26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Latest Posts

Pingsan dan Histeris di TPI Palabuhanratu H-1 Lebaran, Diduga Dipicu Kelelahan dan Cuaca Panas

Wartain.com || Suasana H-1 Idulfitri di depan Pasar TPI Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mendadak geger pada Kamis (19/3/2026). Seorang ibu rumah tangga berinisial T (43) tiba-tiba ambruk dan tak sadarkan diri di tengah keramaian warga yang tengah berburu kebutuhan Lebaran.

Beruntung, kejadian tersebut segera diketahui oleh Tim Urai Polres Sukabumi yang tengah berpatroli di sekitar lokasi. Petugas dengan sigap langsung mengevakuasi korban ke Pos Pengamanan Terpadu Gadobangkong untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, situasi sempat menegangkan saat korban mulai siuman. Bukannya tenang, T justru berteriak histeris hingga menyerupai kondisi kesurupan, sehingga menarik perhatian warga di sekitar pos kesehatan.

Bidan Puskesmas Palabuhanratu, Eneng Novianti, menjelaskan bahwa saat pertama ditemukan, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan tekanan darah cukup tinggi.

“Saat kami tiba di lokasi, ibu tersebut sudah pingsan. Setelah diperiksa, tekanan darahnya mencapai 150 mmHg,” ujar Novi.

Ia menambahkan, kondisi korban yang sempat histeris bukanlah hal baru. Berdasarkan keterangan, kejadian serupa juga pernah dialami korban sebelumnya di rumah.

“Setelah diobservasi, korban sempat berteriak seperti kesurupan. Menurut informasi, hal itu memang pernah terjadi sebelumnya,” jelasnya.

Secara medis, Novi menyebut kondisi fisik korban saat itu sedang menurun. Selain tekanan darah tinggi, korban diketahui belum makan dan minum sejak berangkat dari rumahnya di Kampung Cibeas, Desa Loji, Kecamatan Simpenan.

“Diduga faktor kelelahan akibat desak-desakan saat berbelanja, ditambah cuaca panas, memicu kondisi tubuhnya drop. Selain itu, kemungkinan juga dipengaruhi asam lambung karena belum makan,” terangnya.

Setelah mendapatkan penanganan dari tim medis, kondisi korban berangsur membaik dan diperbolehkan pulang bersama keluarganya.

Sementara itu, Kepala Pos Pam Terpadu Gadobangkong, Iptu Sapri, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa respons cepat petugas di lapangan menjadi kunci dalam penanganan darurat.

“Informasi awal kami terima dari Pos Pelayanan TPI. Tim Urai Samapta yang sedang patroli langsung berkoordinasi dengan petugas Pos Terpadu untuk melakukan evakuasi,” ungkapnya.

Pihak medis pun mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan, terutama saat beraktivitas di tengah kepadatan jelang Lebaran.

“Bagi yang tidak berpuasa, sebaiknya sarapan terlebih dahulu sebelum berangkat. Selain itu, pilih waktu berbelanja saat cuaca tidak terlalu terik untuk menghindari gangguan kesehatan,” pungkas Novi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.