Wartain.com || Muhammad Raehan Khoiri (12), seorang penderita disabilitas asal Kota Sukabumi berhasil membuat takjub para tamu undangan yang hadir di Acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-78 Tingkat Polres Sukabumi Kota pada Senin 1/7/2024.
Rafa sapaan akrabnya berhasil menyentuh hati yang hadir dalam acara tersebut dengan suara indahnya melantunkan ayat suci Al-Qur’an.
Diketahui salah satu siswa di SLB Budi Nurani, Kota Sukabumi tersebut telah di perkenalkan dengan lantunan Al-Qur’an sejak bayi. Hingga saat ini dirinya berusia 12 tahun berhasil menghafal 15 juz Al-Qur’an.
Meski hanya mengandalkan indera pendengaran, bocah asal Sriwidari, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi tersebut mengaku tidak menemui kesulitan dalam menghafal.
“Karena dengerin saja pakai handphone waktu bayi, cuman dengerin aja kadang suka muroja’ah (mengulang hafalan), Alhamdulillah mudah, sehari muroja’ah kadang satu kali aja pas magrib cuman berapa menit paling setengah jam” kata Raehan saat ditemui di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.
Memiliki cita-cita menjadi ulama besar dirinya memiliki targer dalam satu bulan ini berhasil menghafal 30 juz Al-Qur’an.
Sementara itu Hera Yuliani (48) ibu dari Rafa mengetakan, anaknya tidak bisa melihat sejak lahir karena terkena virus rubella.
Kendati demikian Hera mengaku bangga atas pencapaian dan cita-cita Rafa. Dirinya berharap sang anak bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun orang lain.
“Bangga sih soalnya kan jarang anak biasanya cita-citanya bukan ulama mungkin dia sering melihat dari ceramah Ustadz Adi Hidayat, mungkin dia tergugah gitu dengan hafalan dia ingin menjadi ulama besar terus bermanfaat bagi orang banyak,” kata Hera.
Sang ibu mengatakan sejak bayi Rafa sudah sering di dengarkan Al-Qur’an, bahkan di usianya yang baru menginjak dua tahun, Rafa telah berhasil menghafal dua juz.
“Dia dari lahir tuh suka didengerin jadi udah biasa jadi pas udah besarnya pas udah dua tahun setengah dia kan udah (hafal) Juz Amma (juz 30) terus kita kembangkan pas sekolah tiap hari menghafal terus setoran aja di sekolah,” ujarnya.
Hera berharap ditengah keterbatasannya Rafa bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak lain. Selain itu, dirinya juga berharap Rafa bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain, serta menjadi bekal di dunia akhirat kelak.***(RAF)
