Wartain.com || Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum membimbing anak melakukan berbagai aktivitas yang positif dan bermanfaat.
Melalui edukasi dan kampanye informasi kepada masyarakat, DP3A mendorong keluarga agar lebih memperhatikan pemenuhan hak anak sekaligus mengarahkan mereka pada kegiatan yang bernilai edukatif selama Ramadhan.
Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, H. Agus Sanusi, menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan waktu yang sangat tepat untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak sejak dini.
“Bulan Ramadhan bisa menjadi sarana pendidikan karakter bagi anak. Melalui berbagai aktivitas yang positif, anak dapat belajar tentang kedisiplinan, kepedulian sosial, serta meningkatkan nilai-nilai keagamaan,” ujar Agus Sanusi, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan anak selama menjalani ibadah puasa, seperti membaca Al-Qur’an, menghafal doa-doa harian, mengikuti pesantren kilat, membantu pekerjaan rumah, hingga belajar berbagi dengan sesama melalui kegiatan sedekah.
Ia menilai, aktivitas tersebut tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga membantu menumbuhkan rasa empati, tanggung jawab, dan kemandirian pada anak.
Agus juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi serta memberikan contoh yang baik kepada anak selama menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.
“Orang tua memiliki peran utama dalam membimbing anak. Dengan pendampingan yang baik, Ramadhan bisa menjadi proses pembelajaran yang berharga bagi pembentukan karakter anak,” jelasnya.
Selain itu, DP3A Kabupaten Sukabumi terus mendorong terciptanya lingkungan yang ramah anak. Hal tersebut termasuk memastikan anak tetap mendapatkan haknya untuk bermain, belajar, dan memperoleh perlindungan meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.
Melalui upaya tersebut, DP3A berharap masyarakat Kabupaten Sukabumi dapat bersama-sama membangun generasi anak yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta terlindungi hak-haknya, sejalan dengan semangat pembangunan daerah menuju Sukabumi Mubarakah.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
