26.7 C
Jakarta
Jumat, Juni 19, 2026

Latest Posts

Truk Box Tertabrak KA Pangrango di Cibadak Sukabumi, Satu Pengendara Motor Dilaporkan Tewas

Wartain.com – Kecelakaan di perlintasan kereta api kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Sebuah truk box bermuatan sosis tertabrak Kereta Api (KA) Pangrango 227A relasi Sukabumi–Bogor di perlintasan sebidang resmi tidak terjaga JPL 36 KM 43+200/300, petak jalan Cisaat–Cibadak, Kecamatan Cibadak, Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 15.25 WIB.

Benturan keras tersebut menyebabkan truk bernomor polisi F 8364 DE terpental beberapa meter dari titik tabrakan. Selain menimbulkan kerusakan pada kendaraan, insiden itu juga mengakibatkan korban dari warga yang berada di sekitar lokasi.

Salah seorang warga setempat, Udin (46), mengaku mendengar suara klakson kereta sesaat sebelum tabrakan terjadi. Saat itu dirinya berada di rumah dan langsung berlari menuju lokasi setelah mendengar benturan keras.

“Keretanya dari arah Sukabumi ke arah Bogor, itu waktunya pas kejadian pas azan Asar. Saya hanya dengar bunyi klakson kereta sekali. Dari arah itu dari arah Sukabumi ke arah Bogor. Bunyi klakson sekali, langsung bunyi tumbukan gitu kan. Terus saya lari dari rumah ke sini melihat untuk memastikan,” ujar Udin.

Menurutnya, saat kejadian terdapat seorang warga yang sedang membuang sampah dan seorang pengendara sepeda motor yang melintas di sekitar perlintasan. Keduanya turut terdampak akibat truk yang terseret setelah dihantam kereta.

“Yang orang bawa sampah namanya Iki dibawa ke rumah sakit sama sopir truk juga. Terus yang ketahuan terakhir di bawah kolong mobil ada yang meninggal. Yang bawa motor kegusur mobil,” tuturnya.

Udin juga menyoroti kondisi palang pintu di perlintasan tersebut. Meski secara fisik tersedia, perangkat itu disebut tidak berfungsi sehingga pengamanan selama ini mengandalkan penjagaan manual oleh warga.

“Palang pintu kebetulan ada, Pak, secara fisiknya mah, cuma secara fungsi dia enggak fungsi. Jadi enggak hidup itunya, enggak turun naiknya terkait palang pintu. Sampai detik sekarang masih, masih manual dijagain sama orang kalau ada kereta lewat,” bebernya.

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa petugas langsung bergerak melakukan penanganan begitu menerima laporan kejadian. Langkah awal yang dilakukan adalah mengamankan perjalanan kereta serta memeriksa kondisi sarana dan jalur rel sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.

“Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Oleh karena itu, setiap terjadi insiden yang berpotensi memengaruhi perjalanan kereta api, petugas wajib memastikan kondisi sarana, jalur, dan aspek operasional lainnya benar-benar aman sebelum perjalanan dilanjutkan,” ujar Franoto.

Akibat tabrakan tersebut, lokomotif KA Pangrango mengalami kerusakan pada lampu semboyan. Selain itu, posisi truk yang sempat berada di area jalur rel mengharuskan petugas melakukan proses pengamanan dan pemeriksaan tambahan.

Perjalanan KA Pangrango sempat mengalami keterlambatan sekitar 24 menit. Setelah dinyatakan aman, kereta kembali bergerak pada pukul 15.33 WIB dan tiba di Stasiun Cibadak pukul 15.40 WIB. Usai menjalani pemeriksaan teknis dan administrasi, perjalanan kembali dilanjutkan pada pukul 15.47 WIB.

Hingga berita ini ditulis, proses penanganan dan pendataan terkait korban maupun penyebab pasti kecelakaan masih dilakukan oleh pihak berwenang.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.