26.7 C
Jakarta
Sabtu, Januari 31, 2026

Latest Posts

Ternak Ikan Gabus dalam Galon, Solusi Budidaya Rumahan Hemat Lahan dan Modal

Wartain.com || Budidaya ikan rumahan kini semakin berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap usaha perikanan skala kecil. Salah satu metode yang banyak dilirik adalah ternak ikan gabus dalam galon, karena dinilai praktis, hemat tempat, dan tidak memerlukan kolam besar.

Ikan gabus dikenal sebagai jenis ikan air tawar yang memiliki daya tahan tinggi. Karakter ini membuat ikan gabus sangat cocok dibudidayakan dalam wadah sederhana seperti galon bekas air mineral. Selain mudah dirawat, metode ini juga ramah bagi pemula yang baru mencoba usaha budidaya ikan.

Tidak hanya sekadar hobi, ternak ikan gabus dalam galon juga memiliki potensi ekonomi yang cukup menjanjikan. Dengan modal terbatas dan lahan sempit, budidaya ini dapat dikembangkan menjadi usaha sampingan yang berkelanjutan.

Keunggulan Ikan Gabus untuk Budidaya

Mengutip buku Panduan Lengkap Bisnis dan Budi Daya Ikan Gabus (2024) karya M. Ghufran H. Kordi K, ikan gabus memiliki organ pernapasan tambahan yang disebut diverticula. Organ ini memungkinkan ikan gabus mengambil oksigen langsung dari udara.

Kemampuan tersebut membuat ikan gabus dapat hidup di perairan minim oksigen, seperti rawa, kolam tadah hujan, maupun wadah air tergenang. Selain itu, ikan gabus juga mampu dipelihara dengan kepadatan tinggi, sehingga sangat efisien untuk sistem galon.

Persiapan Awal Ternak Ikan Gabus dalam Galon

Langkah pertama adalah menyiapkan galon bekas yang masih kuat dan tidak bocor. Galon dicuci bersih, lalu bagian atasnya dipotong sekitar 10–15 cm agar memudahkan pemberian pakan dan pemantauan ikan.

Galon kemudian diisi air bersih hingga 70–80% dari volumenya. Air sebaiknya diendapkan selama 12–24 jam untuk mengurangi kadar klorin. Penambahan daun ketapang atau EM4 perikanan dapat membantu menjaga kualitas air tetap stabil.

Pemilihan bibit menjadi faktor penting. Bibit ikan gabus yang ideal berukuran 5–7 cm, sehat, aktif, dan seragam. Dalam satu galon, jumlah tebar yang disarankan berkisar 5–10 ekor agar ikan tidak stres dan pertumbuhannya optimal.

Perawatan Harian dan Pemberian Pakan

Pakan memegang peranan besar dalam keberhasilan ternak ikan gabus dalam galon. Ikan gabus membutuhkan pakan berprotein tinggi karena bersifat karnivora. Pakan dapat berupa pelet khusus ikan gabus, cacing sutra, ikan rucah, atau pakan alami seperti kutu air.

Pemberian pakan dilakukan 2–3 kali sehari dengan takaran sekitar 3–5% dari total bobot ikan. Pemberian pakan secukupnya penting untuk mencegah air cepat keruh dan menekan risiko penyakit.

Penggantian air dilakukan secara berkala sebanyak 20–30% setiap 3–4 hari. Jika air terlihat kotor atau berbau, penggantian bisa dilakukan lebih cepat. Galon sebaiknya diletakkan di tempat teduh untuk menjaga suhu dan pH air tetap stabil.

Tantangan dalam Budidaya Ikan Gabus

Salah satu tantangan utama adalah sifat kanibalisme ikan gabus. Untuk mengurangi risiko ini, peternak disarankan menggunakan bibit dengan ukuran seragam dan memberikan pakan yang cukup.

Selain itu, ikan gabus dikenal aktif dan mampu melompat keluar wadah. Oleh karena itu, galon perlu diberi penutup berupa jaring atau kawat ram. Risiko penyakit seperti bintik putih juga perlu diantisipasi dengan menjaga kebersihan air dan mengisolasi ikan yang sakit.

Waktu Panen dan Peluang Pasar

Ikan gabus umumnya dapat dipanen setelah masa pemeliharaan sekitar enam bulan. Pada usia tersebut, bobot ikan mencapai 150–200 gram per ekor dan siap dipasarkan sebagai ikan konsumsi.

Permintaan pasar terhadap ikan gabus tergolong tinggi, baik untuk konsumsi rumah tangga, kuliner, maupun kebutuhan kesehatan. Harga ikan gabus konsumsi berada di kisaran Rp35.000–Rp50.000 per kilogram, sementara harga benih dapat mencapai Rp300.000 per seribu ekor.

Potensi Usaha Jangka Panjang

Meski produksi per galon relatif terbatas, keunggulan ternak ikan gabus dalam galon terletak pada kemudahan pengembangan skala. Dengan menambah jumlah galon dan menjalankan siklus budidaya secara konsisten, keuntungan dapat meningkat secara bertahap.

Fleksibilitas lokasi, modal terjangkau, serta permintaan pasar yang stabil menjadikan ternak ikan gabus dalam galon sebagai peluang usaha rumahan yang layak dicoba, terutama bagi masyarakat di perkotaan dengan keterbatasan lahan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.