Wartain.com – Langkah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendatangi Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mendapat apresiasi aktivis nasional. Kehadiran keduanya dinilai bukan sekadar simbol politik, melainkan bentuk konsolidasi elite negara untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan global.
Ketua PPJNA 98, Anto Kusumayuda, mengatakan langkah itu menunjukkan keseriusan pemerintah dan pimpinan parlemen membaca situasi ekonomi yang berat. Tekanan nilai tukar rupiah, dinamika geopolitik, dan ketidakpastian pasar internasional disebut menjadi latar belakangnya.
“Dasco menunjukkan pemimpin politik tidak boleh hanya bicara kekuasaan. Ketika ekonomi tertekan, beliau hadir langsung bersama Pak Rosan ke BEI. Ini pesan kuat bahwa negara tidak tinggal diam menjaga kepercayaan pasar,” ujar Anto, Selasa (19/5/2026).
Menurut Anto, pasar tidak hanya membaca angka, tapi juga membaca gesture politik dan soliditas elite. Kehadiran Dasco yang mewakili kekuatan politik dan Rosan yang mewakili kekuatan ekonomi dinilai memberi sinyal bahwa negara satu suara.
“Kalau politik dan ekonomi solid, Indonesia punya peluang besar menghadapi tekanan global,” katanya.
Anto juga mengingatkan agar langkah ini tidak berhenti pada simbol. Ia mendorong pemerintah segera menindaklanjuti dengan kebijakan konkret untuk memperkuat hilirisasi, menjaga cadangan devisa, dan meredam kepanikan publik.
“Ketika pemimpin hadir langsung di pusat ekonomi seperti BEI, itu memberi keyakinan bahwa negara hadir menjaga keadaan,” pungkasnya.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
