Wartain.com – Ketua PWI Kabupaten Sukabumi Nuruddin Zain Syamsyi atau Abah Anom hadir dan menggunakan hak pilihnya dalam Konferensi Provinsi PWI Jawa Barat 2026 di Hotel Horison Ultima, Rabu (12/8/2026).
Bagi Abah Anom, konferensi ini bukan hanya rutinitas 5 tahunan. Ini adalah titik balik untuk menentukan wajah PWI Jabar ke depan.
“Ini Soal Menentukan Nahkoda”
Setelah mencoblos, Abah Anom menekankan pentingnya tanggung jawab setiap pemilik suara.
“Suara kita menentukan siapa yang akan menjadi nahkoda PWI Jawa Barat. Karena itu, hak suara ini harus digunakan dengan penuh tanggung jawab,” ucapnya.
Ia menilai, tantangan pers saat ini tidak ringan. Mulai dari disrupsi digital, hoaks, hingga tekanan ekonomi media. Karena itu nahkoda baru harus punya visi kuat.
Demokrasi, Tertib, dan Profesional
Abah Anom berharap proses pemilihan berlangsung demokratis dan tidak meninggalkan luka.
“Saya berharap proses pemilihan berlangsung secara demokratis, tertib dan mengedepankan kepentingan organisasi serta profesionalisme wartawan,” ujarnya.
Ia juga menitip pesan persatuan. Perbedaan pilihan dalam bilik suara tidak boleh merusak persaudaraan.
“Siapa pun yang nantinya terpilih, kita harus tetap bersama. Yang terpenting adalah bagaimana PWI Jawa Barat ke depan semakin profesional, berintegritas dan mampu menjaga marwah organisasi,” tegas Abah Anom.
Konferprov Usung Tema Integritas
Konferprov PWI Jawa Barat 2026 mengangkat tema “Merawat Profesionalisme, Menuju Pers Berintegritas dan Bermartabat.”
Dalam bursa pemilihan kali ini, dua nama telah lolos verifikasi PWI Pusat untuk posisi Ketua: Hardiyansyah*l dan Tantan Sulthon Bukhawan.
Dengan partisipasi seluruh PWI kabupaten/kota se-Jabar, termasuk Sukabumi, Konferprov kini tinggal menunggu siapa yang akan dipercaya memimpin PWI Jawa Barat periode 2026–2031.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
