Wartain.com || Suasana makan siang di SMPN 4 Kota Sukabumi tampak lebih semarak dari biasanya. Sebanyak 930 siswa menikmati Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan, menghadirkan pengalaman baru yang berbeda dari pola distribusi sebelumnya.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunungpuyuh Karamat, Didi Ahyadi, menjelaskan bahwa pola prasmanan ini sengaja diterapkan sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara penyelenggara MBG dan pihak sekolah. Selain itu, konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana makan yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi para siswa.
“Prasmanan ini bukan hanya soal teknis penyajian. Kami ingin program MBG memberikan kesan positif dan pengalaman yang baik bagi siswa, tanpa mengurangi standar pemenuhan gizi yang sudah ditetapkan,” ujar Didi, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, ini merupakan kali kedua MBG disajikan dengan sistem serupa. Sebelumnya, konsep prasmanan juga telah diterapkan di SMK 2 Kota Sukabumi. Didi menegaskan, pihaknya terbuka terhadap kebutuhan dan masukan dari sekolah terkait metode penyajian.
“Jika sekolah menginginkan sistem prasmanan, kami siap menyesuaikan. Yang utama adalah kandungan gizi tetap sesuai rekomendasi Badan Gizi Nasional (BGN),” tegasnya.
Adapun menu yang disediakan terdiri dari nasi putih, branded chicken sebagai sumber protein, tahu bumbu Padang, tumis brokoli dan wortel, susu pasteurisasi, serta potongan buah semangka dan melon. Menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi seimbang bagi siswa.
Melalui inovasi penyajian ini, program MBG diharapkan tak sekadar menjadi rutinitas pemberian makanan, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang menyenangkan di lingkungan sekolah.
Salah satu siswi, Seril Putri Angraina, mengaku antusias dengan konsep baru tersebut. Ia menilai sistem prasmanan membuat suasana makan lebih nyaman dan pilihan menu yang beragam turut meningkatkan selera makan.
“Senang sekali, apalagi menunya variatif jadi lebih semangat makan. Semoga ke depannya bisa terus seperti ini,” ujarnya.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
