26.7 C
Jakarta
Sabtu, September 19, 2026

Latest Posts

HUT HIMPAUDI Ke-21, Pemkot Sukabumi Dorong Pembelajaran PAUD Tanpa Ketergantungan Gadget

Wartain.com – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki mendorong penguatan pembelajaran anak usia dini melalui aktivitas bermain dan belajar secara langsung. Hal ini dinilai penting di tengah tingginya penggunaan gawai dan media sosial di kalangan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Ayep Zaki saat menghadiri HUT HIMPAUDI ke-21, Workshop Creative Learning dan Fun Camp HIMPAUDI Kota Sukabumi yang mengusung tema “Nyalakan Asa, Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD” di Villa Aku Cantik, Kota Sukabumi, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Ayep, pendidikan anak usia dini memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter sekaligus mendukung tumbuh kembang anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

“Usia dini merupakan masa penting yang perlu diisi dengan aktivitas yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ucapnya.

Ayep menilai perkembangan teknologi perlu disikapi secara bijak, khususnya dalam penggunaan gawai oleh anak usia dini. Ia mendorong agar anak lebih banyak mendapatkan pengalaman belajar secara langsung melalui kegiatan yang dapat merangsang kreativitas dan kemampuan berinteraksi.

“Pendidikan yang sangat strategis di usia dini. Terutama sekarang media sosial dan gadget luar biasa.

Bagaimana ketergantungan gadget ini bisa dihindari, sehingga anak dari usia dini diperkenalkan kembali kepada pendidikan seperti sebelum-sebelumnya, menulis, menggambar, kemudian lego atau mainan-mainan,” ujar Ayep Zaki.

Ia menambahkan, pengenalan teknologi dan media sosial tetap dapat dilakukan, namun harus disesuaikan dengan tahapan usia dan kebutuhan pendidikan anak.

Selain persoalan pembelajaran, Ayep juga menyampaikan dukungan Pemerintah Kota Sukabumi terhadap pengembangan sarana pendidikan PAUD. Lembaga PAUD yang membutuhkan revitalisasi dipersilakan menyampaikan usulan melalui perangkat daerah terkait.

“2025 terdapat satu PAUD yang mendapatkan revitalisasi, sementara pada 2026 jumlahnya menjadi tujuh dan masih berpeluang bertambah sesuai usulan yang disampaikan,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Sukabumi Ranty Rachmatilah, Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kota Sukabumi beserta jajaran pengurus dan panitia, serta para pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) anak usia dini se-Kota Sukabumi.

Sementara itu, Ranty Rachmatilah mengapresiasi konsistensi HIMPAUDI yang selama 21 tahun berkontribusi dalam pengembangan pendidikan anak usia dini di Kota Sukabumi.

Menurutnya, tema “Nyalakan Asa, Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD” memiliki makna penting karena guru PAUD berada di garis depan dalam mendampingi anak pada fase golden age atau masa keemasan perkembangan.

“Para pendidik PAUD memegang peranan krusial pada fase golden age atau masa keemasan perkembangan anak, sehingga sudah sepatutnya profesi mulia ini mendapatkan kedudukan, hak, dan apresiasi yang setara dengan tenaga pendidik pada jenjang pendidikan lainnya,” ungkap Ranty.

Ranty menilai peningkatan kompetensi pendidik harus berjalan beriringan dengan upaya memperkuat pengakuan dan penghargaan terhadap profesi guru PAUD.

Para pendidik, kata dia, perlu terus menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan zaman, sekaligus memahami kebutuhan psikologis, emosional, dan kognitif anak usia dini.

Kemampuan berkomunikasi juga menjadi salah satu aspek penting. Guru dituntut menggunakan bahasa yang santun, efektif, dan mudah dipahami karena anak banyak belajar melalui apa yang mereka lihat, dengar, dan rasakan dari lingkungan sekitarnya.

Menurut Ranty, pelaksanaan workshop dan Fun Camp juga menjadi ruang bagi para pendidik untuk memperoleh pengalaman baru di luar rutinitas pembelajaran.

Selain meningkatkan kapasitas, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk bertukar pengalaman, memperkuat kebersamaan, membangun kerja sama, sekaligus menumbuhkan kembali semangat para pendidik dalam menjalankan tugas.

Sebagai Bunda PAUD Kota Sukabumi, Ranty menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antara HIMPAUDI, masyarakat, dan Pemerintah Kota Sukabumi dalam membangun ekosistem pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Ia berharap rangkaian HUT HIMPAUDI ke-21, workshop, dan Fun Camp dapat memberikan energi baru bagi para pendidik untuk terus berinovasi dalam pembelajaran dan memperkuat dedikasi dalam mendampingi anak-anak di Kota Sukabumi.

“Semoga sekembalinya dari Fun Camp ini, Ibu dan Bapak memiliki energi baru, metode pengajaran yang lebih efektif, serta dedikasi yang semakin kuat untuk ditransformasikan di lembaga pendidikan masing-masing demi melahirkan generasi Sukabumi yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.