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin, terutama dalam mengikuti jadwal dan arahan dari ketua rombongan masing-masing. “Bapak Ibu pasti sudah memiliki ketua rombongan, dan waktu keberangkatan telah ditentukan bersama. Jangan sampai ada yang terlambat dan tertinggal,” pesannya.

Lebih lanjut, Bupati juga mendoakan agar seluruh jemaah senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. “Alhamdulillah, cuaca di Makkah hari ini cukup bersahabat—tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Semoga ini menjadi kemudahan bagi Bapak Ibu dalam menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

435 Jemaah Calon Haji Kloter 19 dari Ciamis Resmi Diberangkatkan (foto : Ape)

Ia juga menegaskan bahwa seluruh materi pembekalan yang diterima sebelumnya akan sangat relevan dan berguna dalam praktik di lapangan. Karena itu, para jemaah diharapkan untuk serius, fokus, dan selalu mengikuti bimbingan dari petugas haji.

“Luruskan niat, ikhlaskan hati, dan lupakan sementara urusan-urusan duniawi di kampung halaman,” tutur Herdiat.

“Semoga Bapak Ibu semua kembali ke tanah air dalam keadaan sehat wal afiat, dan mendapatkan predikat haji yang mabrur dan mabruroh,” pungkasnya.***

Foto : Ape

Editor : Aab Abdul Malik

(Ape/Biro Ciamis)

PWI Kabupaten Sukabumi Gelar Audiensi dengan BPJS Kesehatan Bahas Berbagai Keluhan Masyarakat

0

Wartain.com || Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi melakukan audiensi dengan BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Jumat (9/5/2025). Agenda ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus kritik konstruktif terhadap kinerja BPJS dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Audiensi turut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Sukabumi yang baru, Sawal Sani Tarigan. Dalam pertemuan itu, PWI menyoroti berbagai isu yang masih menjadi keluhan masyarakat terhadap layanan BPJS.

Sekretaris PWI Kabupaten Sukabumi, Nurrudin Zain Syamsi atau yang disapa akrab Bah Anom, menyampaikan apresiasi atas diterimanya audiensi tersebut, setelah sebelumnya surat permohonan tidak mendapat tanggapan dari pimpinan BPJS sebelumnya.

“Sebagai lembaga kontrol sosial dan penyampai aspirasi masyarakat, kami menyoroti masih banyak keluhan masyarakat terkait layanan BPJS yang belum maksimal dan belum berkeadilan,” ujarnya di Kantor BPJS Kesehatan Sukabumi.

Bah Anom mempertanyakan indikator keberhasilan pelayanan BPJS Kesehatan serta sejauh mana fungsi pengawasan terhadap mitra fasilitas kesehatan (faskes) yang bekerja sama dengan BPJS.

PWI Kabupaten Sukabumi Gelar Audiensi dengan BPJS Kesehatan Bahas Berbagai Keluhan Masyarakat (foto : Aab)

“Termasuk langkah BPJS dalam menangani dugaan pemalsuan kartu BPJS yang merugikan masyarakat, serta respons terhadap tuntutan serikat pekerja pada hari buruh termasuk tindak lanjut pasca penetapan Cut Off Universal Health Coverage (UHC),” tambah Bah Anom.

Sementara itu, Dewan Penasehat PWI Kabupaten Sukabumi, Aam Abdul Salam, S.Ag, menekankan pentingnya sinergi antara PWI dan BPJS Kesehatan dalam membangun literasi publik terkait pelayanan kesehatan.

“Peran PWI adalah memberi literasi kepada masyarakat, terutama mengenai hak kewajiban mereka atas jaminan kesehatan yang disediakan negara melalui BPJS. Visi-misi BPJS harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Aam.

Ia juga menyoroti pentingnya aspek spiritual dalam pelayanan kesehatan, di tengah tekanan efisiensi anggaran dan kritik masyarakat, khususnya buruh juga masyarakat.

“Pesan saya kepada rekan-rekan BPJS, jangan abaikan suara masyarakat. Program JKN ini menyangkut nyawa manusia, jadi perlu dijalankan dengan hati dan tanggung jawab,” pungkas Aam.***

Foto : Aab

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Lapas Cianjur Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama APH, Komitmen Wujudkan Lapas Bersih Narkoba dan Handphone

0

Wartain.com ||™Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur melaksanakan kegiatan razia dan tes urine secara gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dari berbagai instansi di Kabupaten Cianjur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, serta sebagai bentuk komitmen nyata dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan peredaran barang terlarang di dalam Lapas.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Cianjur, Eris Ramdani, kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Polres Cianjur, Kodim 0608 Cianjur, BNNK Cianjur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah awak media.

Razia dilakukan secara menyeluruh di tiga area utama, yakni Blok Tahanan, Blok Narkotika, dan Blok Wanita. Dari hasil razia, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang yang tidak seharusnya berada di kamar hunian warga binaan. Barang-barang tersebut di antaranya: 1 unit flash disk, 2 buah sabuk, 3 riped, 2 kaleng, 9 botol kaca, 1 set kartu remi, 1 selang, 1 tali, 1 kaca, 8 pisau cukur (gillette), 2 cutter, 9 paku, 1 botol, 6 sendok besi, 4 sikat gigi, dan 5 gunting kuku. Seluruh barang temuan telah diinventarisasi dan akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

Setelah razia, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine terhadap 11 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan 4 orang petugas Lapas. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruhnya *negatif*, menandakan tidak ada indikasi penyalahgunaan narkotika baik oleh WBP maupun petugas yang diperiksa.

Kalapas Cianjur, Eris Ramdani, menegaskan bahwa “Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari arahan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberantasan peredaran narkoba dan penggunaan handphone secara ilegal di dalam Lapas,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala dan acak, terutama di blok hunian yang terindikasi rawan.

Kegiatan razia dan tes urine ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan Lapas Cianjur yang bersih, bebas dari peredaran narkoba.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Calon Jemaah Haji Kabupaten Sukabumi Kloter 18 Telah Diberangkatkan

0

Wartain.com || Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi kembali memberangkatkan Calon Jemaah Haji 1446H/2025M, bertempat di Pusbangdai Cikembang, Jumat 09/05/2025.

Kloter tersebut merupakan kloter 18 Kabupaten Sukabumi dengan jumlah sebanyak 442 orang yang terdiri dari 11 rombongan dan 44 regu dilepas langsung Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi.

H Andreas berharap para calon jemaah haji sudah memahami kebijakan terbaru tentang Pelaksanaan Ibadah haji 1446 H/2025 yang diberlakukan oleh Pemerintah Arab Saudi, beserta peraturan budaya di negara tersebut.

Menurutnya Semua Calon Jemaah haji  harus menyadari perjalanannya ke tanah suci adalah untuk ibadah.  Oleh karenanya itu laksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan sebaik baiknya.

“Perlu pula diingat bahwa dalam ibadah haji harus ditunjang dengan fisik dan mental yang kuat. Selain itu diperlukan Manajemen waktu dan kegiatan agar energi dan stamina tidak terkuras sebelum waktunya,terutama jangan sampai kondisi kesehatan dan mental menurun pada saat rangkaian ibadah mencapai puncaknya,” ungkapnya.

Calon Jemaah Haji Kabupaten Sukabumi Kloter 18 Telah Diberangkatkan (foto : Intan)

Masih dikatakan Wabup, ada beberapa hal yang harus diperhatikan para jemaah  Calon Haji diantaranya, Selama berada di tanah Suci agar menjaga Kesehatan karena suhu udara berbeda dengan tanah air dan selalu berkoordinasi dengan petugas kesehatan.

“Kedua  bangun kebersamaan dan rasa kepedulian, Jadilah duta yang baik, santun perkokoh jiwa persatuan dan kesatuan serta kembangkan jiwa solidaritas dan pupuk sikap toleransi. Selain itu, setelah kembali ketanah air jadilah penggerak Pembangunan khususnya bidang  keagamaan  dalam rangka mewujudkan Kabupaten Sukabumi Yang  Maju, Unggul, Berbudaya dan Berkah,” tambahnya.

Sementara itu Ketua PPIHD  H Abdul Manan menyampaikan bahwa calon jemaah tertua berusia 87 Tahun yaitu Ibu Mirot dan yang termuda Usia 20 tahun Siti Syahra Ramandani plus pendamping petugas kloter dan tenaga medis

“Kemudian, kloter 18 ini kita akan diberangkatkan kurang lebih jam setengah 2 siang, dan akan diterima di Embarkasi Bekasi jam 16.50 WIB,” tuturnya.

“Para calon jemaah haji akan diberangkatkan ke bandara tanggal 10 Mei jam 12.50 WIB, dan akan take off tanggal 10 Mei jam 18.50 WIB dengan menggunakan pesawat Saudi Airlines SP-5173,” pungkasnya.***

Foto : Intan

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Pajak Reklame Jadi Andalan Pembangunan, Pemkot Sukabumi Gencar Tertibkan Iklan Tak Berizin

0

Wartain.com || Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan kembali komitmennya untuk memaksimalkan potensi pendapatan daerah dari sektor reklame dengan menertibkan papan iklan yang tidak berizin. Penertiban ini tak hanya soal ketertiban administrasi, tetapi juga strategi memperkuat fondasi ekonomi kota melalui kepatuhan pajak.

Pada Jumat (9/5/2025), Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, memimpin langsung penertiban reklame ilegal di dua titik strategis, yakni Bundaran Kimia Farma dan depan Toserba Tiara. Ia didampingi oleh Kasat Pol PP Ayi Jamiat serta Camat Cikole.

Bobby menekankan bahwa pendapatan dari pajak reklame memegang peran penting dalam pembiayaan berbagai proyek pembangunan, seperti perbaikan jalan, penerangan umum, dan peningkatan fasilitas publik lainnya. “Kepatuhan terhadap perizinan bukan sekadar kewajiban hukum, tapi bentuk nyata kontribusi masyarakat terhadap pembangunan Kota Sukabumi,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau seluruh pelaku usaha dan masyarakat yang ingin memasang iklan untuk memenuhi berbagai ketentuan, mulai dari izin sewa lahan, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), izin tayang, hingga kewajiban membayar retribusi.

Sementara itu, Kasat Pol PP Ayi Jamiat mengungkapkan bahwa penertiban dilakukan berdasarkan Instruksi Wali Kota Sukabumi Nomor 1 Tahun 2025. Pemkot memberikan waktu 30 hari bagi pemilik reklame yang ditertibkan untuk melakukan koordinasi dan mengurus legalitas ke dinas terkait. Bila tidak ditindaklanjuti, tiang reklame akan diambil alih oleh pemerintah daerah.

“Ini bagian dari penguatan sistem dan ketertiban tata ruang kota. Kita ingin pelaku usaha berperan serta dalam membangun Sukabumi, salah satunya melalui pajak reklame,” kata Ayi.

Dengan penataan yang tertib dan legal, Pemkot Sukabumi berharap iklim usaha reklame bisa tumbuh secara sehat dan adil, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan kota yang berkelanjutan.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Kardinal Robert Francis Prevost Terpilih Sebagai Paus Leo XIV, ini Dia Profilnya! 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Umat Katolik di seluruh dunia memiliki Paus baru. Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat terpilih sebagai Paus ke-267 dan menjadi pemimpin Gereja Katolik di seluruh dunia. Ia menggunakan nama Paus Leo XIV. Kardinal Robert Francis menjadi Paus pertama dari Amerika Serikat dan kedua dari Benua Amerika setelah Paus Fransiskus.

Asap Putih di Kapel Sistina Tandai Terpilih Paus Baru

Pengumuman terpilihnya Paus baru ini dibacakan oleh Kardinal Protodeacon Dominique Mamberti yang muncul di balkon Kapel Sistina, Roma, Italia, pada Kamis, 8 Mei 2025 waktu setempat.

“Aku memberitakan kepadamu suka cita yang besar. Kita memiliki seorang Paus: Tuan yang Maha Terkemuka dan paling terhormat, Robert Francis, Kardinal Gereja Roma Suci Prevost yang telah memilih nama Paus XIV,” kata dia dalam tayangan di video yang ditayangkan di akun media sosial Instagram dan X Vatican News.

Dikutip dari CNN, terpilihnya Paus baru ini dilakukan setelah asap putih mengepul keluar dari cerobong Kapel Sistina. Warna asap memang menandakan seorang Paus baru sudah terpilih atau belum dalam konklaf yang diikuti 133 kardinal di seluruh dunia, termasuk Kardinal Suharyo dari Indonesia.

Sejak dimulainya konklaf pada Selasa, 7 Mei 2025, asap hitam sebanyak dua kali dikeluarkan dari cerobong kapel untuk menandakan Paus baru belum terpilih. Namun, tak perlu waktu lama, asap putih sebagai penanda Paus baru telah terpilih, sudah dirilis di hari kedua konklaf.

Paus terpilih, Kardinal Robert Prevost dari Amerika Serikat diperkenalkan. Ia menggunakan nama Paus Leo XIV. Foto: Instagram Vatican News.

Profil Paus Leo XIV

Paus Leo XIV saat ini berusia 69 tahun, Ia berasal dari Chicago, Illinois. Kardinal Robert Francis Prevost sudah memiliki pengalaman menjadi imam secara global. Sebagian besar kariernya dihabiskan dengan menjadi misionaris di Amerika Selatan dan uskup di Peru. Baru-baru ini, ia memimpin kantor Vatikan yang berpengaruh dalam pengangkatan uskup. Keterpilihannya sebagai Paus baru ini diharapkan dapat melanjutkan reformasi Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April 2025.

Dilansir dari Vatican News, Paus Leo XIV lahir pada 14 September 1955 di Chicago, Illinois, dari pasangan Louis Marius Prevost, keturunan Prancis dan Italia, dan Mildred Martínez, yang berdarah Spanyol. Ia memiliki dua saudara laki-laki, Louis Martín dan John Joseph.

Prevost menghabiskan masa kecil dan remajanya bersama keluarganya. Ia belajar di Seminari Menengah Para Bapa Augustinian dan melanjutkan studi di Universitas Villanova di Pennsylvania. Pada 1977 ia memperoleh gelar Matematika dan juga belajar Filsafat.

Pada 1 September 1977, ia masuk novisiat Ordo Santo Agustinus (O.S.A.) di Saint Louis, Provinsi Our Lady of Good Counsel Chicago. Kaul pertamanya dilakukan pada 2 September 1978. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 29 Agustus 1981, Robert Francis Prevost mengucapkan kaul khidmatnya.

Paus Leo XIV mempelajari teologi di Catholic Theological Union di Chicago. Pada usia 27 tahun, ia dikirim oleh atasannya ke Roma untuk belajar Hukum Kanon di Universitas Kepausan Santo Thomas Aquinas (Angelicum). Di Roma, ia ditahbiskan sebagai imam pada 19 Juni 1982, di Kolese Agustinian Santa Monica. Kardinal Robertus Francis Prevost menjadi Paus Agustinian pertama.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Teken Kepres Satgas Kopdes Merah Putih, Presiden Prabowo Tunjuk Ferry Juliantono jadi Ketua Pelaksana Harian  

0
Oplus_131072

Wartain.com ||  Presiden Prabowo Subianto resmi mengesahkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dalam Sidang Kabinet Terbatas di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Keppres ini menandai langkah strategis pemerintah untuk mempercepat pembangunan ekonomi berbasis desa melalui koperasi, dengan melibatkan kementerian terkait dan pemerintah daerah secara menyeluruh.

Dalam Keppres tersebut, Wakil Menteri Koperasi dan UKM (Wamenkop) Ferry Juliantono ditunjuk sebagai Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih. Sementara, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi menduduki posisi Wakil Ketua I.

Dengan struktur ini, Kementerian Koperasi dan UKM menjadi sektor utama yang memimpin pelaksanaan kebijakan strategis pembentukan Kopdes Merah Putih secara nasional.

Ferry menyampaikan, proses musyawarah desa khusus untuk pembentukan Kopdes akan digencarkan pada Mei ini di berbagai wilayah.

“Kita perkirakan akan mencapai 30 ribuan kopdes yang akan terbentuk,” ungkap Wamenkop Ferry usai sidang kabinet terbatas.

Lebih lanjut, Ferry mengungkapkan bahwa dalam sidang tersebut Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menyetujui skema pembiayaan yang akan mendukung program ini.

“Perkiraan pada Oktober mendatang, Presiden Prabowo menargetkan 1 tahun ini kopdes mulai operasional secara bertahap,” tutur Ferry.

Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih memiliki sejumlah mandat penting, di antaranya adalah memastikan pembentukan 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh Indonesia. Satgas juga bertugas merumuskan dan menetapkan petunjuk pelaksanaan serta teknis operasional koperasi desa ini, termasuk pemetaan potensi ekonomi tiap desa dan kelurahan sebagai dasar pendirian koperasi.

Selain itu, Satgas akan mengoordinasikan pendampingan Kopdes/Kel dari sisi kelembagaan, usaha, serta penguatan sumber daya manusia.

Dalam jangka panjang, Satgas ini bertanggung jawab atas pengembangan rencana bisnis koperasi desa yang meliputi layanan simpan pinjam, penyediaan sembako, fasilitas kesehatan seperti klinik dan apotek, serta infrastruktur pendukung seperti cold storage dan logistik desa.

Dengan dikeluarkannya Keppres ini, pemerintah menargetkan percepatan pembentukan koperasi desa melalui pendirian, pengembangan, hingga revitalisasi koperasi yang telah ada, guna menciptakan kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.

Satgas juga diberi wewenang menyelesaikan hambatan di lapangan dengan cepat, agar pelaksanaan program berjalan efektif.

Langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan desa, koperasi, dan pelibatan masyarakat lokal dalam pembangunan nasional. Program Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi pilar transformasi ekonomi desa yang terstruktur, produktif, dan inklusif.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)