Wartain.com || Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan pelaksanaan proyek hilirisasi di berbagai sektor sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Instruksi tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/11/2025).
Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis dalam mendorong investasi serta percepatan program hilirisasi yang dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.
Dalam keterangan pers usai pertemuan, Rosan menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan agar seluruh proses hilirisasi yang telah melalui tahapan evaluasi menyeluruh dapat segera dieksekusi.
“Presiden menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan proyek hilirisasi untuk memastikan manfaat ekonomi dapat segera dirasakan masyarakat,” ujar Rosan.
Selain kesiapan proyek, pertemuan tersebut juga menyoroti aspek pembiayaan. Rosan memastikan bahwa pendanaan bagi proyek-proyek strategis nasional berada dalam kondisi yang sangat baik, sehingga pelaksanaan dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
Lebih lanjut, Rosan juga melaporkan perkembangan program waste-to-energy yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo. Hingga saat ini, terdapat lebih dari 240 investor potensial, baik dari dalam maupun luar negeri, yang menyatakan minat untuk berpartisipasi dalam proyek tersebut.
Langkah percepatan ini diharapkan mampu memperkuat daya saing industri nasional sekaligus menciptakan lapangan kerja baru melalui optimalisasi sumber daya dalam negeri.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
