Wartain.com || Sebuah truk tangki bermuatan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mengalami kecelakaan tunggal di jalur ekstrem Leter S, Jalan Raya Cikidang, Kabupaten Sukabumi, pada Senin pagi sekitar pukul 04.30 WIB.
Truk bernomor polisi H 8189 OV yang dikemudikan oleh Mardana, warga Kabupaten Lebak, bersama seorang kernet bernama Arjun asal Kabupaten Bogor, terguling saat melintasi turunan curam di Kampung Bantarselang, Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk tersebut berangkat dari Pelabuhan Merak, Banten, dengan tujuan Cigaru, Kecamatan Simpenan, untuk mendistribusikan solar industri. Namun nahas, saat melewati jalur menurun dan berkelok tajam, kendaraan diduga kehilangan kendali dan tergelincir ke bahu jalan.
Menurut pengakuan sopir, kecelakaan terjadi ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Kondisi jalan yang licin membuat ban selip dan sistem pengereman tidak berfungsi optimal.
“Waktu itu hujan deras, turunan tajam, ban selip dan rem nggak begitu pakem. Saya coba kendalikan, tapi mobil malah meluncur ke kanan dan terguling,” tutur Mardana di lokasi kejadian.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sopir dan kernet berhasil keluar dari kabin sesaat sebelum truk sepenuhnya terguling.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kecelakaan terjadi akibat pengemudi tidak menguasai medan jalan yang dikenal ekstrem dan berkelok tajam.
“Truk datang dari arah Cikidang menuju Palabuhanratu. Saat di turunan Leter S, pengemudi mengira jalan lurus padahal menikung ke kiri. Kendaraan kehilangan kendali dan terguling dengan posisi ban kiri berada di atas,” jelasnya.
Ia menambahkan, truk tersebut mengangkut solar industri dalam jumlah besar, namun tidak sampai menimbulkan kebakaran atau tumpahan besar berkat penanganan cepat petugas di lokasi.
Petugas kepolisian dibantu warga setempat langsung melakukan evakuasi kendaraan serta pengamanan area untuk mencegah potensi bahaya akibat muatan BBM. Hingga siang hari, arus lalu lintas di sekitar lokasi masih diberlakukan sistem buka tutup.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
