Wartain.com || Pada moment peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Persatuan Pegawai PT PLN Indonesia Power (PP-IP) dari seluruh Indonesia turun ke jalan menyuarakan aspirasi mereka. Sekitar 50 orang perwakilan dari Unit Kerja PP-IP bergabung dengan aksi di Kawasan Patung Kuda Monas Jakarta Pusat, Rabu 01/05/2024.
Diketahui, peserta aksi mendorong adanya Transisi Energi Berkeadilan, yang tidak merugikan pihak manapun.
Dalam aksinya, PP-IP menyampaikan dua tuntutan utama, yaitu :
1. Implementasi Just Energy Transition Partnership (JETP) pada sektor ketenagalistrikan.
PP-IP mendukung transisi energi menuju ekonomi hijau, namun dengan tetap menjaga kedaulatan energi nasional sesuai konstitusi.
2. Penolakan privatisasi kelistrikan.
PP-IP khawatir privatisasi akan merugikan rakyat Indonesia dengan potensi naiknya tarif listrik dan hilangnya kontrol negara atas sektor strategis ini.
Berdasarkan pantauan aksi tersebut juga dilaksanakan secara serentak di Seluruh Indonesia.
Selain di Jakarta, aksi serupa juga dilakukan oleh PP-IP di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Persatuan Pegawai Unit Kerja Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Barat 2 Palabuhanratu.

Ketua PP PLN IP Unit Kerja Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu, Deni Nugraha, menjelaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk menyuarakan aspirasi para pekerja dalam transisi energi dan menolak privatisasi kelistrikan.
“Aksi ini merupakan bentuk pengawalan agar adanya transisi energi untuk rakyat,” ungkapnya.
Deni Nugraha menegaskan bahwa transisi energi harus dilakukan secara berkeadilan dan berpihak pada rakyat.
“Listrik harus menjadi kebutuhan pokok yang terjangkau dan ramah lingkungan,” tegasnya.
Dia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal transisi energi agar bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Dukungan Manajemen PLN Indonesia Power
Sementara itu, Senior Manager UBP JPR 2 Palabuhanratu, Bowo Pramono, mewakili manajemen perusahaan, menyampaikan dukungannya terhadap aksi yang dilakukan oleh PP-IP.
“Manajemen perusahaan memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada Persatuan Pegawai atau serikat pekerja untuk melakukan diskusi. Kami harap dengan komunikasi yang baik, permasalahan-permasalahan ini bisa kita selesaikan bersama,” ujarnya.
Komitmen Menuju Masa Depan Energi yang Berkelanjutan
Aksi Serikat Pekerja PLN Indonesia Power di Hari Buruh ini menunjukkan komitmen mereka terhadap transisi energi yang berkelanjutan dan adil, serta penolakan terhadap privatisasi kelistrikan yang berpotensi merugikan rakyat Indonesia. PP-IP berharap pemerintah dapat mendengarkan aspirasi mereka dan bekerja sama untuk mewujudkan masa depan energi yang lebih baik bagi bangsa dan negara.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(SRM)
