26.7 C
Jakarta
Kamis, Juli 23, 2026

Latest Posts

Warung Kelontong dan Rumah Makan Padang di Parungkuda Terbakar, Dugaan Korsleting Sambung BBM Eceran

Wartain.com – Kebakaran menghanguskan dua unit bangunan di Kampung Bolang Lebak RT 01/01, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis 23 Juli 2026 pagi. Bangunan yang terbakar adalah warung kelontong dan rumah makan Padang.

Peristiwa dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi pada pukul 09.36 WIB. Warga panik melihat api sudah membesar dan mengeluarkan asap tebal.

Respon cepat dilakukan petugas. Hanya berselang 4 menit, tepat pukul 09.40 WIBntim pemadam dari Posko IV Parungkuda tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Berdasarkan data Damkar, bangunan yang terbakar adalah warung kelontong milik Bambang yang saat kejadian dihuni oleh Wawan. Di dalam warung tersebut tersimpan stok bahan bakar minyak (BBM) eceran.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik / korsleting. Percikan api kemudian menyambar stok BBM eceran sehingga api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan pada menit-menit awal.

Akibat insiden ini, sekitar 57 meter persegi dari total luas bangunan 120 meter persegi hangus terbakar. Kerusakan cukup parah pada bagian depan warung dan atap.

Satu orang bernama Eli mengalami luka bakar ringan di bagian wajah dan badan. Korban langsung mendapat pertolongan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Nilai kerugian materi masih dalam proses perhitungan oleh pihak terkait. Namun diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah mengingat banyak barang dagangan yang ikut terbakar.

Untuk pemadaman, Damkar mengerahkan 2 unit mobil pemadam. Masing-masing 1 unit dari Posko Parungkuda dan 1 unit dari Posko Cibadak sebagai bantuan.

Proses pemadaman dimulai pukul 09.41 WIB. Dengan kerja cepat petugas, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.12 WIB. Total waktu pemadaman sekitar 31 menit.

Meski mengalami kendala karena titik hidran cukup jauh dari lokasi, petugas tetap fokus melakukan penyiraman. Strategi ini berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Danpos IV Damkar Parungkuda, Acep Fatah, mengapresiasi kecepatan tim di lapangan. Menurutnya, respon cepat menjadi kunci meminimalisasi dampak.

“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penyiraman agar api tidak meluas ke bangunan di sekitarnya. Alhamdulillah, kebakaran berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 31 menit sehingga sebagian bangunan, termasuk rumah makan Padang dan toko kue di sekitar lokasi, dapat diselamatkan,” ujar Acep, Kamis 23/07/2026.

Acep kembali menegaskan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang menyambar stok BBM eceran di dalam warung. Kombinasi ini sangat berbahaya dan memicu kobaran besar.

Ia pun mengimbau warga agar lebih waspada. “Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik dan tidak menyimpan bahan bakar atau barang yang mudah terbakar di dekat sumber listrik. Langkah pencegahan sederhana seperti ini sangat penting untuk menghindari kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.