26.7 C
Jakarta
Selasa, Maret 17, 2026

Latest Posts

Semakin Memanas, Perang Hamas VS Israel Merambah Dunia Maya

Wartain.com, Gaza || Israel sedang ganas-ganasnya menggempur Gaza dengan dalih menghancurkan Hamas. Disisi lain Israel kembali kecolongan dalam hal sistem keamanannya.

Kali ini berasal dari serangan dunia maya, di mana para peretas dilaporkan mengambil alih dua papan iklan (Billboards) pintar Israel.

Para hackers kemudian menggunakannya papan-papan iklan digital itu untuk menyiarkan pesan-pesan pro-Hamas.

“Billboards di wilayah Tel Aviv dibajak dalam waktu singkat pada hari Kamis,” CNBC melaporkan Jumat 13/20/2023.

Laporan itu menekankan, Israel telah mengalami peningkatan serangan siber, sejak Hamas melancarkan serangkaian serangan terhadap negara tersebut.

Rekaman video yang diposting ke X menunjukkan, salah satu baliho menampilkan montase bendera Palestina, bersama dengan gambar tentara Hamas, serangan roket, dan bendera Israel yang terbakar.

“Peretas “berhasil mengubah iklan tersebut menjadi rekaman anti-Israel dan pro-Hamas,” kata Gil Messing, kepala staf di perusahaan keamanan siber Check Point Software Technologies yang berbasis di Tel Aviv, kepada CNBC.

Dia mengatakan, serangan digital ini “sangat kecil bila dibandingkannya dengan hal-hal lain yang telah terjadi di wilayah kependudukan Israel.

“Para peretas bertujuan untuk menciptakan “ketakutan dan ketidaknyamanan” di antara penduduk Israel,” katanya.

Check Point juga mengatakan kepada The Wall Street Journal, kalau mereka telah menerima laporan tentang orang Israel yang dikirimi pesan teks ancaman dan pesan WhatsApp dari nomor-nomor di Yaman dan Afghanistan.

Tentara Israel dikerahkan di kibbutz Beeri dekat perbatasan dengan Gaza pada 11 Oktober 2023. Jumlah korban tewas dalam lima hari pertempuran sengit antara Hamas dan Israel meningkat tajam dalam semalam ketika Israel terus membombardir Gaza, setelah menemukan korban tewas dari komunitas terakhir di dekatnya, perbatasan tempat militan Palestina bersembunyi.

Hal ini terjadi, setelah para orang tua di Tel Aviv diperingatkan untuk menghapus aplikasi media sosial dari ponsel anak-anak mereka, karena khawatir Hamas akan menyiarkan video sandera.

“Banyak dari serangan siber baru-baru ini datang dari kelompok yang didukung Rusia,” Bloomberg melaporkan.

Laporan Bloomberg melansir, mengutip tangkapan layar, Anonymous Sudan, kelompok peretas yang diyakini sebagai kedok peretas Rusia, mengaku bertanggung jawab atas penutupan sementara situs The Jerusalem Post pada hari Senin 08/10/2023.***

* Berbagai sumber

Foto : tangkapan layar/CNBC

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.