Wartain.com – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, melakukan kunjungan kerja reses ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi, Selasa (28/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan, sekaligus meninjau secara langsung berbagai program pembinaan dan pelayanan yang diberikan kepada warga binaan.
Rombongan diterima Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, didampingi pejabat manajerial beserta jajaran pegawai. Turut hadir pula perwakilan Lapas Kelas IIA Warungkiara yang diwakili Kepala Subseksi Sarana Kerja sebagai anggota Tim Ketahanan Pangan.
Dalam kunjungan tersebut, Dewi Asmara meninjau sejumlah fasilitas yang menjadi penunjang pelayanan dan pembinaan warga binaan. Fasilitas yang dikunjungi di antaranya Wartelsuspas, Klinik Pratama beserta ruang rawat inap, Dapur SIGAP, kawasan ketahanan pangan yang meliputi peternakan ayam petelur, budidaya ikan lele, serta hidroponik pakcoy. Rombongan juga melihat kegiatan kerja pembuatan kerajinan keset dan aktivitas belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Selain meninjau sarana dan prasarana, Dewi juga berdialog langsung dengan warga binaan untuk mengetahui pelaksanaan program pembinaan, pelayanan, serta berbagai aktivitas yang dijalankan selama menjalani masa pidana.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, memaparkan profil satuan kerja beserta sejumlah capaian yang telah diraih. Ia menjelaskan, Lapas Sukabumi saat ini dihuni 527 warga binaan, sementara kapasitas ideal hanya 200 orang sehingga mengalami overkapasitas sekitar 231 persen. Meski demikian, kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga, pelayanan kesehatan berjalan optimal melalui dukungan tenaga medis dan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, sedangkan program pembinaan kepribadian, kemandirian, dan pendidikan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Menurut Budi, kehadiran Komisi XIII DPR RI menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan bagi jajaran Lapas Sukabumi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan.
“Kunjungan Kerja Reses ini menjadi perhatian dan dukungan yang sangat berarti bagi kami. Berbagai masukan yang disampaikan akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat program pembinaan warga binaan, serta mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki Lapas Sukabumi meskipun berada dalam kondisi overkapasitas,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, menyampaikan apresiasi atas kondisi Lapas Sukabumi yang dinilainya tetap bersih, tertata, dan kondusif. Ia menjelaskan, kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari upaya DPR RI memperoleh gambaran langsung mengenai pelaksanaan kebijakan pemasyarakatan di lapangan.
“Kami mengapresiasi upaya Lapas Sukabumi yang tetap mampu memberikan pelayanan dan pembinaan secara optimal. Berbagai masukan yang kami peroleh akan menjadi bahan dalam penguatan kebijakan pemasyarakatan agar semakin adaptif, humanis, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dewi juga menegaskan bahwa kunjungan kerja ini tidak hanya bertujuan melihat kondisi lapangan, tetapi juga menghimpun berbagai masukan terkait implementasi kebijakan pemasyarakatan agar menjadi bahan evaluasi di tingkat pusat.
“Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI untuk memperoleh gambaran faktual mengenai penyelenggaraan pemasyarakatan sekaligus menghimpun berbagai masukan terkait implementasi kebijakan, penguatan Balai Pemasyarakatan, peningkatan sarana dan prasarana, pelayanan kesehatan, serta pengembangan program pembinaan yang produktif,” jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi bersama jajaran manajerial Lapas Kelas IIB Sukabumi dan foto bersama sebagai simbol sinergi antara Komisi XIII DPR RI dengan Lapas Kelas IIB Sukabumi. Melalui kunjungan tersebut diharapkan kolaborasi kedua belah pihak semakin kuat dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan, pelayanan publik, serta pembinaan warga binaan agar memiliki bekal yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
