26.7 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026

Latest Posts

Momentum Hari Demokrasi, Menolak Formalitas Membangun Substansi

Oleh : Salman Rizkatillah

Wartain.com || Peringatan Hari Demokrasi Internasional semestinya tidak hanya menjadi agenda seremonial yang penuh retorika, melainkan momentum kritis untuk meninjau kembali wajah demokrasi di Indonesia hari ini.

Demokrasi kita memang tumbuh, tetapi tidak sedikit yang menilai masih tersandera oleh kepentingan elit, politik uang, serta minimnya ruang partisipasi rakyat yang substantif. Aspirasi publik sering kali berhenti di ruang jalanan tanpa terjawab secara tuntas dalam kebijakan.

“Demokrasi hari ini harus kita dorong kembali ke akarnya: keterlibatan rakyat secara langsung dalam menentukan arah pembangunan. Jika hanya jadi milik elit, maka demokrasi kehilangan makna sejatinya,” tegas salah seorang aktivis masyarakat sipil, Senin 15/09/2025.

Momentum Hari Demokrasi harus menjadi pengingat bersama bahwa suara rakyat bukan sekadar formalitas lima tahun sekali di bilik suara. Demokrasi sejati menuntut adanya transparansi, keberanian mengkritik, serta komitmen pemimpin untuk mendengar dan menjalankan kehendak rakyat.

Di daerah seperti Garut, tantangan demokrasi terlihat nyata: rendahnya kualitas dialog antara pemerintah dan masyarakat, terbatasnya akses informasi publik, serta praktik politik transaksional yang masih membayangi. Kondisi ini perlu dijawab dengan membangun tradisi partisipasi yang lebih sehat, di mana masyarakat bukan hanya objek pembangunan, tetapi mitra kritis yang didengar.

Hari Demokrasi kali ini menjadi spirit bersama untuk tidak lagi puas dengan demokrasi prosedural. Demokrasi harus dipraktikkan sebagai budaya politik yang menegakkan keadilan, keberanian bersuara, dan keberpihakan pada rakyat banyak.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Sal/Garut)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.