26.7 C
Jakarta
Rabu, Juli 1, 2026
Beranda blog Halaman 89

Berawal Cekcok dengan Saudara : Perempuan di Jampangtengah Alami Luka di Kepala dan Wajah

0

Wartain.com – Seorang perempuan berinisial A (39) menjalani perawatan di IGD Puskesmas Jampangtengah, karena alami luka di wajah akibat cekcok dengan saudaranya di wilayah Nangela, Desa Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Senin (18/5/2026).

Korban datang ke Instalasi Gawat Darurat sekitar pukul 09.30 WIB dengan diantar tetangganya menggunakan sepeda motor. Berdasarkan keterangan medis, peristiwa tersebut terjadi sekitar 30 menit sebelum korban tiba di puskesmas. Dari informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban terlibat cekcok dengan saudaranya.

Dalam kejadian itu, korban mengaku dipukul menggunakan batu berkali-kali pada bagian kepala dan wajah. Meski mengalami luka, korban dilaporkan tidak kehilangan kesadaran. Saat menjalani pemeriksaan, korban mengeluhkan nyeri kepala dan mual, namun tidak mengalami muntah.

Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi umum korban dalam keadaan compos mentis dengan nilai GCS 15. Tekanan darah tercatat 160/90 mmHg, denyut nadi 98 kali per menit, dan laju pernapasan 19 kali per menit. Petugas medis menemukan luka robek sepanjang sekitar 4 sentimeter dengan kedalaman 0,5 sentimeter pada bagian pipi kanan disertai perdarahan aktif.

Selain itu, terdapat memar di pelipis kiri, lengan kiri, dahi kanan, dan bagian kepala dengan ukuran sekitar 7 sentimeter. Korban kemudian menjalani tindakan penjahitan luka sebanyak empat jahitan.

Pihak medis juga memberikan edukasi terkait antisipasi cedera kepala ringan (CKR) serta terapi obat berupa paracetamol, dexamethasone, dan amoxicillin sebelum korban diperbolehkan pulang.

Kepala Puskesmas Jampangtengah, Sofyan Efendi, membenarkan adanya penanganan terhadap korban penganiayaan tersebut. “Korban dibawa ke Puskesmas Jampang Tengah untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan medis,” ujarnya.

Sementara itu, kasus dugaan penganiayaan tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Drama Kolosal “Pajajaran Gugat” di Gedung Sate Bandung

0

Wartain.com – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menghadiri pagelaran drama kolosal “Pajajaran Gugat” yang digelar di halaman Gedung Sate, Minggu (17/5/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Tatar Sunda.

Kegiatan budaya tersebut berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah kepala daerah se-Jawa Barat, tokoh budaya, seniman, serta masyarakat dari berbagai daerah.

Hadir pula Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Sukabumi Andreas, dan Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman. Drama “Pajajaran Gugat” menampilkan kisah kejayaan dan perjuangan tanah Sunda yang dipadukan dengan musik tradisional, tari Sunda, serta tata panggung megah yang memukau penonton.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan budaya tersebut. Menurutnya, pelestarian budaya Sunda perlu terus diperkuat sebagai bagian dari identitas dan warisan leluhur.

“Budaya Sunda memiliki nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal yang harus terus dijaga. Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda diharapkan semakin mencintai budaya daerahnya,” ujarnya, Senin (18/5).

Sementara itu, Dedi Mulyadi mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan seni dan budaya Sunda sebagai bagian dari identitas bangsa di tengah perkembangan zaman.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

FLS3N SMP Kabupaten Sukabumi 2026 Resmi Digelar

0

Wartain.com – Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMP Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 resmi dibuka di SMP Negeri 3 Cibadak, Senin (18/5/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan di bidang seni, sastra, dan kreativitas.

Pembukaan berlangsung semarak dengan kehadiran peserta dari berbagai SMP di Kabupaten Sukabumi. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang menjadi bagian dari seleksi menuju tingkat lebih tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menegaskan bahwa FLS3N memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan karakter peserta didik, tidak hanya dari sisi akademik.
Menurutnya, kegiatan seni dan sastra mampu membangun rasa percaya diri, kreativitas, serta meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap budaya bangsa.

“FLS3N menjadi ruang bagi siswa untuk menampilkan potensi terbaiknya. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan memiliki semangat berprestasi,” kata Deden.

Ia menambahkan, potensi yang dimiliki pelajar Kabupaten Sukabumi perlu terus didukung agar mampu bersaing hingga tingkat provinsi maupun nasional.

Selain menjadi ajang kompetisi, FLS3N juga dinilai mampu mempererat hubungan antarpelajar serta menjadi media pelestarian seni dan budaya di kalangan generasi muda.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi turut mengapresiasi dukungan para guru, sekolah, panitia, serta orang tua yang selama ini berperan aktif dalam membina dan mengembangkan bakat siswa.

Melalui pelaksanaan FLS3N 2026, diharapkan muncul talenta-talenta muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di berbagai ajang seni dan sastra tingkat lebih tinggi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Mahasiswa Hukum NPU Raih Bronze Medal di Mandalika Essay Competition 8

0

Wartain.com – Tim mahasiswa Program Studi Hukum Nusa Putra University berhasil meraih Bronze Medal pada Mandalika Essay Competition 8 yang digelar di Lombok, 16–18 Mei 2026. Ajang nasional ini mempertemukan mahasiswa terbaik dari berbagai kampus untuk menyampaikan gagasan ilmiah dan solusi strategis bagi persoalan bangsa.

Nusa Putra University diwakili Raihan Fadhil Ramadhan, Nada Aljahra, dan Yazril Ilham. Karya mereka berjudul “Restorasi Paradigma Hukum: Dari Ekonomi Ekstraktif Menuju Keadilan Ekologis di Kalimantan sebagai Upaya Perlindungan Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Adat Menggunakan Kerangka Hukum Progresif” berhasil menarik perhatian dewan juri.

Esai tersebut menyoroti degradasi lingkungan di Kalimantan akibat model ekonomi ekstraktif yang dinilai mengabaikan keadilan ekologis dan hak masyarakat adat. Data yang diangkat menyebut deforestasi Indonesia pada 2024 mencapai 299.650 hektar, dengan Kalimantan sebagai wilayah terdampak terbesar.

Tim mencatat, sekitar 97 persen deforestasi terjadi di area konsesi atau proyek resmi. Kondisi ini memicu keresahan terhadap keberlanjutan lingkungan dan perlindungan hak masyarakat adat.

Melalui pendekatan hukum progresif, mereka menawarkan solusi berbasis ekosentrisme. Paradigma ini memandang alam bukan sekadar objek eksploitasi, melainkan subjek hukum yang perlu dilindungi.

Mereka juga menekankan pentingnya mengintegrasikan hukum adat dan prinsip Free, Prior and Informed Consent atau FPIC dalam kebijakan tata ruang dan pengelolaan hutan.

Raihan Fadhil Ramadhan mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil dari riset dan kerja tim yang panjang.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa membawa pulang Bronze Medal untuk Nusa Putra University. Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa hukum tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan nyata untuk menjawab persoalan lingkungan dan keadilan sosial di Indonesia,” ujarnya.

Nada Aljahra menambahkan, tema yang diangkat lahir dari keprihatinan terhadap konflik masyarakat adat dan kerusakan lingkungan yang masih berlangsung. Ia berharap gagasan ini dapat menjadi kontribusi kecil bagi kebijakan lingkungan ke depan.

Dosen pembimbing Muhammad Ridho Sinaga, S.H., M.H mengapresiasi capaian mahasiswanya. Ia menilai prestasi ini membuktikan mahasiswa Nusa Putra memiliki kemampuan berpikir kritis dan solutif terhadap isu nasional. Pihak kampus melalui Biro Kemahasiswaan juga menyatakan dukungan agar mahasiswa terus aktif berkarya dan berkompetisi di tingkat nasional.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Sekjen Rumah Literasi Merah Putih Apresiasi Putra Putri Sukabumi Ikuti Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi

0

Wartain.com – Sekretaris Jenderal Rumah Literasi Merah Putih, Dede Heri, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi yang mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026.

Dua pelajar yang mewakili Kabupaten Sukabumi tersebut yakni Darrel Thio Akhdan dari SMAN Cicurug dan Deby Cahaya Renisya dari SMAN 1 Parungkuda. Keduanya dinilai menjadi representasi generasi muda yang memiliki disiplin, semangat nasionalisme, serta dedikasi tinggi dalam mengharumkan nama daerah.

Menurut Dede Heri, kesempatan mengikuti seleksi Paskibraka tingkat provinsi merupakan sebuah prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi.

“Keikutsertaan putra-putri terbaik Sukabumi dalam seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Barat menjadi kebanggaan bagi masyarakat. Mereka adalah generasi muda yang membawa semangat kedisiplinan, tanggung jawab, dan cinta tanah air,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Ia menilai, proses seleksi Paskibraka bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, serta mental yang kuat sebagai calon generasi penerus bangsa.

“Rumah Literasi Merah Putih memberikan dukungan penuh dan berharap keduanya mampu memberikan hasil terbaik serta membawa nama baik Kabupaten Sukabumi di tingkat Jawa Barat,” tambahnya.

Dede Heri juga berharap para pelajar di Sukabumi dapat menjadikan prestasi tersebut sebagai inspirasi untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Generasi muda hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, semangat belajar, disiplin, dan rasa nasionalisme harus terus ditanamkan sejak dini,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)

Kemeriahan Alun-Alun Gadobangkong: Lomba Karaoke Lintas Usia Warnai Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66

0

Wartain.com – Kemeriahan memperingati Hari Nelayan Nasional Palabuhanratu ke-66 kembali menyedot perhatian masyarakat Sukabumi. Tepat pada Senin (18/5/2026), panitia menyelenggarakan lomba menyanyi karaoke yang diikuti oleh berbagai kelompok usia, mulai dari remaja hingga dewasa, sebagai salah satu agenda utama perayaan tahun ini.

Perhelatan hiburan rakyat ini dipusatkan di panggung utama yang berdiri megah di tengah-tengah Alun-alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Lokasi yang berada persis di tepi pantai ini memberikan atmosfer yang berbeda dan menambah daya tarik tersendiri bagi para penonton maupun peserta yang tampil.

Acara ini digelar dalam rangka melestarikan tradisi tahunan sekaligus memberikan ruang hiburan bagi masyarakat pesisir serta mengapresiasi budaya lokal lewat seni suara. Hari Nelayan Palabuhanratu sendiri merupakan salah satu agenda pariwisata dan budaya terbesar di wilayah tersebut yang selalu dinantikan setiap tahunnya.

Suasana di lokasi acara terasa sangat meriah sejak siang hingga malam hari. Penampilan para peserta di atas panggung tampak semakin syahdu karena ditemani langsung oleh suara deburan ombak laut selatan yang khas, menciptakan perpaduan hiburan rakyat dan keindahan alam yang memikat.

Tidak hanya terfokus pada panggung utama, antusiasme warga juga terlihat di sekeliling alun-alun. Ribuan pengunjung tampak memadati area stan-stan UMKM kuliner yang menjajakan jajanan lokal, menikmati berbagai wahana permainan anak yang menarik, atau sekadar bersantai di area terbuka sambil memandangi panorama pantai Palabuhanratu.

Seru banget acara tahun ini, panggungnya juga selalu megah di tengah Alun-alun Gadobangkong. Saya sengaja datang bareng keluarga, jadi bisa nonton yang lomba karaoke sambil jajan-jaja.” kata Rahmawati (34), salah satu pengunjung asal Cisolok yang ditemui di lokasi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Mutasi Pejabat di Polres Sukabumi, Kapolres Minta Personel Tingkatkan Integritas dan Pelayanan

0

Wartain.com – Jajaran Polres Sukabumi kembali melakukan rotasi sejumlah pejabat utama dan Kapolsek melalui upacara Penyerahan Jabatan dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di halaman Mapolres Sukabumi, Senin (18/05/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian dan diikuti para pejabat utama Polres, Kapolsek jajaran, serta personel dari berbagai satuan fungsi. Dalam kegiatan itu, beberapa posisi strategis mengalami pergantian.

Jabatan Kabag Ren diserahkan kepada AKP Harjono, S.H., kemudian jabatan Kasat Reskrim resmi berganti dari AKP Hartono, S.H., M.H. kepada Iptu Dudi Suharyana, S.H., M.H. Selain itu, jabatan Kapolsek Nyalindung kini diemban oleh Iptu Muhammad Yanuar Fajar, S.H. Prosesi sertijab berlangsung khidmat dengan rangkaian pengambilan sumpah jabatan serta penandatanganan berita acara sebagai simbol peralihan tugas dan tanggung jawab dari pejabat lama kepada pejabat baru.

Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian dalam amanatnya mengatakan, pergantian jabatan merupakan bagian dari mekanisme organisasi Polri untuk menjaga dinamika institusi sekaligus mendorong peningkatan kinerja personel.

Menurutnya, mutasi bukan hanya bentuk penyegaran organisasi, tetapi juga sarana pembinaan karier agar setiap personel mampu menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang.

“Pejabat yang mendapatkan amanah baru harus segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami kondisi wilayahnya masing-masing agar pelaksanaan tugas berjalan optimal,” ungkapnya.

Kapolres juga mengingatkan seluruh anggota Polres Sukabumi agar senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, loyalitas, serta integritas dalam menjalankan tugas kepolisian.

Ia menekankan pentingnya pelayanan humanis kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Sukabumi.

“Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, profesional, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Kegiatan sertijab berlangsung lancar, aman, dan tertib. Rotasi jabatan tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan Polres Sukabumi kepada masyarakat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Lepas Putra dan Putri Terbaik untuk Seleksi Paskibraka Jabar, Sekda Sampaikan Rasa Bangga

0

Wartain.com – Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman melepas putra san putri daerah terbaik untuk mengikuti seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Pendopo Sukabumi, Senin, 18 Mei 2026.

Putra dan putri daerah terbaik tersebut ialah Darrel Thio Akhdan dan Deby Cahaya Renisya. Mereka berasal SMAN 1 Parungkuda dan SMAN Cicurug.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda mengaku bangga adanya putra daerah yang mendapatkan kesempatan untuk menunjukan kemampuannya di tingkat Provinsi. Menurutnya, kesempatan tersebut harus dimaksimalkan.

“Ini putra putri terbaik. Berusaha semaksimal mungkin agar yang diinginkan dapat tercapai,” ujarnya.

Selain itu, Sekda pun berpesan agar para calon paskibraka itu dapat menjaga kesehatan. Termasuk mentalnya harus kuat supaya proses seleksi berjalan lancar.

“Pokoknya jangan tegang. Mental dan kesehatan harus dijaga,” ucapnya.

Sekda pun mendoakan agar para peserta seleksi ini lolos. Sehingga ada keterwakilan Kabupaten Sukabumi yang menjadi paskibraka di tingkat provinsi.

“Mari kita berdoa bersama. Semoga terpilih di tingkat provinsi,” harapnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijjah 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

0
Oplus_131072

Wartain.com – Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan penetapan ini, Hari Raya Iduladha 1447 H akan diperingati pada Rabu, 27 Mei 2026.

Keputusan tersebut diumumkan Menteri Agama dalam konferensi pers Sidang Isbat yang digelar di Kantor Kemenag, Jl. MH. Thamrin Jakarta, Minggu 17 Mei 2026. Sidang digelar untuk menentukan awal bulan Zulhijjah 1447 H.

Penetapan dilakukan berdasarkan dua metode, yaitu hisab dan rukyatul hilal. Pemantauan hilal dilakukan di berbagai wilayah Indonesia pada hari yang sama.

Sidang Isbat dipimpin langsung oleh Menteri Agama dan dihadiri perwakilan ormas Islam, Komisi VIII DPR RI, ahli astronomi, BMKG, BRIN, serta instansi terkait. Semua pihak terlibat dalam pembahasan sebelum keputusan diambil.

Data hisab menunjukkan posisi hilal saat pemantauan berada pada ketinggian 3° 17’ 33” hingga 6° 56’ 58”, dengan elongasi antara 8° 54’ 49” hingga 10° 37’ 7”. Angka ini menjadi salah satu pertimbangan dalam sidang.

Kemenag juga mengerahkan petugas untuk melakukan rukyatul hilal di 88 titik pemantauan di seluruh Indonesia. Dari laporan yang masuk, hilal berhasil terlihat di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Dua perukyat, KH. S Azka dan Zarkasi, mengonfirmasi melihat hilal dan telah disumpah oleh hakim Pengadilan Agama setempat. Kesaksian mereka memperkuat hasil hisab yang telah dihitung sebelumnya.

“Dengan demikian, berdasarkan hasil hisab serta adanya laporan rukyatul hilal yang memenuhi ketentuan, Sidang Isbat secara mufakat menetapkan bahwa 1 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026 Masehi,” ujar Menag.

Menag berharap penetapan ini menjadi acuan bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah Zulhijjah. Mulai dari puasa Tarwiyah, puasa Arafah, salat Iduladha, hingga ibadah kurban dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Ia juga mengimbau umat Islam memanfaatkan hari-hari menjelang Iduladha untuk memperbanyak ibadah. Doa turut dipanjatkan bagi jemaah haji Indonesia yang sedang berada di Tanah Suci agar diberi kelancaran dan kembali sebagai haji mabrur dan mabrurah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Desy Ratnasari Silaturahmi ke Koramil Nagrak, Bahas Kesejahteraan Prajurit dan Keluarga

0
Oplus_131072

Wartain.com – Anggota DPR RI Fraksi PAN Komisi I Desy Ratnasari menyambangi Koramil 0607/10 Nagrak, Minggu 17 Mei 2026. Kunjungan berlangsung di Aula Koramil 10 Nagrak, Kodim 0607/Kota Sukabumi.

Rombongan disambut langsung Danramil 0607/10 Nagrak Kapten Inf Maman Sulaeman beserta jajaran dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh keakraban.

Desy menyebut kunjungan ini sebagai bentuk komitmennya menyerap aspirasi langsung dari para prajurit. Ia ingin memastikan suara prajurit di Kabupaten dan Kota Sukabumi didengar hingga ke Senayan.

“Karena daerah ini merupakan daerah pemilihan saya, maka saya ingin terus hadir dan mendengar langsung aspirasi para prajurit di setiap Koramil yang ada di Kabupaten maupun Kota Sukabumi,” ujarnya.

Sebagai anggota Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan, Desy fokus mendorong peningkatan kesejahteraan prajurit. Ia menyoroti pentingnya perhatian pada tunjangan kinerja, pendidikan keluarga, hingga beasiswa bagi anak prajurit.

“Bukan hanya soal tugas negara, tetapi bagaimana prajurit dan keluarganya juga mendapatkan perhatian yang layak. Anak-anak mereka harus mendapatkan kesempatan pendidikan yang baik melalui program beasiswa,” tambahnya.

Selain soal kesejahteraan, Desy juga menekankan peran aparat teritorial sebagai garda terdepan dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat. Menurutnya, interaksi yang humanis menjadi kunci kekuatan TNI di wilayah.

“Prajurit harus mampu menganalisa kondisi masyarakat dan hadir memberikan solusi. Kedekatan dengan warga menjadi kekuatan utama aparat teritorial di masing-masing wilayah,” ungkapnya.

Danramil Nagrak, Kapten Inf Maman Sulaeman mengapresiasi perhatian yang diberikan Desy Ratnasari. Ia menilai kunjungan ini memberi motivasi bagi prajurit dan keluarga besar TNI di Nagrak.

“Kami merasa bangga dan berterima kasih atas perhatian Ibu Desy Ratnasari yang terus memperjuangkan kesejahteraan prajurit serta keluarga besar TNI,” ujarnya singkat.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan penyerahan cinderamata. Pertemuan ini diharapkan memperkuat sinergi antara DPR RI dan TNI dalam mendukung tugas-tugas teritorial di Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)