Wartain.com || Sebuah kios penjual bensin eceran di Kampung Cimuncang, Desa/Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, hangus dilalap api pada Rabu (15/4/2026) sore. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 17.20 WIB itu diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan di sekitar lokasi.
Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani, menjelaskan bahwa api dengan cepat membesar karena di dalam kios terdapat bahan bakar minyak (BBM) serta material bangunan yang mudah terbakar.
“Kejadiannya jam 17.20 WIB. Diduga sumber api berasal dari puntung rokok, karena di situ memang sering dijadikan tempat berkumpul atau ngetem pengemudi ojek online,” kata Dadan.
Ia menuturkan, setelah menerima laporan dari pengurus RT, dirinya langsung menuju lokasi kejadian. Saat tiba, api sudah dalam kondisi membesar dan warga tampak berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya.
“Pas saya sampai, api sudah besar. Masyarakat sempat panik dan bahu-membahu memadamkan api sebelum Damkar datang,” jelasnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran sempat berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi. Kemacetan terjadi di jalur perbatasan Desa Kebonpedes dan Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, sebelum akhirnya berangsur normal sekitar pukul 18.00 WIB setelah penanganan selesai.
Kios yang terbakar diketahui milik seorang purnabakti petugas SPBU setempat. Akibat kejadian ini, pemilik harus menerima kerugian material yang ditaksir mencapai belasan juta rupiah.
“Kalau kerugian bangunan saja diperkirakan sekitar Rp15 juta, itu belum termasuk uang atau barang lainnya yang mungkin ikut terbakar,” tutup Dadan.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
