26.7 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026

Latest Posts

Pemkot Sukabumi Salurkan Donasi untuk 12 PAS, Perkuat Skema Filantropi Berkelanjutan

Wartain.com || Pemerintah Kota Sukabumi kembali menyalurkan bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan melalui skema filantropi. Kali ini, donasi sebesar Rp41.218.000 diserahkan untuk mendukung 12 Pemerlu Atensi Sosial (PAS).

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan bahwa dana tersebut merupakan hasil donasi dari tim wali kota yang dipimpin oleh Ibu Yeni. Bantuan itu kemudian langsung disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Sukabumi.

“Alhamdulillah hari ini kita mendapatkan donasi sebesar Rp41.218.000 dari tim Wali Kota yang dipimpin oleh Ibu Yeni. Dana ini langsung saya serahkan kepada Dinas Sosial untuk digunakan bagi 12 Pemerlu Atensi Sosial (PAS) di Kota Sukabumi,” ujarnya saat kegiatan di Op Room Setda Kota Sukabumi, Senin (20/4/2026).

Dengan tambahan dana ini, total anggaran filantropi yang berhasil dihimpun kini mencapai Rp191 juta, setelah sebelumnya memperoleh dukungan Rp150 juta dari Bank BJB. Dana tersebut akan difokuskan untuk program kesejahteraan sosial, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

Ayep menjelaskan, penguatan dana sosial ini merupakan bagian dari strategi pembiayaan pembangunan yang tidak semata bergantung pada anggaran pemerintah, baik dari APBN, APBD provinsi, maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menilai, kontribusi dari sektor filantropi menjadi elemen penting dalam mendukung pembangunan sosial.

Ke depan, Pemkot Sukabumi juga akan mengembangkan model pendanaan berbasis wakaf sebagai salah satu pilar utama. Melalui Lembaga Wakaf Doa Bangsa, saat ini telah terhimpun aset sekitar Rp2,78 miliar yang dikelola melalui instrumen keuangan syariah, seperti sukuk di sejumlah bank syariah.

Dari pengelolaan tersebut, pemerintah memperoleh imbal hasil berkisar 4,8 hingga 5 persen per tahun. Hasil tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai sumber pendanaan berkelanjutan untuk berbagai program sosial.

“Dari hasil pengelolaan itu, kita memiliki sekitar Rp135 juta per tahun untuk kegiatan sosial. Jika ke depan nilainya meningkat hingga sepuluh kali lipat, maka potensi anggaran filantropis bisa mencapai lebih dari Rp1,3 miliar,” jelasnya.

Menurutnya, pendekatan filantropi ini dapat menjadi solusi alternatif dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat, mulai dari kemiskinan, kesehatan, hingga pendidikan. Skema dana yang berkelanjutan diharapkan mampu melengkapi peran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

Ia juga mengajak seluruh aparatur pemerintah, mulai dari tingkat kelurahan hingga fasilitas layanan kesehatan, untuk ikut menyosialisasikan dan mendukung program tersebut kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Ayep menekankan pentingnya menjaga semangat kolaborasi serta tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat menghambat upaya pembangunan sosial.

“Setiap kebaikan harus kita dorong bersama. Jangan sampai niat baik ini tercemari oleh hal-hal yang tidak produktif. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat,” tegasnya.

Program 12 PAS sendiri menjadi salah satu wujud konkret komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam menghadirkan layanan sosial yang lebih inklusif, sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.