26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Latest Posts

TKW Asal Sukabumi Akhirnya Pulang ke Tanah Air, Kini Dirawat di RSUD R Syamsudin SH

Wartain.com || Setelah penantian panjang, Lanti (46), seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, akhirnya kembali ke tanah air. Kepulangannya disambut haru keluarga, meski kondisi fisiknya masih sangat lemah akibat penyakit yang diderita. Saat ini, Lanti tengah menjalani perawatan intensif di RSUD R Syamsudin SH, Kota Sukabumi.

Ibu satu anak tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Keluarga yang telah menunggu sejak Kamis (29/1/2026) pagi akhirnya bisa menjemputnya setelah penerbangan yang ditumpangi Lanti mengalami penundaan.

Keterlambatan tersebut disebabkan cuaca buruk di Shanghai, Cina, sehingga jadwal penerbangan harus ditunda beberapa jam. Usai mendarat, Lanti langsung dibawa menuju Sukabumi dan tiba menjelang subuh. Setibanya di kota kelahirannya, ia langsung dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapatkan penanganan medis.

Ketua RT di tempat Lanti tinggal, Yana Suryana (52), mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan warganya tersebut. Menurutnya, perjalanan Lanti cukup melelahkan karena kondisi fisik yang belum stabil.

“Alhamdulillah Bu Lanti sudah pulang dengan selamat. Memang perjalanan agak lama karena sempat delay akibat cuaca. Keluarga menunggu dari pagi, dan baru subuh sampai Sukabumi. Langsung dibawa ke RSUD dan sekarang sudah ditangani pihak rumah sakit,” ujar Yana saat ditemui di RSUD R Syamsudin SH.

Melihat kondisi Lanti yang masih ringkih dan mengalami keterbatasan gerak, Yana berharap adanya perhatian dari pemerintah, khususnya bantuan agar Lanti tidak perlu kembali bekerja ke luar negeri.

“Mudah-mudahan ke depan ada bantuan, supaya Bu Lanti tidak berangkat lagi ke luar negeri. Kondisinya sekarang belum fit, sementara anaknya masih sekolah. Harapannya ada usaha di sini yang bisa mencukupi kebutuhan keluarga,” tuturnya.

Hal senada disampaikan kakak ipar Lanti, Emis (60). Ia mengungkapkan keluarga sudah menunggu di Bandara Soekarno-Hatta sejak pukul 09.00 WIB, Kamis kemarin, hingga akhirnya bisa menjemput Lanti pada dini hari.

“Perasaannya tentu bahagia dan lega. Alhamdulillah adik saya bisa pulang dengan selamat. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu kepulangan Lanti,” ucap Emis.

Pihak keluarga berharap pemerintah dapat membantu biaya pengobatan sekaligus memberikan dukungan modal usaha agar Lanti tetap bisa produktif tanpa harus mengorbankan kondisi kesehatannya.

“Harapannya ada bantuan ke depannya, supaya dia bisa mencari nafkah di rumah saja, sesuai dengan kondisi fisiknya,” tambahnya.

Kondisi Medis Masih Dalam Pemantauan
Humas RSUD R Syamsudin SH, dr. Irfan Nugraha Triputra Irawan, menjelaskan bahwa Lanti tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sekitar pukul 07.00 WIB dalam kondisi lemas dan pucat.

“Pasien datang dalam kondisi sakit sedang. Tampak lemas dan pucat, namun masih sadar dan dapat berkomunikasi dengan baik. Setelah tiba langsung dilakukan pemeriksaan oleh dokter dan bidan IGD,” jelas dr. Irfan.

Saat ini, pihak rumah sakit masih berfokus pada upaya stabilisasi kondisi umum pasien. Diagnosis penyakit belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan penunjang lainnya.

“Untuk sementara kami lakukan perawatan untuk menstabilkan kondisi fisik pasien. Diagnosis masih belum dapat ditegakkan karena masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan,” ujarnya.

Selain pemeriksaan fisik, RSUD R Syamsudin SH juga berencana melakukan evaluasi kondisi psikologis Lanti setelah kondisi kesehatannya membaik.

“Jika kondisi fisik sudah relatif stabil, rencananya pasien juga akan diperiksa kondisi psikisnya oleh psikolog klinis,” tambahnya.

Pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Sukabumi, terkait kondisi Lanti.

“Pemkot sudah mengetahui kondisi pasien dan kami terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait,” pungkas dr. Irfan.

Diketahui, Lanti telah bekerja sebagai TKW di Cina sejak tahun 2019. Dalam beberapa bulan terakhir, kondisinya memburuk dengan keluhan perut dan kaki yang membengkak hingga akhirnya meminta pertolongan untuk dipulangkan ke Indonesia.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.