26.7 C
Jakarta
Senin, Juli 27, 2026

Latest Posts

Anak 12 Tahun Jadi Korban Siraman Air Panas Kakak Kandung di Sukabumi

Wartain.com – Seorang anak berusia 12 tahun berinisial SN mengalami luka setelah disiram air panas oleh kakak kandungnya sendiri di Kampung Bojonglame RT 03/RW 01, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Senin (27/7/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Korban merupakan anak dari pasangan Rudi Alpansah dan Yulianti. Sementara itu, sang kakak berinisial Eni diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya betul, ada peristiwa penyiraman air keras yang dilakukan oleh keluarga kandungnya. Namun, yang bersangkutan merupakan ODGJ,” ujar Daeng saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima petugas, gangguan kejiwaan yang dialami Eni mulai muncul setelah dirinya pulang bekerja dari Arab Saudi. Kondisinya disebut mengalami depresi berat dan beberapa kali kambuh.

Keluarga bahkan sempat melakukan pemasungan terhadap Eni sebelum membawanya menjalani perawatan di Panti Sosial Phalamarta. Namun, setelah kembali ke rumah, kondisi kejiwaannya dilaporkan masih kerap mengalami gangguan.

Saat kambuh, Eni disebut sering terlibat pertengkaran dengan anggota keluarga. Bahkan, ia juga pernah melakukan kekerasan terhadap ibu kandungnya.

Kondisi tersebut semakin sulit ditangani karena keterbatasan ekonomi keluarga. Penanganan biasanya dilakukan dengan membawa Eni ke puskesmas ketika kondisinya memburuk, namun perawatan lanjutan terkendala biaya.

Peristiwa kemudian terjadi pada Senin pagi ketika Eni kembali mengalami kekambuhan. Dalam kondisi tersebut, ia menyiramkan air panas kepada adiknya, SN.

Mendapat laporan kejadian, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran bersama sejumlah unsur terkait langsung mendatangi lokasi.

Penanganan melibatkan perangkat desa, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, tenaga kesehatan dari Puskesmas Waluran, relawan, serta masyarakat setempat.

Petugas kemudian melakukan penanganan terhadap Eni dengan bantuan tenaga kesehatan. Untuk meredam kondisi yang bersangkutan, petugas memberikan obat penenang melalui suntikan.

“Untuk sementara, pasien orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) sudah diberikan suntik penenang dan dikasih obat oleh tenaga kesehatan,” kata Daeng.

Selain penanganan medis sementara, keluarga juga diberikan edukasi mengenai langkah yang perlu dilakukan apabila kondisi Eni kembali mengalami kekambuhan.

Sementara itu, kondisi korban SN masih dalam penanganan dan pendataan lebih lanjut oleh pihak terkait.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.