26.7 C
Jakarta
Minggu, Maret 8, 2026

Latest Posts

Rupiah Menguat Tipis di Hari Imlek, Perdagangan NDF Tetap Bergerak Saat Pasar Domestik Libur

Wartain.com || Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat pada momentum libur Imlek, Senin (16/2/2026). Meski pasar keuangan domestik tutup karena cuti bersama, rupiah tetap diperdagangkan di pasar offshore melalui skema Non-Deliverable Forwards (NDF).

Di pasar luar negeri, rupiah tercatat menguat sekitar 0,0^ persen ke level Rp16.839 per dolar AS. Penguatan ini terjadi di tengah pergerakan indeks dolar yang relatif stabil di kisaran 96,87–96,98, menandakan belum adanya tekanan signifikan dari sisi global.

Momentum Imlek yang identik dengan aktivitas ekonomi masyarakat Tionghoa justru bertepatan dengan sentimen eksternal yang cukup kondusif. Dari Amerika Serikat, data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan memicu ekspektasi bahwa bank sentral AS akan memangkas suku bunga acuan tahun ini.

Harapan tersebut mendorong penurunan imbal hasil obligasi dan mengurangi daya tarik dolar dalam jangka pendek, sehingga memberi ruang penguatan bagi mata uang emerging market, termasuk rupiah.

Kendati demikian, penguatan rupiah di hari Imlek ini masih bersifat terbatas dan belum mencerminkan pembalikan tren secara menyeluruh. Pelaku pasar masih menilai pergerakan rupiah sebagai respons taktis terhadap dinamika global.

Dari dalam negeri, perhatian investor tetap tertuju pada sejumlah isu krusial, seperti potensi pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta sensitivitas pasar terhadap independensi kebijakan moneter Bank Indonesia.

Dalam waktu dekat, Bank Indonesia dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga acuannya. Konsensus pasar memperkirakan suku bunga akan tetap ditahan di level 4,75 persen, sekaligus menjadi momentum bagi otoritas moneter untuk menegaskan komitmennya menjaga stabilitas rupiah.

Dengan demikian, meski bertepatan dengan perayaan Imlek dan pasar domestik libur, arah rupiah ke depan tetap akan sangat dipengaruhi perkembangan global serta kejelasan kebijakan moneter dalam negeri.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.