26.7 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026

Latest Posts

Kapolsek Cikembar Ikut Mendukung Swasembada Pangan dengan Penanaman Jagung Kuartal III Tahun 2025

Wartain.com || Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan optimalisasi pemanfaatan lahan perhutanan sosial Polsek Cikembar melaksanakan Penanaman Jagung Kuartal III 2025, yang salah satunya dilaksanakan di Desa Bojongraharja, Rabu 09/07/2025.

Erustiana Kapolsek Cikembar mengatakan ini merupakan penanaman jagung serentak di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah hari ini kita launching penanaman serentak untuk 1 juta hektare penanaman jagung, jagung hibrida dan ini serentak seluruh Indonesia,” ucapnya.

Iapun menyebutkan secara keseluruhan lahan yang siapkan sekitar 500-600 hektare dengan melibatkan BPPT, kelompok tani, jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika).

Erustiana pun menyampaikan kepada masyarakat bahwa pihak Bulog siap membeli ketika panen jagung nanti.

“Saya sampaikan kepada masyarakat bahwa penanaman jagung hibrida ini sudah terkoordinir dari hilir sampai ke muaranya karena petani menanam dan nanti akan langsung dibeli oleh Bulog dengan harga Rp5.500.” tegasnya.

Kapolsek Cikembar Ikut Mendukung Swasembada Pangan dengan Penanaman Jagung Kuartal III Tahun 2025 (foto : Istimewa)

“Jadi petani tidak usah ragu lagi, nanti akan dari pihak bulog yang akan datang ke sini, kalau sudah siap, akan dibeli semuanya, sebesar apapun, sebanyak apapun, bulog siap untuk membeli hasil jagung ini,” tambahnya.

Sementara itu Ali Koordinator BPP Kecamatan Cikembar bahwa program penanaman jagung ini memang dilakukan oleh kepolisian yang mendukung untuk program ketahanan pangan di bidang jagung.

“Jadi tadi sudah disampaikan oleh Kapolsek Cikembar bahwa nanti untuk memotivasi petani akan dilakukan serap dengan kriteria kadar air 14%. Jadi mudah-mudahan dengan ada program ini nanti lebih bersemangat. Dan insya Allah sepertinya nanti di petaninya ya sudah cukup lumayan.Mudah-mudahan ya Pak Kapolsek nanti akan lebih maksimal. Jadi kolaborasi nanti kita sama Polsek,” tuturnya.

Ali menuturkan jagung Hibrida ini bisa panen sekitar 3 bulan dan ia menyebutkan permasalahan yang dialami petani selama ini sebenarnya di marketing atau pemasaran.

“Tapi karena sekarang sudah ada pembawaan atau dukungan dari Bulog, makanya ini menjadikan solusi. Jadi tidak ada lagi alasan petani untuk tidak menanam jagung,” tambahnya.

“Jadi peran BPP bahwa kita pasti membantu memotivasi dan membimbing para petani agar hasil produksinya nanti meningkat,” pungkasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.