26.7 C
Jakarta
Jumat, Agustus 7, 2026

Latest Posts

BPBD Kabupaten Sukabumi Edukasi Siswa SMPN 1 Simpenan tentang Mitigasi Bencana dan Pertolongan Psikologis Pertama

Wartain.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi terus mengintensifkan upaya pengurangan risiko bencana melalui edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi mitigasi bencana dan Psychological First Aid (PFA) atau Pertolongan Psikologis Pertama yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Simpenan, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan hasil kolaborasi antara BPBD Kabupaten Sukabumi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pakuan itu diikuti oleh 215 siswa, 15 guru beserta tenaga tata usaha, serta delapan mahasiswa KKN.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, melalui Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan membangun kesiapsiagaan sejak dini sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya dukungan psikologis bagi penyintas pada tahap awal setelah bencana.

Dalam pemaparannya, peserta dikenalkan dengan konsep Psychological First Aid yang mengedepankan tiga prinsip utama, yaitu Look (Lihat), Listen (Dengarkan), dan Link (Hubungkan). Melalui pendekatan tersebut, penyintas diharapkan dapat memperoleh rasa aman, ketenangan, serta terhubung dengan layanan bantuan yang dibutuhkan.

Selain materi mengenai PFA, peserta juga mendapatkan edukasi terkait berbagai potensi bencana yang berisiko terjadi di wilayah Kecamatan Simpenan. Di antaranya gempa bumi, tsunami, banjir dan banjir bandang, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, hingga cuaca ekstrem yang berpotensi memicu gelombang tinggi.

Menurut Dandi, pendidikan kebencanaan di lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk budaya sadar bencana. Dengan memahami karakteristik ancaman di daerahnya serta mengetahui prosedur penyelamatan yang benar, para pelajar diharapkan mampu bertindak lebih cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini para peserta memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi berbagai potensi bencana di lingkungan masing-masing. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang tangguh, memiliki kesiapsiagaan tinggi, serta mampu memberikan pertolongan awal, baik secara fisik maupun psikologis, kepada sesama saat terjadi bencana,” ujar Dandi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.