Wartain.com, Sukabumi || Kabupaten Sukabumi, kembali memberangkatkan jamaah haji, berpusat dari komplek Pusbangdai Cikembang, pada hari Kamis, 01/06/2023.
Sebanyak 374 calon jemaah haji yang tergabung dalam kloter 22, dilepas dan diberangkatkan dari asrama haji Cikembang pada pukul 16.00, menuju asrama haji Pondok Gede Bekasi, dan diperkirakan sampai pada pukul 20.45 ke lokasi.
Hadir dalam prosesi pemberangkatan kedua dari Kabupaten Sukabumi, Bupati Sukabumi , Kepala Kemenag , Kabag Kesra, Kasi penyelenggaraan haji dan umroh serta unsur Forkopimda lainnya.
Dalam prosesi pelepasan calhaj, Bupati Sukabumi memberikan amanat, agar semua calhaj yang berasal dari Kabupaten Sukabumi, untuk fokus beribadah sesuai tata cara haji yang sudah disampaikan oleh panitia haji daerah.

“Kita berangkat ke tanah suci bukan untuk jalan-jalan, oleh karenanya fokus ibadah harus menjadi hal utama, agar haji kita diterima oleh Allah”, katanya.
Bupati Sukabumi juga menambahkan, perjalanan religius ini harus dijadikan tolak ukur, untuk memasrahkan diri kita sepenuhnya sama sang pencipta, sehingga manasik yang sebenarnya adalah manakala kita berada di tanah suci, dipergunakan waktu kita untuk melakukan ritual yang berhubungan dengan haji.
“Selama ditanah suci supaya seluruh jamaah untuk mendoakan Indonesia khususnya Sukabumi, agar diberikan pemimpin yang seiman dengan kita, sehingga ibadah-ibadah kita tidak terganggu dengan kebijakan”, pungkasnya.
Pada sisi yang lain, prosesi pemberangkatan ini sudah menjadi budaya lokal, tatkala ada yang berangkat sudah pasti banyak yang mengantar, selain itu para pelaku UMKM juga ikut meramaikan prosesi pemberangkatan jamaah haji, sehingga lokasi Pusbangdai menjadi lautan manusia.
Kumpulan ribuan manusia musiman ini menjadi berkah tersendiri, terutama bagi para pelaku usaha kecil yang menjajakan dagangannya atau jasa lainnya.
Ditemui koresponden, salah satu pedagang bakso dan mie ayam, Parjan mengatakan, kegembiraan musim haji ini bukan hanya dirasakan oleh para calon haji, akan tetapi bagi dirinya sebagai pedagang kecil juga ikut merasakan.
“Saya sangat gembira dengan datangnya musim haji, saya dan rekan-rekan lainnya bisa berjualan disini. Alhamdulillah sehari ini saja, pendapatan saya bisa mencapai 4 jutaan”, ungkapnya.
Keberkahan musim haji seperti sekarang, terlihat dari jumlah pendapatan yang meningkat dari pendapatan sehari-hari, capaiannya bisa 4 kali lipat dibanding berdagang mangkal di kios biasa.
“Bersyukur sekali saya bisa berjualan disini, hal ini bisa membantu menambah penghasilan saya, walupun hanya satu atau dua hari berjualan, tapi penghasilan saya melebihi hari-hari biasa”, terang pedagang bakso asal Cibadak ini.
Menurut pantaun koresponden, ribuan pedagang yang memadati area Pusbangdai, bercampur baur dengan masyarakat pengantar calhaj, akibatnya kemacetan sepanjang jalan utama Cikembang tak bisa dihindarkan.
(Aab/Intan/Raika )
