26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Latest Posts

Pesawat ATR-400 Indonesia Air Transport Diduga Tabrak Gunung Bulusaraung, Serpihan dan Badan Pesawat Ditemukan

Wartain.com || Pesawat jenis ATR-400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Bandara Adi Soecipto Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Sabtu (17/1/2026) siang.

Pesawat tersebut diduga mengalami kecelakaan di wilayah pegunungan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.Berdasarkan informasi awal, pesawat membawa total 11 orang yang terdiri atas delapan kru dan tiga penumpang.

Manifest penerbangan mencatat kru pesawat yakni Kapten Andy Dahananto (pilot), First Officer Yudha Mahardika, Sukardi, Hariadi, Franky D. Tanamal, Junaidi, serta dua awak kabin Florencia Lolita dan Esther Aprilita S. Sementara tiga penumpang masing-masing bernama Deden, Ferry, dan Yoga.

Setelah dinyatakan hilang kontak, Tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Operasi melibatkan unsur Basarnas, TNI AU, TNI AD, Polri, serta relawan setempat.
Serpihan Ditemukan di Gunung Bulusaraung.

Memasuki hari kedua pencarian, Minggu (18/1/2026), titik terang mulai diperoleh. Berdasarkan laporan resmi misi Operasi SAR PK-THT, serpihan pesawat pertama kali terindikasi di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros.

Kasi Operasi Basarnas Makassar Andi Sultan mengatakan operasi pencarian hari ini dimulai pukul 06.15 WITA dengan memberangkatkan satu tim untuk menelusuri titik lokasi. Sebuah helikopter dari Lanud Sultan Hasanuddin juga dikerahkan untuk mendukung pencarian melalui udara.

“Pada 07.46 kami mendapatkan informasi bahwa terlihat serpihan pintu pesawat,” katanya, Minggu (18/1/2026).

Pada pukul 05.30 WITA, briefing pagi dilaksanakan di Base Ops Lanud Hasanuddin. Selanjutnya, pesawat AI-7301 lepas landas pukul 06.47 WITA untuk melakukan penyisiran udara, disusul heli H-2213 pada pukul 07.07 WITA.

Sekitar pukul 07.17 WITA, AI-7301 melaporkan indikasi serpihan pesawat berwarna putih di atas Bukit Bulusaraung. Tak lama kemudian, pada pukul 07.26 WITA, koordinat serpihan berhasil dibroadcast dengan posisi S 04°55’46” dan E 119°44’51”, dan heli H-2213 bergerak menuju titik tersebut.

Pada pukul 07.33 WITA, tim udara kembali melaporkan temuan serpihan jendela pesawat di sisi utara puncak Gunung Bulusaraung. Dua menit berselang, H-2213 mengonfirmasi keberadaan serpihan pesawat di lokasi yang sama.

Pukul 08.02 WITA, pasukan SAR darat berhasil menemukan serpihan besar pesawat. Namun, kondisi cuaca dengan kecepatan angin mencapai 20–22 knot membuat helikopter belum dapat melakukan evakuasi langsung di titik lokasi.

Selanjutnya, pada pukul 08.09 WITA, tim darat kembali melaporkan penemuan badan pesawat. Saat ini, proses identifikasi lanjutan masih berlangsung, sementara helikopter terus mencari titik pendaratan terdekat untuk menurunkan personel SAR guna menjangkau lokasi badan pesawat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.