26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Latest Posts

Ormas di Kota Sukabumi Geruduk Kantor Bawaslu, Minta Usut Tuntas Politisasi Agama

Wartain.com || Sejumlah massa yang tergabung kedalam organisasi masyarakat (ormas) Jihad Fii Sabilillah menggeruduk kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sukabumi, Senin (4/10/2024).

Ketua Ormas Jihad Fii Sabilillah, Kholil mengatakan, kedatangan ia dan anggotanya ke kantor Bawaslu untuk menindaklanjuti adanya dugaan praktek politisasi agama yang ada di Pilkada Kota Sukabumi.

Beberapa waktu lalu sempat ramai diperbincangkan, sebuah video yang menunjukan adanya tim sukses salah satu paslon wali kota dan wakil wali kota Sukabumi yang tengah berkampanye dan mengajak masyarakat memilih jagoannya.

Namun dalam video itu tim sukses yang berkampanye mengajak masyarakat untuk mengatakan sumpah atas nama Tuhan untuk memilih paslon tersebut.

“Mendorong supaya Bawaslu bertindak tegas memproses tentang politisasi agama salah satu paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi,” kata Kholil kepada Wartain.com.

“Harapannya kita Bawaslu itu ada komunikasi dengan MUI untuk membahas ini sehingga bisa ditindak lanjuti karena ini sudah jelas merupakan suatu bagi kami penghinaan terhadap agama kami,” lanjut Kholil.

Sebelum mendatangi kantor Bawaslu, Kholil mengaku pihaknya telah mendapat laporan dari masyarakat terkait dugaan politisasi agama tersebut yang membuat masyarakat khawatir.

“Jadi mereka (masyarakat) datang ke rumah. Mereka khawatir karena telah mengucap sumpah demi Allah, khawatir nanti kalau memilih yang lain mereka kenapa-kenapa. Jadi menurut saya ini sudah bentuk intimidasi bertopeng agama,” ujar Kholil.

Kholil menyebut, bahkan sebelumnya warga sempat diiming-imingi oleh tim sukses paslon tersebut dengan uang sebesar Rp50 ribu. “Tapi sebelum di kasih uang itu harus mengucap sumpah dulu, syahadat, terus demi Allah kalau saya berbohong berarti saya sudah membohongi Allah dan Rosul-Nya,” tukas Kholil.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Sukabumi, Yasti Yustia Asih mengatakan, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu terkait hal tersebut.

“Nanti akan kita kaji terlebih dahulu karena kita juga perlu melihat ini kan memang meresahkan di masyarakat, Sehingga harus kita lakukan pengkajian terlebih dahulu, ini bahkan harus dilihat pasal apa yang dilanggar,” ujar Yasti.

Pihaknya berkomitmen akan memproses seluruh laporan yang masuk sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kami sudah diskusi bersama dengan pimpinan, kita tunggu aja laporannya karena akan dilaporkan besok oleh Laskar Fii Sabilillah akan dilaporkan besok ke Bawaslu pukul 09.00 WIB informasinya,” singkat Yasti.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.