26.7 C
Jakarta
Sabtu, Januari 17, 2026

Latest Posts

Gandeng Widal TV, PWI Kabupaten Sukabumi Gelar Podcast Ketiga “Bertajuk Ruang Bicara Dimana Fakta Tidak Bisa Ditutupi”

Wartain.com || Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi kembali menghadirkan podcast edisi ketiga bertajuk Ruang Bicara, di Mana Fakta Tidak Bisa Ditutupi. Dalam episode ini, CEO PT Buana Citra Promosindo (BCP) Agus Chandra hadir sebagai narasumber untuk menjelaskan persiapan pelaksanaan Sukabumi Expo 2025 yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155 dan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ke-80, pada 19 Agustus 2025.

Podcast yang didukung Widal TV dan Lucky Kamera digelar di Kantor PWI, Komplek Gelanggang Pemuda, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Selasa (19/8/2025).

Agus Chandra mengatakan,  BCP sudah dipercaya Pemkab Sukabumi hampir 21 tahun untuk menyelenggarakan event besar daerah. Kepercayaan itu sudah dimulai sejak masa kepemimpinan dua periode Bupati Sukmawijaya dan Marwan Hamami, ketika perayaan hari jadi kepemimpinan Sukmawijaya masih dikenal dengan sebutan Pekan Raya Palabuhanratu.

“Alhamdulillah, kami kembali dipercaya pemerintah daerah untuk melaksanakan HJKS, sejak ditandatangani masa kepemimpinan Bupati Marwan Hamami hingga kini oleh Bupati Asep Japar. Tentu saja dalam perjalanan ada kekurangan, namun itu menjadi bahan evaluasi agar lebih baik,” kata Agus.

Menurut Agus, HJKS tahun ini lebih semarak dengan sekitar 15–20 rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Palabuhanratu serta beberapa wilayah. Agenda berlangsung sejak 16 Agustus hingga 30 September 2025, dengan puncak acara pada 10 September.

Salah satu acara utama adalah pesta rakyat yang diagendakan digelar pada 29 Agustus–14 September. BCP menyiapkan sarana dan prasarana bagi pelaku UMKM, komunitas seni budaya, serta pameran pembangunan dari perangkat daerah dan perusahaan daerah.

Bahkan, pada 9–14 September dijadwalkan hadir perwakilan dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat. “Insha Allah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan artis juga akan hadir,” ungkap Agus.

Disinggung sumber anggaran HJKS, Agus menegaskan, pembiayaan Sukabumi Expo tidak membebani APBD Kabupaten Sukabumi. Tahun 2024 misalnya, dana sekitar Rp750 juta diperoleh dari kontribusi swadaya juga swadana peserta swasta, perangkat daerah, dan sponsor.

“Ini bentuk kolaborasi meningkatkan perekonomian masyarakat. Dari pengalaman sebelumnya, 150 stan bisa meraup pendapatan rata-rata Rp1,5 juta per hari. Selama 20 hari, totalnya bisa mencapai Rp4,5 miliar. Dampaknya sangat positif untuk UMKM, pariwisata, hotel, dan restoran di kawasan Palabuhanratu,” jelasnya.

Ia menambahkan, tahun ini dengan kehadiran perwakilan daerah se-Jawa Barat, jumlah pengunjung diperkirakan melonjak tajam. Bahkan Bupati Asep Japar mewacanakan adanya acara khusus bertajuk Ngopi-Ngopi sebagai bagian dari pesta rakyat.

Kepala Bidang Pendidikan PWI Kabupaten Sukabumi, Achmad Zazuli, mengapresiasi konsistensi BCP yang telah lebih dari 20 tahun mendukung Pemkab Sukabumi dalam menyelenggarakan HJKS.

“Peringatan HJKS dan HUT Jabar bukan sekadar slogan, tapi momentum pesta rakyat. Kami mengajak masyarakat untuk ikut serta memeriahkan sekaligus menjaga kondusivitas. Sukabumi. Diantaranya selalu ramah menerima tamu dan pengunjung,” ujar Zazuli yang memandu podcast bersama Sekjen PWI Kabupaten Sukabumi.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.