Wartain.com || SMA Negeri 1 Padalarang telah meluncurkan program infak umrah yang unik dan inspiratif. Dengan nominal Rp500 per hari, siswa diajak untuk belajar keikhlasan, disiplin, dan gotong royong dalam beramal.
Program ini bertujuan untuk menanamkan pendidikan karakter yang kuat pada siswa, sehingga mereka menjadi individu yang lebih baik dan beriman.
Program infak umrah ini telah berjalan sejak 2023 dan telah berhasil mengantarkan beberapa siswa dan guru ke Tanah Suci. Seleksi untuk program ini dilakukan secara objektif, dengan mempertimbangkan akhlak dan tahfiz siswa. Ibu Tias Rahayuningsih dan M. Dava Nazril Putra adalah dua di antara siswa yang terpilih untuk berangkat ke Tanah Suci melalui program ini.
“Program ini sangat bermanfaat bagi siswa, karena mereka dapat belajar tentang keikhlasan dan gotong royong dalam beramal,” kata salah satu guru SMA Negeri 1 Padalarang, Jumat 20/02/2026.
“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi banyak orang,” tambahnya.
Program infak umrah ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya beramal dan berbuat baik. Dengan nominal Rp500 per hari, siswa dapat belajar bahwa kebaikan bukan soal besar kecilnya angka, tetapi tentang niat dan konsistensi.
“Alhamdulillah, program ini telah membawa banyak kebaikan bagi siswa dan sekolah,” kata Kepala SMA Negeri 1 Padalarang.
“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menanamkan pendidikan karakter yang kuat pada siswa,” lanjutnya.
Dengan program infak umrah ini, SMA Negeri 1 Padalarang berharap dapat menciptakan generasi yang lebih baik, beriman, dan berakhlak mulia. Semoga program ini terus berlanjut dan menginspirasi banyak orang.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
