26.7 C
Jakarta
Jumat, Juni 5, 2026

Latest Posts

BPC Hipmi Kota Bandung Berikan Atensi Terhadap Angka Pengangguran

Wartain.com |• Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC Hipmi) Kota Bandung memberikan atensi khusus terhadap angka pengangguran di Bandung.

Dari informasi data yang didapatkan jumlah pengangguran terbuka di Kota Bandung mencapai 100.300 orang atau 7,4 persen dari total jumlah penduduk. Angka tersebut sebenarnya menurun jika dibandingkan pada 2023 yang mencapai 116.430 orang atau 8,83 persen.

Ibrahim Imaduddin Islam Ketua Umum BPC Hipmi Kota Bandung, mengatakan, untuk menyerap tenaga kerja yang merupakan warga Kota Bandung tersebut, pengusaha yang tergabung di Hipmi akan memilih calon pekerja yang ber-KTP Kota Bandung.

“Kita tahu bahwa sebetulnya orang-orang yang di Kota Bandung ini, rata-rata yang sekolah, intelek, dan sebetulnya pintar-pintar. Jadi sebetulnya ini adalah talent-talent yang bagus,” kata Ibrahim kepada media, Minggu (29/6/2025).

Atas hal tersebut, kata dia, dalam penyerapan tenaga kerja ini pihaknya akan memprioritaskan warga yang ber-KTP Kota Bandung agar angka pengangguran terbuka bisa terus menurun.

“Cuma disalurkannya kemana, ya nanti kita insyaallah memprioritaskan untuk akhirnya bisa terserap sama pengusaha-pengusaha di bawah asosiasi kami dulu,” kata Ibrahim.

Selain itu, HIMPI juga menyatakan kesiapan penuh untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung dalam mengakselerasi penurunan angka pengangguran dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ibrahim mengatakan, Hipmi tidak sekadar menjadi wadah pengusaha muda, tetapi juga siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan ekonomi, terutama soal minimnya lapangan kerja dan akses permodalan.

“Problem utama di Bandung saat ini adalah soal ketenagakerjaan dan kewirausahaan. Hipmi hadir untuk menyambungkan solusi konkret kepada Pemkot Bandung. Kami siap turun langsung, baik melalui pelatihan, pemodalan, hingga membentuk ekosistem bisnis baru,” ucapnya.

Kata dia, Hipmi Kota Bandung memiliki 457 anggota yang telah menyerap banyak tenaga kerja dan setiap pengusaha baru bisa membuka hingga tiga lapangan kerja. Sehingga ini menjadi efek domino yang bisa menjadi solusi jangka panjang bagi Kota Bandung.

Selain itu, pihaknya juga tengah mengembangkan program Venture Builder yang menargetkan lahirnya 1.000 pengusaha muda baru di Kota Bandung serta membantu akses modal.

“Ini bentuk nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan dunia usaha bisa menciptakan lompatan besar. Hipmi tidak hanya bicara bisnis, tapi juga peran sosial dan kontribusi terhadap pembangunan daerah. Sejauh ini kita sudah menyalurkan kurang lebih Rp 2 miliar akses modal untuk pengusaha baru,” kata Ibrahim.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengatakan, pihaknya siap menggandeng Hipmi untuk mendukung program pelatihan dan pembangunan UMKM Center di 30 kecamatan sebagai bagian dari program penurunan angka pengangguran.

Ia mengatakan kolaborasi ini juga akan difokuskan pada penguatan regulasi, akses pasar, dan keterlibatan warga lokal dalam industri. Pihaknya juga menyoroti pentingnya peran dunia usaha untuk memberi prioritas kerja bagi warga Bandung.

“Mudah-mudahan program kami bisa dikolaborasikan. Termasuk kami juga akan mempermudah akses perizinan bagi para pengusaha. Karena Kota Bandung ini butuh energi baru untuk mengurangi angka pengangguran,” katanya pungkasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.