26.7 C
Jakarta
Senin, Agustus 24, 2026

Latest Posts

KDM Siapkan Rp4,8 Miliar untuk 120 KK Korban Bencana di Sukabumi

Wartain.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menyiapkan anggaran untuk membantu warga terdampak bencana di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 120 kepala keluarga (KK) masuk dalam pendataan penerima bantuan dengan total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp4,8 miliar.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menyelesaikan persoalan warga yang hingga kini belum mendapatkan kepastian terkait tempat tinggal pascabencana.

Persoalan itu mencuat setelah sejumlah warga Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, menyampaikan keluhan melalui media sosial. Mereka mengaku masih menunggu bantuan tempat tinggal dan biaya untuk menyewa rumah setelah terdampak bencana pada Desember 2024.

Menanggapi keluhan tersebut, Dedi Mulyadi atau KDM memastikan pemerintah provinsi akan turun tangan. Meskipun bencana terjadi sebelum dirinya dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat pada 20 Februari 2025, penanganan terhadap warga terdampak tetap menjadi perhatian Pemprov Jabar.

KDM menjelaskan, bantuan yang akan diberikan tidak hanya menyasar 46 KK yang sebelumnya menyampaikan keluhan. Berdasarkan hasil pendataan, terdapat 120 KK terdampak di Kecamatan Simpenan yang membutuhkan dukungan untuk penyediaan tempat tinggal.

“Total kebutuhannya bukan 46, total kebutuhannya 120 kepala keluarga. Kalau bantuannya Rp40 juta, maka diperlukan dana yang harus disiapkan oleh pemerintah provinsi sebesar Rp4,8 miliar,” ujar KDM.

Namun, sebelum bantuan direalisasikan, Pemkab Sukabumi diminta menyiapkan lahan yang dapat digunakan untuk pembangunan rumah bagi warga terdampak.

KDM menyebut sebelumnya Pemkab Sukabumi telah mengusulkan penanganan warga terdampak kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun, karena bantuan tersebut belum terealisasi hingga kini, Pemprov Jabar memilih mengambil langkah penanganan.

“Karena mungkin sampai hari ini belum ada realisasinya, maka akan segera kami tangani, dengan catatan pemerintah kabupatennya menyiapkan tanah,” katanya.

Di sisi lain, KDM membeberkan sejumlah bantuan yang telah disalurkan Pemprov Jabar kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi sejak dirinya memimpin Jawa Barat.

Salah satunya berupa bantuan biaya hidup senilai Rp10 juta untuk masing-masing keluarga kepada 28 korban bencana di Kecamatan Simpenan. Total anggaran yang dikeluarkan untuk bantuan tersebut mencapai Rp280 juta.

Pemprov Jabar juga membangun 20 unit rumah di Kecamatan Palabuhanratu pada 2025. Rumah tersebut menggunakan konsep arsitektur Sunda dengan nilai pembangunan sekitar Rp120 juta per unit, termasuk lahan, paving block dan kebutuhan pendukung lainnya. Total anggarannya mencapai sekitar Rp2,538 miliar.

Selain itu, sebanyak 20 unit rumah dibangun di Kecamatan Nyalindung dengan nilai anggaran sekitar Rp800 juta.

Secara keseluruhan, Dedi menyebut bantuan Pemprov Jabar bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi sejak dirinya menjabat telah mencapai sekitar Rp6,093 miliar.

“Tadinya saya tidak akan menyampaikan tentang nilai-nilai bantuan yang sudah disalurkan ke warga Kabupaten Sukabumi yang terdampak bencana setelah saya mulai memimpin sebagai Gubernur Jawa Barat,” ucapnya.

Dedi menegaskan penyelesaian persoalan warga terdampak bencana membutuhkan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Menurutnya, pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat terus menunggu tanpa kepastian.

“Untuk itu mari kita sama-sama bekerja sama untuk menyelesaikan seluruh problem masyarakat ini. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyelesaikan seluruh problematika yang terjadi di masyarakat secara bersama dengan bupati dan wali kota,” tuturnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.