26.7 C
Jakarta
Kamis, Juli 30, 2026

Latest Posts

Angin Kencang Rusak Atap Pesantren di Sukabumi

Wartain.com || Dampak angin kencang yang melanda Kota Sukabumi pada Sabtu (24/1/2026) terus meluas. Hingga Minggu (25/1/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi masih menerima laporan kerusakan bangunan akibat cuaca ekstrem tersebut.

Salah satu lokasi dengan tingkat kerusakan paling parah terjadi di lingkungan Pesantren Jamiatul Quro, Kampung Selaeurih RT 03 RW 07, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong. Terjangan angin menyebabkan atap hingga kubah masjid di kompleks pesantren tersebut roboh.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, bagian atap dan kubah masjid ambruk dengan area terdampak mencapai sekitar 7 meter x 6 meter.

“Cuaca ekstrem pada 24 Januari 2026 mengakibatkan kubah dan atap masjid di Pesantren Jamiatul Quro ambruk. Luas bangunan yang terdampak kurang lebih 7 meter kali 6 meter,” ujar Yoseph, Minggu (25/1/2026).

Meski kerusakan cukup parah, seluruh santri dipastikan selamat. Pesantren tersebut diketahui dihuni sekitar 200 santri yang bermukim di dalam kompleks pondok.
BPBD Kota Sukabumi menerima laporan kejadian tersebut pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung melakukan penanganan dengan mengevakuasi material reruntuhan bangunan masjid guna mencegah risiko lanjutan.

Selain kerusakan di pesantren, BPBD juga mencatat sejumlah kejadian lain akibat angin kencang yang tersebar di berbagai wilayah Kota Sukabumi. Di antaranya, atap rumah warga dilaporkan terbawa angin di Jalan Gunung Karang RT 01 RW 10, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum.

Peristiwa serupa juga terjadi di beberapa titik di Kelurahan Lembursitu, seperti di Kampung Selakaso RT 03 RW 07, Kampung Loa Copong RT 02 RW 21, serta Kampung Nanggerang RW 13. Kerusakan atap rumah warga juga dilaporkan terjadi di Gang Berdikari RT 07 RW 07, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong.

Selain itu, laporan kerusakan akibat angin kencang juga masuk dari Kampung Kadulawang RT 05 RW 01, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kampung Cicadas Hilir RT 03 RW 09, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, serta RT 02 RW 05, Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum.

Tak hanya merusak bangunan, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di wilayah RT 06 RW 01, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Lembursitu, yang sempat mengganggu aktivitas warga.

BPBD Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi. Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan dampak bencana di lingkungan sekitar guna mempercepat penanganan.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.