26.7 C
Jakarta
Jumat, September 25, 2026

Latest Posts

Dua Terduga Pelaku Bentrokan di Sukalarang Sukabumi Ditangkap Saat Bersembunyi di Cianjur

Wartain.com – Kasus dugaan bentrokan yang terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, tepatnya di KM 13,6 Cimangkok, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, mulai menemui titik terang.

Polisi menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pembacokan tersebut. Keduanya diamankan di wilayah Kabupaten Cianjur pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Sukalarang Iptu Rahmat Mulyadi mengatakan, kedua terduga pelaku ditangkap saat bersembunyi di kawasan Gunung Panyireupan, Cianjur.

“Diamankannya di wilayah Cianjur, tepatnya di Gunung Panyireupan. Mereka bersembunyi di sana dan Alhamdulillah anggota kita dibantu oleh Buser Satreskrim Polres Sukabumi Kota bisa terungkap,” kata Rahmat saat dikonfirmasi Kamis malam.

Kedua terduga pelaku diketahui merupakan warga Kabupaten Cianjur. Mereka masing-masing berinisial TW (30) dan AS.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap keduanya untuk mengungkap secara utuh kronologi, motif, serta modus dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB tersebut.

“Saat ini masih dalam pemeriksaan. Nanti setelah penyidikan kita lakukan, mungkin baru akan terang benderang kasusnya, ya,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, bentrokan tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.

Dua korban mengalami luka ringan dan diperbolehkan menjalani perawatan jalan di Rumah Sakit Hermina. Keduanya berinisial N (30) dan A (23).

Sedangkan dua korban lainnya mengalami luka berat. Korban berinisial D (28) masih mendapat perawatan di RS Hermina, sementara R (31) dirawat di RSUD R Syamsudin SH setelah sebelumnya dirujuk dari RS Hermina.

Dokter umum RS Hermina, dr. Kinanti, mengatakan korban R mengalami sejumlah cedera akibat peristiwa tersebut.

“Luka berat yang pertama tuh tuan R, dia ada multiple trauma sama ada syok perdarahan. Ada luka kan di kepala, bahu, punggung, tangan, pinggang, sama lutut,” kata Kinanti.

Sementara korban D mengalami sejumlah luka robek dan telah menjalani operasi pada Rabu (23/9/2026).

“Kalau yang D itu dilakukan penanganan di kita dari awal. Ada robekan di kepala, lengan, sama di paha. Sudah dilakukan tindakan operasi kemarin di tanggal 23 jam 14.00. Sekarang sih kondisinya stabil sih,” ujarnya.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.