26.7 C
Jakarta
Minggu, Maret 8, 2026

Latest Posts

IPSM Kota Sukabumi Perkuat Solidaritas Sosial, Santuni 20 Anak Yatim Piatu di Baros

Wartain.com || Upaya memperkuat solidaritas sosial di tingkat kelurahan kembali ditunjukkan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Sukabumi melalui bakti sosial di Aula Kelurahan Baros, Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini menyasar 20 anak yatim piatu sebagai penerima manfaat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi Asep Suhendrawan, Camat Baros Angga Sugia Wijaya, para lurah, serta seluruh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) se-Kota Sukabumi.

Ketua IPSM Kota Sukabumi, Ujang Fahrudin, menegaskan bahwa aksi sosial ini bukan kegiatan insidental, melainkan program rutin yang digelar setiap bulan. Dana bantuan yang dihimpun berasal dari kontribusi PSM se-Kota Sukabumi dengan total Rp3,95 juta untuk disalurkan kepada 20 anak yatim piatu.

“Ini komitmen bersama para PSM. Setiap bulan kami konsisten menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan, memandang kegiatan tersebut sebagai penguatan intervensi sosial berbasis komunitas. Ia menyebut, penanganan kemiskinan tidak hanya bertumpu pada bantuan ekonomi, tetapi juga memerlukan sentuhan sosial yang berkelanjutan.

Camat Baros, Angga Sugia Wijaya, menilai kegiatan ini menjadi momentum mempererat kepedulian antarwarga. Menurutnya, pelaksanaan di hari Jumat memberikan nilai moral dan spiritual yang semakin memperkuat semangat berbagi.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menyoroti pentingnya sinkronisasi program sosial agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia menekankan bahwa bantuan sosial harus menjadi bagian dari strategi besar penyelesaian persoalan sosial secara menyeluruh.

“Program sosial harus terintegrasi. Jangan sampai hanya bersifat seremonial tanpa dampak jangka panjang,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi tengah merancang skema pemberdayaan melalui wakaf produktif. Hasil pengelolaannya akan dimanfaatkan untuk program Qordhul Hasan sebagai instrumen pembiayaan sosial.

Menurutnya, anggaran sosial difokuskan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan mendukung program beasiswa, sementara pembangunan infrastruktur tetap bersumber dari APBD.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap angka persoalan sosial dapat ditekan secara bertahap dan berkelanjutan.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.