Wartain.com || Dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa warga Kampung Cikiwul, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu 02/05/2024, kini sedang ditangani oleh Kepolisian Sektor Cibadak.
Sampai saat ini, Polisi sudah mendata ada sekitar 49 orang dari dua kampung, yaitu kampung Cimonyet dan Kampung Cikiwul yang sedang dirawat di Puskesmas dan rumah sakit terdekat. Update sampai hari Rabu 05/06/2024.
Berdasarkan informasi, mereka mengalami gejala mual, muntah, pusing dan diare, diakibatkan menyantap makanan yang dihidangkan pada saat menghadiri syukuran salah seorang warga.
Kepada wartawan, anggota Reskrim Polsek Cibadak, Bripka Rijal Ardiyanto menuturkan, berdasarkan penyelidikan, kasus ini bermula dari adanya kumpulan di rumah salah seorang warga yang mengadakan syukuran pernikahan.
“Awalnya warga diundang untuk kumpulan syukuran pernikahan. Setelah selesai seperti biasa mereka dibagi makanan,” tutur rijal.
Pasca menyantap makanan tersebut, beberapa warga yang hadir mengalami gejala mual, muntah bahkan bab/diare.
“Rata-rata yang mengalami keracunan tersebut merasakan gejala mual, muntah, puisng dan diare,” tambahnya.
Rijal menyebut, dari hasil penyelidikan, makanan yang disajikan dan diberikan kepada warga tersebut ada yang berbentuk olahan basah dan kue kering.
“Kami sudah mengambil sample makanan seperti, opor ayam, sambal goreng, bihun, kue wajit, bolu kukus dan sebagainya,” sebut Rijal.
Semua makanan tersebut selanjutnya dibawa ke lab, untuk diuji layak tidaknya makanan tersebut dikonsumsi atau mengandung unsur-unsur apa saja yang ada dalam makanan yang dibagikan ke warga, sehingga mengakibatkan keracunan.
Sampai berita ini tayang, kemungkinan korban keracunan akan tetus bertambah, mengingat makanan yang dibagikan tidak terbatas kepada yang ikut hadir syukuran, akan tetapi sudah dibagikan pula ke saudara dan tetangga yang lain.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Redaksi)
