Wartain.com || Borneo FC harus menerima kenyataan pahit setelah tumbang 0-1 dari Bali United pada lanjutan BRI Super League pekan ke-12, dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda. Kekalahan ini sekaligus menghentikan catatan impresif Borneo FC yang tidak pernah kalah maupun seri dalam 11 pertandingan sebelumnya.
Gol tunggal pada laga panas tersebut dicetak oleh I Kadek Agung Widnyana pada menit ke-54, memanfaatkan peluang emas di depan gawang yang tak mampu dibendung lini pertahanan Pesut Etam. Bali United tampil disiplin dan efektif, membuat publik tuan rumah terdiam.
Berdasarkan statistik pertandingan, Borneo FC tampil dominan sepanjang laga. Mereka mencatat 59% penguasaan bola dan melancarkan 16 tembakan, dengan 4 di antaranya tepat sasaran. Namun, efektivitas menjadi persoalan besar karena tidak satu pun berbuah gol.
Sebaliknya, Bali United yang hanya mencatat 6 tembakan dan 1 tembakan tepat sasaran, justru mampu memaksimalkan kesempatan tersebut menjadi gol. Tim tamu juga tampil lebih rapih dalam bertahan, tercatat melakukan 15 pelanggaran, serta diganjar 4 kartu kuning untuk meredam serangan bertubi-tubi dari Borneo FC.
Borneo FC juga unggul dalam sisi serangan dengan 123 serangan dan 86 serangan berbahaya, jauh mengungguli Bali United yang mencatat 77 serangan dan 33 serangan berbahaya. Namun, kokohnya lini belakang Serdadu Tridatu membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Pertandingan berlangsung sengit hingga menit akhir, namun skor 0-1 tidak berubah, memaksa Borneo FC menelan kekalahan perdana musim ini. Sementara itu, Bali United pulang dengan tiga poin berharga berkat disiplin permainan dan penyelesaian akhir yang efektif.
Kekalahan ini tentu menjadi evaluasi penting bagi tim asuhan Pieter Huistra yang berambisi terus berada di papan atas klasemen BRI Super League.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep Maulana)
