Wartain.com || Peringatan Hari Guru di Kota Sukabumi tahun ini tidak hanya diwarnai seremoni dan pemberian apresiasi. Kegiatan “Refleksi dan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan” yang digelar di Aula SMKN 1 Kota Sukabumi pada Senin (24/11/2025) menjadi ruang evaluasi bersama terhadap kualitas pendidikan di tengah cepatnya perubahan zaman.
Acara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, bersama jajaran pejabat Disdikbud, perwakilan KCD Wilayah V Jawa Barat, Kemenag, Dewan Pendidikan, PGRI, IGTKI, pengawas, penilik, serta kepala sekolah se-Kota Sukabumi. Sebanyak 150 peserta hadir, termasuk guru-guru yang menerima 41 nominasi apresiasi.
Dalam sambutannya, Bobby Maulana menegaskan bahwa kegiatan refleksi seperti ini penting untuk mengukur kesiapan sekolah dalam menghadapi perubahan sosial dan teknologi. Ia menyebut guru sebagai “navigator utama” yang menentukan arah perkembangan karakter dan kemampuan peserta didik.
“Rumah dan sekolah adalah dua pusat pembentukan generasi. Guru tidak hanya mengajar, tetapi memetakan potensi dan menuntun anak menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Saat dunia pendidikan memasuki era transformasi digital, Bobby menilai kemampuan guru dalam beradaptasi menjadi faktor penentu. Ia menekankan bahwa keterampilan digital, kreatifitas, dan pemanfaatan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Menurut Bobby, derasnya arus informasi membuat guru perlu memainkan peran baru: mengarahkan siswa memilah informasi, membangun literasi digital, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
“Teknologi bisa mempercepat proses belajar jika digunakan dengan tepat. Guru harus melihatnya sebagai peluang, bukan hambatan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya metode pembelajaran yang menciptakan suasana aman, menyenangkan, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat berbagai program untuk peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Mulai dari pelatihan profesional, dukungan fasilitas pembelajaran, hingga upaya meningkatkan kesejahteraan guru.
Ia juga memberikan apresiasi kepada pendidik yang tetap berkomitmen menghadirkan proses belajar yang berkualitas meskipun menghadapi keterbatasan sarana maupun beban administrasi.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota, diikuti penyerahan penghargaan kepada Kepala Dinas Pendidikan sebagai simbol apresiasi terhadap kerja kolektif para pendidik di Kota Sukabumi.
Ketua Pelaksana, Novian Restiadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada guru, tetapi juga wadah melakukan refleksi mendalam terhadap perjalanan satu tahun pembelajaran.
“Kami ingin memastikan apresiasi berjalan seiring dengan evaluasi, agar kualitas pendidikan terus meningkat,” ujarnya.
Dengan hadirnya ratusan guru dan tenaga kependidikan, momentum ini diharapkan memperkuat tekad bersama untuk menghadirkan pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan berkarakter. Sukabumi menatap masa depan dengan komitmen bahwa peningkatan mutu pendidikan dimulai dari penguatan kapasitas guru—mereka yang berada di garda terdepan dalam membentuk wajah generasi berikutnya.*** (RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
