26.7 C
Jakarta
Rabu, Februari 11, 2026

Latest Posts

Peringati HAB ke-80, Kemenag Kota Sukabumi Teguhkan Komitmen Kerukunan Umat

Wartain.com || Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kota Sukabumi berlangsung khidmat meski digelar secara sederhana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Sukabumi, Sabtu (3/1/2026) pagi.

Dengan mengangkat tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, peringatan ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang Kementerian Agama sekaligus penguatan komitmen dalam menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan antarumat beragama.

Upacara peringatan HAB ke-80 dipimpin oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki yang bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Samsul Puad, menyampaikan kilas balik sejarah berdirinya Kementerian Agama Republik Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Kemenag lahir pada masa awal kemerdekaan, tepatnya 3 Januari 1946, melalui Penetapan Pemerintah di tengah situasi perjuangan mempertahankan kedaulatan bangsa.

“Kementerian Agama dibentuk atas usulan tokoh-tokoh Islam dalam sidang BP-KNIP,” ujar Samsul Puad.

Ia juga menjelaskan perubahan istilah peringatan dari Hari Ulang Tahun Departemen Agama menjadi Hari Amal Bakti yang mulai digunakan pada peringatan ke-34 tahun 1980. Perubahan tersebut, kata dia, sarat makna agar peringatan tidak sekadar bersifat seremonial.

“Istilah Amal Bakti menekankan pengabdian yang tulus dan dedikasi yang tinggi. Ini adalah pengingat bahwa tugas utama kita adalah melayani umat dan bangsa,” tegasnya.

Samsul Puad turut mengulas sejarah berdirinya Kementerian Agama Kota Sukabumi. Awalnya, institusi tersebut masih menjadi bagian dari Departemen Agama Kabupaten Sukabumi. Pada 1975, Departemen Agama Kota Sukabumi resmi berdiri dengan kepala kantor pertama H. Muhammad Yunus Hamzah yang berkantor di Jalan Suryakencana hingga 1982.

Selanjutnya, pada 1 April 1982, kantor Departemen Agama Kota Sukabumi berpindah ke Jalan Taman Bahagia Nomor 32, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, dan diresmikan oleh Wali Kota Sukabumi saat itu, H. M. Soejoed.

“Seiring perkembangan wilayah Kota Sukabumi, cakupan layanan Kemenag terus menyesuaikan hingga kini melayani tujuh kecamatan dan 33 kelurahan,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki dalam amanatnya menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan modal strategis dalam pembangunan bangsa.

“Kerukunan adalah energi kebangsaan dan kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan. Keberadaan Kementerian Agama adalah sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan,” ujar Ayep Zaki, mengutip pesan Menteri Agama.

Ia juga menekankan penguatan konsep “Kemenag Berdampak” yang diarahkan pada sektor ekonomi, pendidikan, dan sosial. Konsep tersebut menuntut seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, inovatif, serta responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Wali kota menyampaikan apresiasi atas dedikasi Kementerian Agama Kota Sukabumi dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat kehidupan keagamaan di daerah. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi demi kemajuan Kota Sukabumi.

“Mari kita jadikan Kota Sukabumi yang bercahaya, dari Sukabumi untuk Indonesia,” pungkasnya.

Di sela-sela peringatan HAB ke-80, Kementerian Agama Kota Sukabumi juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah madrasah berprestasi di berbagai bidang. Selain itu, bantuan disalurkan kepada lembaga-lembaga keagamaan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kehidupan beragama di Kota Sukabumi.*** (RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.