26.7 C
Jakarta
Jumat, Juni 5, 2026

Latest Posts

Hari Lahir Pancasila 2026: Kadistan Sukabumi Tegaskan Gotong Royong Kunci Pertanian Maju dan Berkeadilan

“Nilai Pancasila harus hadir dalam setiap langkah pembangunan pertanian”:  Aep Majmudin (Foto : Distan Kabsi)

Wartain.com – Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimaknai Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi sebagai momentum memperkuat persatuan dan keadilan sosial. Dua nilai itu disebut fondasi utama pembangunan yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Aep Majmudin menegaskan, Pancasila bukan hanya dasar negara. Nilai-nilainya memiliki peran strategis dalam menggerakkan sektor-sektor pembangunan, termasuk pertanian sebagai penopang ketahanan pangan nasional.

Menurut Aep, semangat persatuan dalam sila ketiga harus hidup di keseharian. Persatuan menjadi kekuatan bangsa menghadapi tantangan pembangunan, mulai dari perubahan iklim hingga fluktuasi harga komoditas pertanian.

“Selamat memperingati Hari Lahir Pancasila 2026. Semoga semangat persatuan dan keadilan sosial terus menjadi fondasi kemajuan bangsa kita. Nilai-nilai Pancasila harus senantiasa hadir dalam setiap langkah pembangunan, termasuk dalam upaya mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Aep, Senin 1/6/2026.

Ia menilai, kemajuan pertanian tidak cukup mengandalkan teknologi dan sumber daya alam. Faktor penentu lainnya adalah kebersamaan. Gotong royong antara petani, pemerintah, penyuluh, swasta, dan masyarakat harus terus dirawat.

Kabupaten Sukabumi memiliki lahan, iklim, dan sumber daya yang potensial. Untuk memaksimalkan potensi itu, semangat persatuan dan kerja sama dijadikan modal utama meningkatkan produktivitas sekaligus menaikkan kesejahteraan petani.

Nilai keadilan sosial pada sila kelima juga menjadi sorotan. Aep menekankan, setiap kebijakan pertanian harus berpihak agar manfaatnya merata. Petani kecil, kelompok tani, hingga pelaku agribisnis hulu-hilir perlu merasakan dampak pembangunan.

“Pancasila mengajarkan pentingnya kebersamaan, saling menghormati, dan bekerja untuk kepentingan bersama. Semangat inilah yang perlu terus kita jaga agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

Dalam konteks pertanian, nilai Pancasila tercermin pada budaya lokal. Tradisi gotong royong saat tanam, panen, hingga membangun irigasi desa adalah contoh nyata sila kedua dan ketiga yang hidup di pedesaan Sukabumi.

Momentum 1 Juni menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa dibangun lewat kolaborasi. Tanpa penguatan karakter kebangsaan, program apapun akan sulit berjalan optimal karena kehilangan ruh kebersamaan.

Melalui peringatan tahun ini, Aep mengajak masyarakat menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pancasila harus menjadi pedoman saat bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk saat merencanakan pola tanam dan tata niaga hasil pertanian.

Dengan semangat Pancasila, Kadistan Sukabumi berharap pembangunan pertanian daerah melaju lebih cepat. Targetnya jelas: pertanian Sukabumi semakin maju, mandiri, berkeadilan, dan berkontribusi nyata pada ketahanan pangan nasional serta kesejahteraan petani.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.