Wartain.com – Pendidikan anak usia dini tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan akademik. Pembentukan karakter, keberanian, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, hingga rasa percaya diri dinilai sama pentingnya sebagai bekal menghadapi masa depan.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana saat membuka pertunjukan drama musikal anak bertajuk Where Did The Lights Go? di Gedung Juang Kota Sukabumi, Minggu (21/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bobby mengapresiasi kolaborasi antara TK Global Islamic Bilingual School (GIBS), Ideu Theatre Company, Indonesia Kaya, para guru, serta orang tua yang telah mendukung terselenggaranya pertunjukan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi bukti bahwa proses pendidikan dapat dikembangkan melalui pendekatan kreatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Bobby menilai seni pertunjukan memiliki peran strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak. Melalui proses latihan hingga tampil di atas panggung, anak-anak belajar bekerja sama, mengelola emosi, menghargai perbedaan, serta berani menyampaikan gagasan di depan publik.
“Seni pertunjukan memiliki peran penting dalam proses tumbuh kembang anak. Melalui drama musikal, anak-anak belajar bekerja sama, menghargai perbedaan, mengelola emosi, menyampaikan gagasan, serta membangun kepercayaan diri untuk tampil di hadapan publik,” ujarnya.
Ia mengatakan nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, dan berkarakter.
Selain itu, Bobby juga menyoroti pesan yang diangkat dalam pertunjukan Where Did The Lights Go?. Menurutnya, kisah tersebut mengajarkan anak-anak tentang harapan, kebersamaan, dan pentingnya saling mendukung saat menghadapi kesulitan.
“Ketika cahaya padam bukan berarti harapan ikut hilang, tetapi justru menjadi momentum untuk saling membantu, bekerja sama, dan menemukan cahaya dari dalam diri masing-masing melalui sudut pandang dunia anak,” katanya.
Bobby menegaskan setiap anak yang tampil merupakan bintang yang sedang belajar bersinar. Karena itu, dukungan orang tua, guru, dan lingkungan sekitar menjadi faktor penting agar anak memiliki ruang yang aman untuk berekspresi dan mengembangkan potensinya.
Pemerintah Kota Sukabumi, lanjut Bobby, akan terus mendukung berbagai kegiatan yang mendorong kreativitas anak, pengembangan seni budaya, serta pembentukan karakter generasi muda.
Menurutnya, dari panggung-panggung kecil seperti pertunjukan drama musikal ini dapat lahir generasi masa depan yang kelak menjadi pemimpin, seniman, inovator, dan tokoh yang membanggakan Kota Sukabumi.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
