26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Latest Posts

Pemkot Sukabumi Tekankan Pentingnya Pengelolaan Lingkungan dalam Pembangunan

Wartain.com ||  Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar sosialisasi pengelolaan lingkungan bagi para pelaku usaha di Kota Sukabumi. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Setda, Senin (8/9/2025), dan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana.

Kepala DLH Kota Sukabumi, Asep Irawan, dalam laporannya menegaskan bahwa arah pembangunan ekonomi daerah harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan, sebagaimana tertuang dalam misi RPJMD 2025–2030. Menurutnya, setiap pelaku usaha berkewajiban mengantongi dokumen lingkungan, baik berupa AMDAL, SPPL, maupun bentuk persetujuan lainnya.

“Persetujuan lingkungan bukan hanya formalitas administrasi, tetapi komitmen bersama untuk keberlanjutan,” ujar Asep.

DLH juga mengingatkan sejumlah persoalan mendesak, mulai dari pencemaran udara dan air, hingga timbulan sampah harian yang mencapai 180 ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 71 persen ditimbun di TPA Cikundul, sementara 14 persen masih dibuang sembarangan. Kondisi TPA yang overload mendorong pemerintah untuk mencari opsi baru, termasuk penggunaan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) dan insinerator skala kecamatan.

Wakil Wali Kota Bobby Maulana menegaskan, pemerintah memiliki tanggung jawab ganda: mendorong pertumbuhan usaha sekaligus memastikan kualitas lingkungan tetap terjaga. Ia mengingatkan bahwa kebersihan kota bukan semata demi meraih penghargaan Adipura, melainkan wajah Sukabumi yang harus dijaga bersama.

“Adipura bukan sekadar piala, tapi cermin wajah kota. Mari kita pastikan Sukabumi bersih, rapi, dan nyaman,” tegas Bobby.

Selain isu sampah, Bobby juga menyoroti penataan ruang publik, termasuk penertiban pedagang kaki lima, perawatan Lapang Merdeka, serta penataan kawasan pedestrian. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memperkuat citra Sukabumi sebagai kota yang layak huni sekaligus menarik bagi investor.

Bobby menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Lingkungan yang terjaga, katanya, akan berkontribusi pada peningkatan daya tarik pariwisata dan investasi.

“Kebersihan dan kelestarian harus jadi budaya bersama. Dengan begitu, Sukabumi bisa tumbuh sebagai kota yang nyaman sekaligus berkelanjutan,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.