26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 11, 2026

Latest Posts

Potensi Lebaran Serentak, Idul Fitri 1447 H Diprediksi Jatuh pada 20 Maret 2026, NU Masih Tunggu Rukyat

Wartain.com || Umat Islam di Indonesia tengah bersiap menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Perbedaan metode penentuan awal bulan Syawal kembali menjadi perhatian, meskipun tahun ini terdapat peluang besar perayaan Lebaran berlangsung secara serentak.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan tersebut berdasarkan metode hisab atau perhitungan astronomi yang telah menjadi pedoman organisasi tersebut.

Melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Muhammadiyah menyatakan bahwa pada 29 Ramadan, posisi hilal sudah berada di atas ufuk, sehingga memenuhi kriteria penentuan awal bulan Syawal.

“Menurut perhitungan astronomis, pada 29 Ramadan posisi hilal sudah berada di atas ufuk. Dengan demikian, 1 Syawal jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026,” ujar Syamsul.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) tetap berpegang pada metode rukyatul hilal, yakni pengamatan langsung terhadap kemunculan bulan sabit. Ketua Lembaga Falakiyah PBNU, KH Asep Shamsuddin, menegaskan bahwa pihaknya akan menunggu hasil rukyat dari berbagai titik di Indonesia pada Kamis, 19 Maret 2026.

“Kami tetap menunggu hasil rukyat. Secara astronomi, hilal memang sudah cukup tinggi, sehingga besar kemungkinan Idul Fitri jatuh pada Jumat. Namun keputusan resmi tetap melalui rukyat dan sidang isbat,” ujarnya.

Di sisi lain, Kementerian Agama Republik Indonesia dijadwalkan menggelar sidang isbat pada 19 Maret 2026 untuk menetapkan awal Syawal secara resmi. Sidang tersebut akan mempertimbangkan data astronomi dari BMKG serta laporan rukyat dari berbagai wilayah di Indonesia.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Ahmad Zubaidi, menyampaikan bahwa berdasarkan data BMKG, posisi hilal diperkirakan sudah berada di atas 5 derajat, yang secara kriteria memungkinkan untuk terlihat.

“Data BMKG menunjukkan hilal sudah berada di atas 5 derajat. Artinya, kemungkinan besar Idul Fitri akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Namun keputusan final tetap melalui sidang isbat,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, para ahli memprediksi Idul Fitri 1447 H berpotensi dirayakan secara bersamaan oleh mayoritas umat Islam di Indonesia. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau menunggu keputusan resmi pemerintah sebagai acuan bersama dalam merayakan hari kemenangan.****

Editor : Aab Abdul Malik

(

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.