26.7 C
Jakarta
Selasa, Mei 12, 2026

Latest Posts

Rumah Tiga Lantai di Sukabumi Ambruk Usai Diguyur Hujan Deras

Wartain.com – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi menyebabkan sebuah rumah tiga lantai di Kampung Ciapuh Pasir, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, mengalami ambruk secara bertahap. Longsornya bagian fondasi bangunan membuat kondisi rumah semakin rapuh hingga akhirnya sebagian besar bangunan roboh.

Peristiwa tersebut berlangsung dalam tiga kali longsoran sejak Jumat (8/5/2026) hingga Minggu malam (10/5/2026). Warga sekitar pun terpaksa mengungsi demi menghindari risiko tertimpa reruntuhan bangunan.

Ketua RT 049/RW 021, Iman Kurnia, mengatakan kerusakan awal terjadi saat fondasi bagian bawah bangunan ambruk pada waktu Magrib. Melihat kondisi bangunan yang sudah tidak stabil, pihak RT bersama warga segera melakukan evakuasi terhadap penghuni rumah di area bawah lokasi kejadian.

“Setelah dicek, kami khawatir bangunan bagian atas ikut roboh. Karena itu rumah milik Ma Ikah dan Ma Otih yang berada tepat di bawah langsung dikosongkan,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Kekhawatiran warga terbukti setelah pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB kembali terjadi longsoran di sisi kiri bangunan. Kondisi semakin parah saat longsoran ketiga terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 23.30 WIB yang menyebabkan lantai tiga rumah tersebut runtuh.

Menurut Iman, bangunan yang telah berdiri lebih dari tiga dekade itu memang sudah dalam kondisi rapuh. Selain faktor usia, proses pembangunan yang dilakukan secara bertahap membuat struktur bangunan tidak cukup kuat menahan gerusan air hujan.

“Bangunannya tidak dibangun sekaligus dari awal. Jadi ketika fondasi tergerus air dan roboh, kekuatan bangunan langsung hilang,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, sedikitnya tiga rumah warga terdampak dan berada dalam ancaman longsoran susulan. Selain itu, material reruntuhan menutup akses gang menuju fasilitas MCK umum sehingga warga harus menggunakan jalur alternatif melalui area perkebunan.

Pemilik rumah, Erwan Siswana (60), mengaku sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi agar sisa bangunan yang masih menggantung segera dibongkar demi keamanan warga sekitar.

“Saya sudah meminta bantuan BPBD supaya bangunan yang masih tersisa bisa segera diratakan karena kondisinya sangat membahayakan,” kata Erwan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena evakuasi dilakukan lebih awal. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp80 juta hingga Rp100 juta.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.