Wartain.com – Terungkap sudah kasus yang menjerat Kepala Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, berinisial US. Polisi menyebut US diamankan terkait dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Dalam operasi tersebut,Satresnarkoba Polres Sukabumi mengamankan US dan menemukan barang bukti berupa alat hisap sabu atau bong di kediamannya.
Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto menjelaskan, penangkapan US merupakan hasil pengembangan dari kasus dua terduga pengedar berinisial EY dan I yang lebih dulu diamankan.
“Dari hasil pengembangan, anggota menemukan adanya percakapan bahwa ada seseorang berinisial US yang sekitar satu minggu sebelumnya pernah memesan kepada EY,” kata Agus didampingi Kasat Narkoba AKP Iwan Hendi Sutisna, Kamis (6/8/2026).
Berbekal informasi itu, tim kemudian menuju rumah US di Kp. Panenjoan, Desa Tamanjaya. Saat digeledah, petugas tidak menemukan narkotika jenis sabu pada diri kepala desa tersebut.
Yang diamankan hanya bong yang diduga digunakan US untuk mengonsumsi sabu.
“Terhadap US, yang ditemukan anggota di lapangan adalah alat yang diduga digunakan untuk menggunakan narkotika jenis sabu. Itu saja yang ditemukan,” jelas Agus.
Meski barang bukti sabu tidak ada, tes urine US dinyatakan positif mengandung zat narkotika.
Dengan hasil itu, polisi menetapkan US sebagai pengguna. Ia tidak masuk dalam jaringan peredaran. Adapun EY dan I disebut masuk kategori pengedar.
“US ini merupakan pengguna murni. Berdasarkan hasil penyelidikan, yang bersangkutan tidak termasuk jaringan peredaran, namun pernah memesan dan membeli kepada EY,” terang Agus.
Untuk tindak lanjut, kasus US akan diproses melalui asesmen terpadu yang melibatkan BNNK Sukabumi, Kejaksaan, dan Polres.
Mekanisme itu untuk menentukan apakah US memenuhi syarat sebagai korban penyalahgunaan dan bisa direhabilitasi sesuai UU Narkotika.
“Ini bukan kami yang menentukan, tetapi undang-undang mengatur bahwa pengguna murni dapat dikategorikan sebagai korban penyalahgunaan narkotika yang memiliki hak menjalani rehabilitasi,” ujarnya.
Polisi juga masih menggali keterangan US yang mengaku baru pertama kali memakai narkoba.
Selain itu, penyidik tengah mendalami informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan keterlibatan keluarga US dalam penyalahgunaan narkoba.
“Kami masih melakukan pendalaman terhadap informasi tersebut,” pungkas Agus.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Saeful Usman)
