26.7 C
Jakarta
Rabu, Juli 29, 2026

Latest Posts

Bawaslu Kota Sukabumi Perkuat Pendidikan Politik Inklusif, Ajak Penyandang Disabilitas Aktif Awasi Pemilu

Wartain.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sukabumi terus mendorong terwujudnya pemilu yang inklusif dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 bertema “Mewujudkan Pemilu yang Inklusif dan Ramah Disabilitas” di SLB Negeri 1 Kota Sukabumi, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu diikuti oleh jajaran Bawaslu Kota Sukabumi, guru pendamping, serta para siswa SLB Negeri 1 Kota Sukabumi. Selain memberikan edukasi mengenai pengawasan pemilu, agenda tersebut juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bawaslu Kota Sukabumi dan SLB Negeri 1 Kota Sukabumi sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperluas pendidikan politik yang inklusif.

Ketua Bawaslu Kota Sukabumi, Yasti Yustia Asih, menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak politik yang setara tanpa memandang kondisi fisik maupun disabilitas. Menurutnya, penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk menggunakan hak pilih, mencalonkan diri sebagai peserta pemilu, hingga menjadi bagian dari penyelenggara pemilu.

“Semua warga negara, termasuk penyandang disabilitas, memiliki hak yang sama untuk memilih maupun mencalonkan diri menjadi pemimpin, baik sebagai Presiden, Wali Kota, Anggota Legislatif, maupun menjadi penyelenggara pemilu seperti Ketua atau Anggota Bawaslu,” ujar Yasti.

Dalam kesempatan tersebut, Yasti juga memberikan pemahaman mengenai tata cara menggunakan hak pilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ia menjelaskan seluruh tahapan yang harus dilalui pemilih, mulai dari memastikan nama terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), menerima surat suara, melakukan pencoblosan di bilik suara, memasukkan surat suara ke kotak suara, hingga mencelupkan jari ke tinta sebagai bukti telah memberikan suara.

Selain edukasi mengenai mekanisme pemungutan suara, para siswa juga dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga integritas pemilu dengan menolak segala bentuk praktik politik uang.

“Kalau ada yang memberikan uang atau imbalan agar memilih calon tertentu, jangan diterima. Tolak, karena itu tidak benar. Sampaikan juga kepada orang tua di rumah agar tidak mudah tergiur politik uang,” tegasnya.

Yasti turut mengajak para siswa untuk menjadi bagian dari pengawas partisipatif yang ikut menjaga jalannya demokrasi di lingkungan masing-masing.

“Kami ingin adik-adik ikut menjadi pengawas partisipatif. Jika melihat dugaan pelanggaran di TPS, jangan ragu untuk melaporkannya. Pengawasan pemilu bukan hanya tugas Bawaslu, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Keputusan Bawaslu RI Nomor 75 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kebijakan Inklusif yang menekankan pentingnya pemenuhan hak politik penyandang disabilitas berdasarkan prinsip kesetaraan di hadapan hukum.

Sementara itu, Kepala SLB Negeri 1 Kota Sukabumi, Mulyani, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Bawaslu memberikan manfaat besar dalam meningkatkan pemahaman politik bagi para siswa yang sebagian merupakan pemilih pemula.

“Kehadiran Bawaslu untuk memberikan sosialisasi pemilu seperti ini sangat penting dan meringankan tugas sekolah dalam memberikan pemahaman politik yang benar kepada siswa pemilih pemula kami,” ujar Mulyani.

Ia menambahkan, SLB Negeri 1 Kota Sukabumi terus memperluas akses pendidikan bagi penyandang disabilitas. Dalam enam tahun terakhir, sekolah melayani peserta didik mulai usia enam tahun hingga di atas 17 tahun, serta membuka kelas jauh di Kecamatan Nyalindung dan Cireunghas agar layanan pendidikan semakin mudah dijangkau.

“Kami terus berupaya menjangkau anak-anak disabilitas yang belum terlayani, termasuk dengan membuka kelas jauh dan didukung guru yang memiliki kemampuan bahasa isyarat,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Bawaslu Kota Sukabumi dan SLB Negeri 1 Kota Sukabumi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang menjadi dasar kerja sama jangka panjang dalam penguatan pendidikan politik, peningkatan literasi demokrasi, serta mendorong partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam setiap penyelenggaraan pemilu di Kota Sukabumi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.